Pengertian Serta Gejala Dari Penyakit Stroke

139

Stroke adalah penyakit yang cukup menakutkan, karena stroke adalah penyakit yang bisa datang secara mendadak, kondisi tubuh yang sangat sehat itu tidak menutup kemungkinan untnuk stroke menyerang tubuh kita. Karena itu mari kita simak pembasan tentang stroke ini.

Pengertian Stroke

Stroke adalah gangguan tiba-tiba pada suplai darah otak. Kebanyakan stroke disebabkan oleh penyumbatan arteri yang tiba-tiba yang mengarah ke otak (stroke iskemik). Stroke lain disebabkan oleh pendarahan ke jaringan otak ketika pembuluh darah pecah (stroke hemoragik). Karena stroke terjadi dengan cepat dan memerlukan perawatan segera, stroke juga disebut serangan otak. Ketika gejala stroke berlangsung hanya dalam waktu singkat (kurang dari satu jam), ini disebut transient ischemic attack (TIA) atau mini-stroke.

Efek dari stroke tergantung pada bagian otak mana yang terluka, dan seberapa parah itu terluka. Stroke dapat menyebabkan kelemahan tiba-tiba, kehilangan sensasi, atau kesulitan berbicara, melihat, atau berjalan. Karena bagian otak yang berbeda mengontrol area dan fungsi yang berbeda, biasanya area tersebut langsung rentan terhadap stroke. Terkadang penderita stroke mengalami sakit kepala, tetapi stroke juga tidak menyakitkan sama sekali. Sangat penting untuk mengenali tanda-tanda peringatan stroke dan untuk mendapatkan perhatian medis segera jika itu terjadi.

Selama stroke, satu atau lebih area otak bisa rusak. Bergantung pada area mana yang terkena serangan. Orang tersebut mungkin kehilangan kemampuan untuk menggerakkan satu sisi tubuh yang mengalami stroke, seperti kemampuan untuk berbicara, kemampuan untuk melihat secara normal, atau sejumlah fungsi lainnya. Kerusakan mungkin bersifat sementara dan permanen. Hasil jangka panjang seseorang tergantung pada seberapa banyak otak rusak, seberapa cepat perawatan dimulai dan sejumlah faktor lainnya.

Stroke di definisikan sebagai defisit (gangguan) fungsi sistem saraf yang terjadi mendadak dan di sebabkan oleh gangguan peredaran otak. peredaran darah otak dapat berupa tersumbatnya pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah diotak. Otak yang seharusnya mendapatkan pasokan oksigen dan zat makan menjadi terganggu. Kekurangan pasokan oksigen ke otak
akan menyebabkan kematian sel pada saraf, gangguan pada otak ini akan menyebabkan stroke

Gejala Stroke

Biasanya gejala pertama yang dapat diketahui yaitu tangan yang terasa lemas dan kesusahan untuk diangkat adalah gejala-gejala adanya stroke. Salah satu penyebab terjadinya stroke adalah tekanan darah tinggi dan kondisi tersebut sering diikuti dengan gejala pusing kepala. Coba periksakan seberapa tinggikah tekanan darahmu dan apakah masih dalam kondisi normal atau tidak. Stroke dapat mematikan karena menyebabkan kerusakan otak dalam kondisi cepat dan kerusakan otak sering kali ditunjukkan dengan adanya bagian tubuh yang mati.

Refleks yang menurun, kehilangan kemampuan berkomunikasi dan bingung mendadak, serta adanya gangguan pada ekspresi wajah juga pernapasan. Gejala stroke trombotik bervariasi, tergantung area otak mana yang terpengaruh. Masing-masing area otak bertanggungjawab terhadap fungsi tubuh yang berbeda juga. Ada bagian otak yang mengatur gerak motorik tangan, ada yang mengatur kemampuan bicara, kemampuan mengingat dan lain sebagainya.

Gejala paling umum meliputi; sakit kepala, kebingungan, lemah otot separuh tubuh, mati rasa di beberapa bagian anggota tubuh yang tidak bisa digerakkan secara tiba-tiba, kehilangan keseimbangan, rabun atau kehilangan kemampuan melihat dan kesulitan berjalan atau berbicara. Jika gejala-gejala tersebut muncul tiba-tiba, artinya mungkin Anda mengalami stroke trombotik atau stroke jenis lain. Gejala dapat mereda atau tetap dan bisa juga semakin buruk dalam hitungan jam atau hari.

Rehabilitasi Paska Stroke

Dalam masa rehabilitasi, penderita stroke akan belajar bergerak, berpikir dan merawat diri sendiri. Rehabilitasi tidak dapat menyembuhkan efek-efek yang ditimbulkan stroke, namun dapat membantu penderita stroke untuk mengoptimalkan fungsi tubuhnya.

Rehabilitasi akan memberikan hasil yang optimal bila dilakukan dalam 3 bulan pertama paska stroke. Meskipun perkembangan pemulihan yang optimal didapatkan dalam jangka waktu tersebut, proses pemulihan berlangsung seumur hidup. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memulai rehabilitasi sedini mungkin dan secara berkesinambungan. Rehabilitasi dimulai sejak penderita dirawat di rumah sakit dan dapat dilanjutkan secara rawat jalan, atau di rumah dengan perawatan tim rehabilitasi home care.

Pada umumnya, stroke hanya memengaruhi satu sisi otak saja. Itu berarti jika stroke menyerang sisi kiri otak, maka Anda akan mengalami berbagai masalah dengan sisi kanan tubuh Anda begitupun sebaliknya. Namun, tak jarang stroke juga dapat memengaruhi kedua sisi otak. Efek stroke pada otak biasanya akan menyebabkan hilangnya fungsi normal pada beberapa bagian tubuh. Efek yang dihasilkan akan berbeda-beda sesuai dengan daerah otak mana yang terserang, apakah pada serebrum (otak kanan dan kiri), serebelum (otak atas dan depan), dan brainstem (batang otak).

Demikianlah ulasan tentang, pengertian, penyebab,  serta cara menanganinya. Semoga artikel berikut ini bisa membantu .