Jepang Hadirkan Layanan Jasa Untuk Curhat, Ingin Coba?

1429

Setiap manusia pasti pernah mengalami masalah dalam hidupnya. Baik itu masalah keluarga maupun masalah pribadi. Hal ini normal terjadi karena sebagai manusia, anda tidak akan bisa terlepas dari yang namanya masalah. Walaupun anda bukanlah termasuk orang yang suka membuat masalah, namun tetap saja akan ada orang yang akan membuat masalah dengan anda. Benar nggak, sob?

Meskipun masalah bisa menghampiri siapa saja, namun tidak semua orang bisa memecahkan masalah itu sendiri. Terkadang kita juga membutuhkan orang lain untuk membantu mencarikan solusi atau pemecahan atas permasalahan yang anda alami tersebut. Itulah sebabnya anda perlu melakukan perbincangan kecil dengan teman, salah satu anggota keluarga, ataupun orang kepercayaan anda, untuk sekedar mengeluarkan unek – unek anda.

Walaupun nantinya ketika selesai melakukan curhat tersebut, ternyata teman anda tidak memberikan solusi apa – apa, ataupun dia memberikan solusi tapi tidak sesuai dengan apa yang anda harapkan, “it’s okay”, karena setidaknya anda bisa sedikit lega karena telah menumpahkan kekesalan anda, masalah, pergumulan anda, dan lain sebagainya. Terlalu banyak memendam masalah akan berakibat tidak baik untuk kesehatan anda, bahkan bisa mengakibatkan stress.

Pengertian Curhat

Curhat merupakan singkatan dari curahan hati. Curhat merupakan saat di mana seseorang mencoba untuk menceritakan sesuatu kepada orang – orang yang dianggap dekat. Biasanya yang akan diceritakan adalah masalah personal atau rahasia pribadi. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan aktivitas ini. Bahkan bisa dikatakan bahwa dengan melakukan kegiatan curhat, beban pikiran akan menjadi semakin ringan.

Namun nyatanya, tidak semua orang bisa dipercaya untuk dijadikan tempat curhat. Apalagi melihat banyaknya istilah negatif pertemanan seperti “Serigala berbulu domba”, “Menusuk dari belakang”, “Pagar makan tanaman”, “Teman makan teman” dan lain sebagainya, yang beredar di masyarakat saat ini, telah membuat sebagian orang akan berpikir ribuan kali sebelum memilih orang untuk dijadikan sebagai tempat curhat. Setuju nggak, sob?

Salah memilih tempat curhat, bisa berakibat fatal. Bukannya pemecahan masalah yang didapat, melainkan masalah baru lagi. Iya nggak? Teman atau sahabat sedekat apapun, tidak semuanya bisa dipercaya dan dijadikan sebagai tempat curhat. Belum lagi jika yang bermasalah adalah orang – orang yang introvert.

Orang seperti ini tidak akan pernah mau terbuka dengan siapapun. Mereka cenderung tertutup dan lebih memilih untuk diam dan menanggung masalahnya sendiri. Untuk kebanyakan orang introvert, pemecahan masalah biasanya dilakukan dengan cara – cara yang ekstrim, seperti salah satunya adalah bunuh diri.

Nah, melihat betapa pentingnya teman untuk mendengarkan curhatan atau keluh kesah yang dialami seseorang, Jepang ternyata telah menemukan solusi untuk mengatasinya. Pengen tahu nggak gimana cara Jepang mengatasi masalah tersebut? Di bawah ini anda akan segera menemukan jawabannya.

Ossan – Layanan Jasa Untuk Mendengarkan Curhatan di Jepang

Seperti yang anda ketahui, masyarakat Jepang sangat terkenal dengan kesibukannya yang sangat luar biasa. Istilah “gila kerja” mungkin pas untuk menggambarkan betapa sibuknya masyarakat di Jepang ini. Tak heran jika negara sakura ini memiliki sebuah budaya aneh dan unik yang bernama Inemuri, yaitu tradisi tidur dimana saja.

Mengingat sibuknya masyarakat Jepang ini, tidak heran jika mereka sangat kurang dalam hal bersosialisasi dengan orang lain. Gimana mau sosialisasi, kalau pagi berangkat kerja, pulangnya sudah larut malam. Mungkin tidak akan sempat terlintas dalam pikiran mereka untuk berbincang – bincang setelah pulang kerja. Tubuh yang lelah pasti akan lebih memilih untuk berbaring di atas kasur.

Ketika mereka diperhadapkan oleh sebuah masalah, misalnya bertengkar dengan salah satu anggota keluarga, isteri, masalah dengan orang diluar dan sebagainya, mereka akan sulit untuk menemukan tempat atau orang yang bisa mendengarkan curhatan mereka. Itulah salah satu yang menjadi alasan terbentuknya bisnis unik di Jepang ini. Bisnis apakah itu?

Bisnis unik ini bergerak dalam bidang pelayanan jasa. Jasa yang ditawarkan adalah jasa untuk “mendengarkan curhat”. Unik sekali bukan? Agak terdengar sedikit aneh memang, tapi tahukah anda bahwa bisnis yang digeluti olah salah satu pria Jepang ini ternyata berhasil menarik banyak pelanggan, lho.

Bisnis pelayanan jasa curhatan ini pertama kali dibuka oleh Takanobu Nishimoto. Pria Jepang ini awalnya menawarkan diri menjadi pendengar curhatan bagi mereka yang merasa kesepian dan memiliki masalah yang ingin diutarakan agar tidak membebani pikiran karena terlalu lama dipendam.

Nishimoto sudah menggeluti bisnis ini sejak beberapa tahun yang lalu dan saat ini dia sudah mempekerjakan lebih dari 60 karyawan yang biasa disebut sebagai ossan. Pekerjanya tersebut tidak berada di satu tempat saja, melainkan tersebar di seluruh Jepang. Ossan – ossan yang menjadi karyawan Nishimoto ini berumur sekitar 45 – 55 tahun.

Mereka adalah orang – orang terpilih, yang sangat sabar mendengarkan keluhan dan curhatan para pelanggan. Meskipun kebanyakan orang akan menganggap bisnis ini sangat aneh dan tidak rasional, akan tetapi tidak ada yang pernah menyangka bahwa bisnis aneh ini ternyata bisa sangat menghasilkan. Buktinya saja Nishimoto sudah memiliki jumlah pelanggan yang lumayan banyak setiap bulannya. Jumlah pelanggannya bisa mencapai 30 sampai 40 orang dalam sebulan.

Kebanyakan pelanggan Nishimoto datang dari kalangan wanita. Jika dibuat perbandingan dalam bentuk persen, jumlah pelanggan wanita Nishimoto mencapai 70 %. Pelanggan yang datang pun berasal dari semua golongan, baik itu anak muda, orang dewasa, bahkan orang tua pun bisa menjadi pelanggannya. Mereka juga memiliki profesi yang beragam.

Mulai dari anak sekolah yang curhat tentang keinginannya untuk terjun ke dunia hiburan namun tidak mendapat dukungan dari keluarga, seorang karyawan yang bingung bagaimana cara atau bersikap dengan supervisornya, nelayan yang curhat tentang kebosanannya saat menunggu tangkapan di laut, bahkan seorang nenek berusia 80 tahun juga turut menggunakan jasa pelayanan curhat Nishimoto ini.

Untuk mendengarkan curhatan mereka, para ossan biasanya akan menghabiskan waktu selama 1 sampai 2 jam. Dan agar curhatan para pelanggan tersebut bisa didengar, mereka harus melakukanpemesanan secara online terlebih dahulu melalui sebuah situs yang disediakan oleh Nishimoto. Untuk biaya yang harus dikeluarkan, Nishimoto memasang tarif sebesar 1.000 yen/jam atau setara dengan kurang lebih Rp. 12 ribu.

Bisnis ini ternyata juga dilengkapi dengan pelayanan jasa unik lainnya seperti anggota keluarga palsu atau teman yang bisa disewa untuk acara seperti pernikahan, pemakaman atau pesta. Unik sekali bukan? Sebagai salah satu negara yang memiiki kreatifitas yang tinggi, tidak heran memang jika Jepangmemiliki pelayanan jasa yang unik seperti ini.

Nah, setelah membaca artikel ini, adakah niat anda untuk membuka pelayanan jasa unik ini di Indonesia?