Mengulas Kengerian Danau Natron Yang Dapat Mengubah Hewan Menjadi Batu

424

Tidak semuanya danau memberikan pemandangan yang menyenangkan dan menyejukkan, terkadang ada danau yang dapat memberikan ancaman yang mengerikan. Salah satunya datang dari danau yang dijuluki sebagai danau neraka ini. Danau tersebut sangat menakutkan dan mengancam hidup sapapun disana. Jika sudah berkunjung di danau tersebut, suasana mengerikan yang akan menyelimuti setiap langkah dari makhluk tersebut. Oleh sebab itu, danau ini jarang sekali dikunjungi oleh manusia kecuali untuk melakukan observasi.

Danau ini memang menjadi mimpi buruk untuk semua makhluk yang berada di sekitar sana. Hal ini dikarenakan kengerian dari kekuatan yang dimiliki danau tersebut untuk mengubah sapapun menjadi batu disaat mereka menceburkan diri ke dalam danau. Danau ini dinamakan Danau Natron yang dimana semua orang sudah mengakui kesaktiannya untuk mengubah hewan-hewan yang terjatuh disana menjadi batu seketika.

Mungkin kamu tidak mempercayainya kan? Tapi sihir semacam ini betulan yang terjadi. Penasaran kan kenapa hal ini bisa terjadi? Yuk, telusuri saja dibawahnya.

Letak danau Natron

Danau Natron berada di perbatasan Kenya di Tanzania Utara. Danau ini memiliki kandungan garam dan namanya diambil dari mineral natron yang menjadi Mineral Natrium Karbonat Dekahidrat (Sodium Carbonate Decahydrate). Danau ini dulunya digunakan untuk mengawetkan mayat yang akan dijadikan sebagai mumi.

Kandungan mineral mengerikan dari danau ini yang memiliki efek untuk mengeraskan organisme. Ditambah suhu dari danau yang dapat mengalami kenaikan tiba-tiba hingga 60 derajat celsius dan alkanitas yang tinggi karena abu vulkanik dari lembah Great Rift. Kombinasi dari hal inilah yang menciptakan tempat ini sangat menakutkan bagi sapapun yang masuk kedalamnya.

Kandungan dalam danau mampu mengeraskan

Danau yang dikenal mengerikan ini bukanlah sebuah danau yang dalam. Tinggi air dari danau hanya sekitar 3 meter dengan pH dari air mencapai angka 10,5. Air garam ini sanggup untuk membakar kulit dan mata dari makhluk yang tidak dapat beradaptasi di dalamnya.

Kandungan mineral yang ada di dalam air danau menjadi pengawet bangkai dari hewan yang terjatuh ke dalamnya. Pasalnya zat yang terkandung di dalam danau tersebut dapat digunakan sebagai zat untuk membuat mumi. Setiap makhluk yang masuk kedalamnya akan seperti berada di kubangan semen yang perlahan-lahan akan mengeras dan membatu.

Danau Natron terbentuk karena letusan gunung merapi

Telah lama ada, danau ini awalnya adalah danau yang memiliki air layaknya danau biasa. Namun dikarenakan letusan gunung merapi dekat danau menyebabkan air danau tersebut terkontaminasi dan berubah menjadi danau yang sangat mematikan. Bangkai yang masuk ke dalam ai danau ini tidak akan terurai melainkan akan membatu seperti patung. Kandungan garam dalam danau ini bersifat kapur magmatik yang berasal dari dalam bumi dan dikeluarkan dari Lava yang disemburkan dari Gunung Ol Doinyo Lengai.

Material dari abu vulkanik inlah yang mempengaruhi tingkat asam pada danau. Zat tersebut dinamakan natrocarbonatite yang kaya akan kalium karbonat, gregoryite, sodium dan nyerereite. Letusan dari gunung merapi yang sudah mencapai 7 kali ini yang membuat danau menjadi kental dengan zat mematikannya.

Beberapa hewan yang dapat bertahan di danau Natron

Walaupun banyak hewan yang tidak dapat hidup di sekitar danau, akan tetapi ternyata ada beberapa hewan mikro yang tetap dapat hidup dengan baik di dalamnya seperti bakteri, alga spirulina, invertebrata, dan ikan sejenis nila. Sekumpulan hewan ini mempunyai kemampuan beradaptasi yang bagus dengan kandungan mineral di dalamnya sehingga mereka tidak dapat berubah menjadi batu.

Di samping itu, fakta yang terdapat dari danau ini adalah adanya lokasi yang menjadi tempat perkumpulan Lesser Flamingoes yang hampir punah. Burung dengan ciri kaki yang panjang tersebut dapat bersantai dengan aman di daerah sana karena predator tidak dapat mendekatinya.

Itulah kengerian dari danau Natron yang sudah bukan rahasia dunia lagi. Tidak ada unsur sulap atau gaib apapun di dalamnya. Tempat ini sebenarnya cukup indah, namun harus berhati-hati ya jika berjalan di sekitarnya. Apalagi sampai berenang, dijamin pulang macam mumi. Hiii..