Santhara, Ritual Puasa Mengerikan Hingga Akhir Hayat

436

Apa yang anda pikirkan ketika sudah mendekati bulan suci puasa? Pasti banyak yang sangat senang dengan bulan yang sudah ditunggu tersebut-sebut. Puasa adalah suatu kegiatan untuk tidak makan ataupun minum serta menahan nafsu dari segala sesuatu yang berbaur negatif. Puasa telah menjadi salah satu kegiatan yang hampir dimiliki setiap agama dan juga beberapa budaya. Bagi agama Islam, puasa itu menjadi ritual ibadah yang diwajibkan dalam setiap tahunnya. Begitu pula dengan beberapa umat agama lainnya.

Namun, tahukah kamu  diantara puasa-pasa di dunia ini ternyata ada puasa yang sangat ekstrim loh! Sangking ekstrimnya, puasa tersebut benar-benar dilakukan hingga menuju kematian orang tersebut. Mengerikan bukan? Mari kita simak ulasan di bawah ini.

Ritual puasa yang dinamakan Santhara

Salah satu puasa yang terkenal paling menegerikan ini dinamakan Santhara. Mungkin anda jarang mendengar nama ini, tapi ketahuilah puasa ini paling sering ditemukan di India. Puasa ini berasal dari salah satu agama tertua yang sudah ada sejak dulu. Bagi mereka yang melakukan Santhara, mereka harus benar-benar berhenti makan dan minum sampai ajal menjemput. Menurut kabat Times of India, hampir ratusan manusia mengambil sumpah untuk melakukan ritual Santhara.

Penganut puasa ini adalah penganut agama Jainisme

Orang-orang yang melakukan puasa ini sebelumnya harus menganut agama Jainisme. Agama Jainisme adalah Agama yang bertujuan untuk menaklukkan tata hidup manusiawi serta kodrat syahwati. Penganut tersebut sangat anti dengan kekerasan sampai ada beberapa pengikutnya yang sama sekali tidak memiliki niat untuk mengonsumsi apapun karena tidak ingin melukai makhluk hidup yang ada di dunia.

Image result for Santhara

Salah satu kegiatan keagamaan yang paling dikenal di India adalah Santhara. Berbeda dengan puasa Agama lainnya, penganut puasa tersebut sama sekali tidak akan makan dan minum lagi setelah mengucapkan sumpahnya sampai akhir hayat dari hidupnya. Menurut Penganut agama Jainisme, hal ini merupakan cara untuk membebaskan diri dari karma buruk untuk mencapai Moskha. Moskha merupakan pembebasan dari siklus duniawi – kematian dan juga reinkarnasi.

Ritual lebih banyak dilakukan oleh kaum perempuan

Faktanya, lebih dari 60 persen penganut acara ritual yang mengerikan ini adalah kaum perempuan. Para kaum perempuan mempunyai kemauan lebih besar untuk menjalankan ritual ekstrim dibandingkan dengan kaum laki-laki. Sangatlah tidak mudah untuk melakukan ritual ini karena selain harus berhenti makan dan minum, para pengnutnya sama sekali harus sudah melepaskan kehidupan duniawi. Ketika mendekati kematiannya, mereka akan mulai menyebut nama-nama dewa mereka. Santhara juga banyak dilakukan oleh orang yang sudah divonis menderita penyakit yang sudah tidak bisa tertolong lagi. Tapi orang sehat juga diperbolehkan untuk berpartisipasi dalam ritual tersebut.

Image result for Santhara

Seorang penganut Jainisme yang sudah mencapai kemauan yang keras untuk melakukan ritual Santhara diberikan waktu untuk meminta izin kepada keluarga, guru dan juga teman-temannya. Setelah semua menyetujuinya, barulah orang-orang tersebut mulai untuk tidak makan dan minum debgan melepas semua hasrat duniawi yang dimilikinya. Bagi mereka yang tidak mampu untuk harus menghentikan sumpah dan puasa tersebut.

Rekor dari puasa tersebut pernah mencapai 87 hari

Santhara yang menurut kepercayaannya adalah cara untuk membersihkan diri dari karma buruk pernah memegang rekor terlama yaitu 87 hari oleh seorang rahib rajasthani yang bernama Sadhvi Charan pada tahun 2009. Beliau menutup usianya di usia 60 tahun. Dengan peristiwa yang sangat penting, para penganut agama dan juga warga india berbondong-bondong datang untuk mengikuti proses kematian sang rahib. Lebih dari 20 ribu orang merayakan kepergiannya.

Image result for Santhara

Kematian Sadhvi Charan juga diterbitkan pada koran-koran lokal agar orang-rang dapat datang dan menyaksikan kematiannya. Para penonton banyak yang memakai baju putih bahkan juga ada yang terlanjang untuk menghormati sang rahib. Kematian sang rahib yang dapat menahan puasanya hingga untuk waktu yang lama ini menunjukkan kepada mereka bahwa jika manusia biasa dapat menahan hasrat duniawi apapun selama mereka memang memiliki niat.

Ritual ini sempat dikecam karena disamakan dengan bunuh diri

Karena ritual ini disamakan dengan praktik bunuh diri, Pengadilan Tinggi negara bagian Rajasthan sempat mengecam akan ritual tersebut. Ritual keagamaan yang terkenal ekstrim tersebut dianggap terlalu ekstrim dan lebih ngerinya hampir ratusan orang melakukan hal tersebut setiap tahunnya. Para Jainisme yang sudah mengenal Agamanya dan mempercayainya tentu saja menolak larangan tersebut. Menurut para Jainisme, mereka berhak untuk memiliki kebebasan dalam beragama.

Image result for Santhara

Mereka bahkan tidak segan untuk melakukan aksi unjuk rasa sebab ritual suci mereka sudah dianggap menjadi tindakan untuk pelanggaran hukum. Menurut mereka, seharusnya itu menjadi ritual yang dihargai dan bukan ditentang. Praktik ini normal bagi mereka, dan harusnya Negara memperlakukan mereka secara hormat. Berdasarkan sensus yang dilakukan di India, ada sekitar 4 juta penduduk India disana yang sudah memeluk erat kepercayaan ini.

Sungguh ngeri ya! Walau hanya membaca saja sudah membuat kita berpikir apa alasan mereka tersebut benar-benar dapat menyucikan jiwa mereka. Bukankah praktik yang hampir sama dengan bunuh diri dilarang oleh semua Agama pada umumnya. Bayangkan saja mereka harus siap dan rela untuk tidak mengisi perut mereka serta duniawi untuk mendekatkan diri dengan sang Pencipta.