Fenomena Ini Buktikan Bahwa “Tak Ada Yang Tak Mungkin” di Dunia Ini

1151

Pernahkah anda melihat bagaimana suasana atau kondisi di gurun pasir?Matahari yang sangat terik, suhu yang panas dan tanah yang tandus‘, rasa-rasanya ketiga penggambaran di atas sudah cukup untuk bisa menjawab pertanyaan tentang seberapa gersangnya tempat yang dinamakan gurun ini.

Kalau lah anda di minta untuk tinggal di tempat seperti ini, apakah anda akan langsung menerima tawaran tersebut? Kemungkinan anda untuk menolak pasti akan jauh lebih besar, bukan?

Hal tersebut rasanya sangat wajar terjadi, mengingat bahwa untuk bisa menyesuaikan diri pada lingkungan yang baru, apalagi dengan kondisi kering layaknya di gurun pasir ini, bukanlah merupakan sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan.

Jangankan untuk bisa tinggal selamanya, untuk bisa bertahan beberapa hari saja di sana rasanya akan sangat sulit. Tahu kenapa? Karena tidak sembarangan yang bisa melakukannya. Hidup di gurun pasir membutuhkan kondisi fisik yang sangat kuat, karena suhu di sana sangat jauh berbeda dengan di tempat-tempat lainnya yang ada di dunia ini.

Memiliki Suhu Yang Sangat Ekstrim

Gurun pasir atau Desert ini merupakan sebuah tempat yang memiliki perubahan suhu yang  sangat ekstrim, yang terjadi pada siang dan malam hari. Pada siang hari, suhu di tempat ini sangat panas sekali, sedangkan pada malam harinya suhu di gurun sangat dingin sekali. Aneh bukan? Dengan perubahan suhu semacam ini, apakah tubuh atau fisik anda bisa tahan ketika berada di tempat seperti itu? ‘Think twice, guys’

Pada umumnya, terdapat sebanyak 4 musim di padang pasir. Misalnya di negara Kuwait, biasanya sekitar bulan Juni – Juli, suhu panas di gurun bisa mencapai 32o – 40o C, suhu terpanas bisa mencapai 41o – 50o C, yang terjadi sekitar bulan Juli – Agustus – September. 

Tidak hanya memiliki suhu panas saja, gurun juga memiliki suhu dingin, yaitu sekitar 8o – 20o C pada bulan November dan bahkan anda bisa merasakan suhu yang sangat Dingin (˂ 7o C) pada bulan Desember. Daerah ini juga memiliki rentang suhu harian yang sangat tinggi, yaitu sekitar 22°C hingga 32°C.

Daerah gurun pasir ini biasanya beriklim panas dan kering, yang terjadi sepanjang tahun. Masyarakat yang tinggal di sini biasanya menjalankan peternakan yang bersifat nomaden. Mungkin anda bertanya-tanya bukan mengapa mereka harus hidup dan melakukan pekerjaan secara nomaden?Alasannya adalah karena para penduduk ini selalu hidup berpindah-pindah untuk nencari sumber air. Anda tahu sendiri dong gimana keringnya tanah di daerah gurun pasir.

Fenomena di Gurun Atacama

Pernahkah anda melihat ada bunga yang berwarna warni tumbuh di daerah gurun pasir? Pasti jarang bukan? atau bahkan tidak pernah? Umumnya, tumbuhan yang bisa tumbuh di daerah gurun seperti ini tidak lain adalah tumbuhan kaktus, karena tumbuhan ini mampu beradapsi dengan tanah yang kering atau bahkan tandus sekalipun.

Hal ini dikarenakan bagian tubuh tumbuhan kaktus seperti: akar, batang, bahkan daunnya memiliki kemampuan untuk menyimpan banyak air dan batangnya juga memiliki kemampuan untuk mencegah terjadinya proses penguapan air.

Ternyata eh ternyata, tahukah anda bahwa beberapa waktu yang lalu di sebuah gurun, tengah terjadi sebuah keajaiban yang akan membuat anda terkagum-kagum saat melihatnya? Bisa dikatakan bahwa ini adalah sebuah fenomena yang sangat langka dan jarang sekali terjadi. Fenomena itu terjadi di sebuah padang gurun yang dikenal dengan nama Atacama yang terletak di Chile.

Memiliki Kemiripan Dengan Planet Mars

Gurun pasir Atacama yang berada di Chile ini merupakan gurun yang tidak memperoleh curah hujan sejak tahun 1570 sampai dengan 1971. Itulah sebabnya mengapa keadaan gurun ini dianggap sangat mirip dengan planet Mars. Penelitian yang dilakukan oleh NASA beberapa waktu lalu menyimpulkan bahwa padang pasir yang berlokasi di negara Chile ini merupakan tempat terkering yang ada di Bumi, dengan rata-rata curah hujan tercatat adalah sekitar 1 mililiter per tahun. Wow, nggak kebayangkan gimana kondisinya, guys?

 

Atacama adalah gurun paling kering dan tertua di dunia, yang berusia kurang lebih150 juta tahun. Gurun ini merupakan sebuah tempat yang sangat unik, karena di sana terdapat kehidupan orang-orang yang tidak memiliki pilihan selain beradaptasi dengan lingkungan yang sangat minim air. Dehidrasi dong ya kalau begitu. Iya nggak?

Tapi hebatnya, di tengah lingkungan yang sangat keras seperti  ini, para ilmuwan berhasil menemukan kehidupan tingkat mikrobiologi di sana. Tim Azua telah mengidentifikasi sebuah bagian paling kering yang ada di gurun Atacama, yang selama berabad-abad tidak pernah dibasahi hujan. Saat melakukan penggalian, mereka menemukan bakteri yang tumbuh dengan subur.

Atacama Dipenuhi Dengan Bunga

Setelah anda membaca informasi bahwa atacama merupakan salah satu tempat terkering di bumi dan dianggap sebagai daerah yang sangat jarang mendapatkan guyuran hujan, menurut anda, berapa persenkah kemungkinan daerah ini bisa ditumbuhi oleh bunga-bunya yang indah seperti yang tampak pada gambar di atas? Sepertinya akan sangat kecil kemungkinannya, bukan?

 

Pada awalnya, tidak banyak cerita mengenai gurun Atacama selain kegersangan dan panasnya suhu di daerah tersebut. Gurun ini bahkan nyaris tidak pernah membuat orang-orang tertarik untuk datang, meskipun untuk sekedar berkunjung, berjalan-jalan, ataupun untuk melihat-lihat kondisi yang ada di sana.

Akan tetapi, beberapa waktu terakhir ini Atacama menjadi sorotan dan bahan perbincangan di masyarakat, lantaran fenomena alam tak lazim yang terjadi di sana. Tidak pernah ada yang menyangka sebelumnya bahwa gurun yang terkenal dengan kegersangannya ini tiba-tiba saja ditumbuhi oleh ribuan bahkan mungkin jutaan bunga yang berwarna ungu dan merah muda, yang menutupi seluruh permukaan pasir.

“They are so beautiful”, anda mungkin akan mengucapkan kalimat yang sama ketika melihat betapa indahnya pemandangan hamparan bunga di gurun ini. Fenomena aneh ini membuat seakan-akan Gurun Atacama tampak seperti sedang diselimuti permadani ungu yang indah.

Tidak heran jika pemandangan alam yang menakjubkan seperti ini akan langsung mengundang rasa penasaran dan ketertarikan banyak wisatawan dari berbagai negara, yang ingin melihat atau menyaksikannya secara langsung. Fenomena alam yang terjadi ini bisa dikatakan sebagai sesuatu yang sangat jarang terjadi alias langka.

Kira-kira, apa yang sedang terjadi di sana? Mengapa keajaiban seperti ini bisa terjadi? Apa yang menjadi faktor penyebabnya? Pertanyaan demi pertanyaan semacam ini pun mulai berkeliaran di dalam benak. Betul nggak?

Penyebab Terjadinya Fenomena Tumbuhnya Bunga

Sebelum mengetahui apa yang menjadi faktor penyebab tumbuhnya bunga-bunga yang sangat indah ini, anda perlu tahu bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, gurun Atacam ini hanya mengalami hujan sekali dalam waktu 7 tahun. Tapi, sesuatu yang berbeda dan aneh tiba-tiba terjadi di tahun ini. Tepatnya pada bulan Agustus 2015 yang lalu, daerah tandus ini ternyata diguruy hujan selama 12 jam dan membasahi seluruh daerah gersang tersebut.

Diperkirakan bahwa hal ini terjadi disebabkan karna adanya efek El Nino yang menerjang sekitaran daerah tersebut dan mengakibatkan benih-benih bunga tersebar secara merata atas bantuan hempasan angin panas pada saat itu.

Menurut Rodrigo Ruiz selaku Direktur Regional dari National Tourism Service, fenomena tersebut amat sangat jarang terjadi dan apabila bunga-bunga itu bermekaran pun tidak akan sampai meluas seperti pada saat itu. Benar-benar peristiwa yang sangat langka, bukan?

Para pakar mengatakan bahwa fenomena langka seperti ini kemungkinan hanya akan terjadi satu kali dalam 5 sampai 10 tahun kedepan dan bunga-bunga yang merimbun tersebut nantinya akan berguguran dan mati. Setelah hal itu terjadi, maka kondisi gurun Atacama akan kembali tandus, kering dan panas.

Meskipun hanya terjadi satu kali dalam beberapa tahun, namun fenomena unik yang terjadi ini akan selalu dinanti-nantikan, tidak hanya oleh masyarakat setempat, tapi juga oleh para wisatawan yang ingin menjadi saksi dari fenomena tersebut, sambil berselfie ria pastinya. hehe Setuju kan guys? Jadi untuk anda yang mungkin masih diberikan kesempatan untuk menyaksikan fenomena ini, jangan sampai kehilangan kesempatan ya untuk melihatnya secara langsung. Percaya deh, anda tidak akan kecewa dengan pemandangan yang akan anda dapatkan di sana.