Sepatu Ajaib Ini Bisa Disimpan Dalam Saku

1384

Apa yang ada di benakmu kamu ketika mendengar tentang sepatu? Merek sepatu kah?Apa  Nike, Adidas dan sebagainya yang akan langsung kamu sebutkan? Yap, semua merek sepatu yang kamu pikirkan tentu sangatlah nyaman dan tahan sehingga mendarah daging dalam benakmu. Pastinya mereka juga akan membuat penampilan kamu menjadi lebih rapi dan enak dipandang bukan?

Sepatu berguna untuk sebagai alat yang melindungi kaki dan membalut penggunanya agar terasa nyaman saat berjalan di luar. Tanpa sepatu, seseorang akan kesulitan dalam melakukan aktivitasnya. Salah satu contohnya olahraga, dapat kita pastikan hampir semua olahraga membutuhkan sepatu. Dengan sepatu, keamanan dan kenyamanan yang diberikan pun mendukung penggunanya untuk melanjutkan aktivitasnya tanpa harus takut akan “hitam”. Biasanya sih para wanita nih yang takut akan belang, betul gak ladies? Nah, dibalik sebuah kata “sepatu”, apakah kamu sadar sejak kapan manusia mulai menggunakan sepatu?

Sejarah singkat sepatu

Menurut para ahli, sepatu dibuat pada zaman es sekitar lima juta tahun yang lalu. Saat itu sepatu terbuat dari kulit binatang dan dibuat dalam jumlah besar di pedalaman Missouri, Amerika Serikat dan diperkirakan terjadi sekitar 8000 Sebelum Masehi.

Setelah itu, sepatu mulai dikenal dan berkembang sekitar tahun 1600-1200 SM di Mesopotamia. Saat itu penduduk yang berdomilisi di pegunungan Iran menggunakan sepatu untuk menghindari suhu dingin yang ada pada pegunungan tersebut. Selanjutnya sepatu menjadi lebih modis ketika dibawa pada kebudayaan Mesir.

Pada saat tersebut, ratu Mesir, Nefertiti dan Cleopatra memakai sandal yang sudah diukir dan diberi perhiasan. Memasuki abad peperangan yang melanda peradaban manusia memaksa mereka untuk membuat sepatu yang lebih nyaman lagi. Bukan hanya dari kulit, tetapi juga dari kertas kaca, kain sutra, tali rafia, tali rami dan sebagainya.

Memasuki abad ke-20, sepatu memasuki zaman keemasannya dimana sangat dicintai kalangan wanita. Dalam abad tersebut, alas kaki merupakan pusat dari penampilan. Mulai dari model retro sampai kini menjadi lahan pemasukkan bagi para pembuat sepatu. Dengan sentuhan kreativitas dan kekinian, model baru dari sepatu terus dilahirkan dalam nuansa yang segar.

Sepatu dari kaus kaki?

Semakin berkembangnya era pembuatan sepatu membuat para perancangnya semakin berkreasi untuk mengedepankan produk mereka. Setiap perancang pasti memikirkan apa yang bisa memberikan keunikan dan kenyamanan. Semua ini serta merta agar sepatu dapat berkembang menjadi sebuah fashion yang sangat dibutuhkan dalam bergaya. Pembuatan sepatu sekarang pun telah berevolusi. Setelah beberapa waktu lalu dirancangnya sepatu yang terbuat dari bahan jagung, sekarang ini perancang lainnya juga mengeluarkan sepatu yang berbentuk kaos kaki.

Kaos kaki? Yah, dengan model kaus kaki, orang-orang akan segera melupakan ciri khas dari sepatu yang biasanya terbuat dari material yang kuat, tangguh dan kaku. Sangking simpelnya, sepatu ini bahkan dapat dilipat dan bisa disimpan dalam saku celana! Penasaran dengan namanya? Yuk, kita ulas di bawah.

Skinners, Sepatu paling ringan

Sepatu tersebut dianugrahi dengan nama Skinners. Dari nama saja, sudah dapat kita simpulkan betapa ringan sepatu tersebut. Beratnya hanya 80 gram! Sangat ringan bukan? Tapi, jangan salah sangka, sepatu tipis ini bukan berarti gampang rusak ataupun koyak. Kualitasnya sungguh luar biasa yang hampir sama dengan sepatu berkualitas pada umumnya. Tidak percaya? lihat gambar di bawah ini.

Dengan keringanan dan kekuatannya, para pemakainya tidak akan khawatir saat mendaki gunung, berlari di tepi tebing yang berkarang, atau bahkan tersandung beling. Penggabungan dari sepatu dan kaus kaki ini akan membuat pemakainya tidak memerlukan kaus kaki lagi dalam memakai sepatu. Dengan fleksibilitas tingkat tinggi yang diberikan memberikan kemudahan untuk bergerak lebih cepat atau berlari jauh. Sungguh jos ya?

Sepintas, terlihat kalau bentuknya sama persis seperti kaos kaki pada umumnya, akan tetapi pada bagian bawah atau alasnya sangat kokoh serta kuat namun tetap fleksibel mengikuti gerak kaki dan jari – jari kaki.

Berbagai kegiatan bersama Skinners

Selain keunggulan tersebut, Skinners anti odor hingga anti bau, anti nyelip bahkan anti hingga pada bagian bawah. Hebatnya, produk ini bukan merupakan buatan pabrik melainkan buatan tangan. Luar biasa bukan? Kira-kira cocok untuk dimana saja ya?

  • Fitness dan Yoga

Kaos kaki, sepatu dan juga sandal jepit membuat Skinners cocok untuk dipakai pada saat berolahraga. Dengan keunggulannya tersebut, membuat pemakainya bebas akan anti selip dalam melakukan gerakan olahraga yang sulit.

  • Camping dan Hiking 

Kepraktisan Sepatu ini juga memberikan dukungan dalam hiking dan camping. Tidak perlu susah payah lagi untuk menenteng sepatu yang berat dan menambah kapasitas dari ransel. Cukup melipatnya hingga berukuran 4 cm dan menyelipkannya jika tidak memakainya.

  • Berlari dan Atletik

Bayangkan saat dalam penerbangan selama 10 jam atau naik bus menjadi tantangan untuk urusan kaki. Kalau pakai sepatu, pasti tidak betah, dan mungkin tidak bisa dilepaskan karena dingin, kotor atau bau yang menjijikan.

  • Kantor

Ngak  cuman untuk olahraga saja, Skinners juga cocok digunakan untuk kegiatan sehari-hari seperti di kantor, jalan-jalan, dan lain-lain karena sifatnya yang sama seperti kaos kaki.

Masih penasaran dengan kualitas Skinners? Yuk, lihat video berdurasi kurang dari 3 menit di bawah ini:

Sungguh cool bukan? Sepatu ini juga disenjatai dengan sistem pembunuh bakteri sehingga pemakainya tidak perlu takut akan bau yang dari sepatu pada umumnya. Dengan ketipisannya, sepatu ini akan sangat mudah untuk dicuci dan tentunya hemat biaya semir deh! 😀