Gunung Roraima, Sebuah Dunia Yang Hilang

337

Bicara mengenai zaman purba, pastilah identik dengan hewan buas dan habitat (tempat tinggal mereka) yang kini telah berubah menjadi kota-kota modern. Tak banyak tempat atau bahkan hewan zaman purba yang masih bertahan hidup hingga masa kini. Contohnya saja Dinasaurus, hewan menyeramkan ini telah lama punah. Namun tahukah kamu bahwa ada tempat yang dari zaman purba masih bertahan hingga masa kini. Bahkan tempat ini kerap menjadi lokasi syuting salah satu Film karena katanya tempat ini masih begitu indah.

Gunung Roraima

Disebut sebagai dunia yang hilang dari zaman purba karena wisatawan yang pergi kesana dibuat melongo dengan kombinasi aneka keindahan alam di dalam satu kawasan. Bayangkan saja, ditempat ini terdapat keindahan yang alami, yang membuat kamu betah berada di dalamnya. Sungguh keajaiban bila bisa langsung berada disini. Gunung Roraima terdapat di:

  • Air Terjun
  • Kolam alami
  • Pantai Berpasir
  • Formasi Karang
  • Kabut
  • Lembah Kristal
  • Retakan Gunung
  • Sabana
  • Hutan Hujan Hingga Ngarai
  • Gunung Roraima dianggap sebagai formasi geologis gunung meja tertua di bumi berumur 2 miliar tahun. Puncak tertingginya adalah Maverick Rock setinggi 2.810 mdpl. Di gunung Roraima, ada hewan dan tumbuhan langka seperti, kodok Roraima Bush (Oreophrynella quelchii). Ada juga kantung semar khas gunung Roraima yakni (Heliamphora).

Gunung Tua Yang Penuh Misteri

Dalam bahasa Spanyol, Gunung Roraima disebut Monte Roraima, juga dikenal sebagai Tepuy Roraima dan Cerro Roraima. Roraima merupakan gunung tertinggi dari rantai Pakaraima dari Dataran Tinggi Tepuy di Amerika Selatan. Pada 1595, Sir Walter Raleigh mengatakan daerah puncak 31 km2, di semua sisi dibatasi tebing setinggi 1.300 kaki. Gunung ini berfungsi juga sebagai titik perbatasan Venezuela (85 persen), Guyana (10 persen) dan Brasil (5 persen).

Plato Gunung Roraima adalah salah satu tempat luar biasa di dunia. Bernuansa kuno dan misterius. Terhampar di ketinggian 2.739 meter dengan formasi tebing batu vertikal yang menjulang dari padang rumput dan hutan. Biasanya dicapai setelah melintasi Taman Nasional Canaima di tenggara Venezuela. Berbagai ekspedisi penelitian di plato Gunung Roraima menghasilkan banyak temuan luar biasa. Betapa para ahli sepakat bahwa lingkungan di Roraima itu tidak terusik selama jutaan tahun kecuali akibat gerusan angin dan air.

Di ketinggian hampir 3 km itu, tetumbuhan yang hidup di sana sangat unik. Beradaptasi dengan lingkungan yang keras. Curah hujan tiada henti sepanjang tahun. Hampir seluruh permukaan tertutup pecahan bebatuan pasir yang nyaris tak memungkinkan tanaman keras yang berakar panjang mampu bertahan hidup di sana.

Struktur tanah yang rapuh dan kurang nutrisi ini hanya mampu ditumbuhi semacam tanaman perintis sebangsa lumut. Uniknya, yang terlihat menjulang justru bebatuan dan tanah yang diukir oleh angin dan hujan. Bagaikan tonggak-tonggak pilar yang menyangga awan. Aliran air terdapat di plato yang mengalir deras menuju tebing dan melompat menjadi air terjun di ujungnya. Merupakan air terjun yang tertinggi di dunia. Aliran air yang kemudian bersatu dengan liukan sungai Amazon yang legendaris benar-benar sungguh luar biasa.

Tempat Yang Menjadi Inspirasi Dunia Film

Menjadi inspirasi dalam film animasi karya Disney Pixar, yaitu Up. Dalam dokumentasi Behind The Scenes film Up, diceritakan ketika Tim Pixar mendaki gunung ini untuk mengambil gambar dan memindahkannya dalam bentuk animasi. Karena tempatnya yang begitu indah, Gunung Roraima selalu menjadi pilihan untuk pengambilan gambar ataupun lokasi syuting film bertajuk Animasi tersebut.

Kondisi Tumbuhan Pada Gunung Roraima

Kerasnya kehidupan di Plato Roraima menjadi mimpi buruk bagi semua lingkungan hidup yang sudah kita kenal. Namun ekosistem yang terbentuk di bentangan dunia yang hilang ini menjalin suatu rantai komunitas yang magis dan menakutkan dalam kacamata manusia. Lihat saja cara bertahan hidup mereka seperti hukum rimba: “survival of the fittest” (yang terkuat yang bertahan) berlaku mutlak di Gunung ini.

Dari segi flora, banyak ditemukan tetumbuhan yang berevolusi menjadi tumbuhan karnivora (pemakan daging). Sangat mudah ditemukan tumbuhan semacam kantung semar rawa, beberapa spesies sundew (rangkaian tanaman berduri mirip kaktus yang menyembul dari dalam tanah dan memakan serangga) dan bladderwort (sejenis lumut rumput). Ketiga jenis ini adalah tanaman indah yang punya reputasi sebagai karnivora mematikan bagi serangga dan hewan-hewan mungil.

Parahnya hewan-hewan kecil yang berada disana kehilangan kemampuan akan penglihatan mereka. Bahkan mereka mampu bertahan hidup kalau tumbuhan disana tidak memangsanya. Ada hewan lainnya yang tak mampu berenang dan hanya bergerak perlahan merayapi dataran. Sungguh tempat yang begitu misteri, tak heran bila sebagian mengatakan bahwa ini adalah lokasi yang disebut-sebut sebagai dunia yang hilang, bahkan tempat ini belum sepenuhnya diteliti. Karena tak sembarangan ilmuwan bisa meneliti lokasi Roraima ini. Ekosistem yang unik di ketinggian ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membongkar semua rahasianya. Setidaknya Roraima tetap dikenal sebagai salah satu dataran bentukan alam yang tertua di bumi.

Sudah tahukan bahwa ada tempat dibelahan dunia yang begitu indah dan misteri.