Bukan Sekedar Hiasan, Dream Catcher Punya Kekuatan Mistis Untuk Membantu Anda Tidur

666

Beberapa waktu yang lalu, masyarakat dunia termasuk yang ada di Indonesia banyak yang membicarakan atau bertanya-tanya tentang makna sebenarnya, dari sebuah gantungan berbentuk bulat dengan bulu ayam atau burung berwarna-warni yang menggantung, yang dikenal dengan sebutan dream catcher.

Sebelumnya anda pasti pernah mendengar tentang dream catcher ini, bukan? Gantungan ini sempat banyak dijajakan atau diperjualbelikan oleh masyarakat di beberapa tempat, khususnya di daerah wisata.

Beberapa orang membelinya sebagai hiasan yang digantung di depan pintu rumah mereka, di pohon, teras dan banyak juga yang menggantungnya di dalam kamar.

Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah, apa sih sebenarnya makna dari gantungan bulu tersebut? Mengapa banyak orang menganggapnya sebagai ‘jimat‘? Penasaran kan? 

Asal Muasal Dream Catcher

Sesuai dengan namanya yaitu Dream Catcher, gantungan yang berarti “penangkap mimpi” ini dianggap sebagai jimat yang akan menjaga kita dari mimpi buruk saat sedang tidur.

Gantungan ini pertama kali muncul atau diciptakan oleh masyarakat Indian Amerika. Kalau dibandingkan dengan bentuknya yang banyak beredar di masyarakat saat ini, dream catcher yang pertama kali dibuat dulunya memiliki bentuk yang cenderung menakutkan.

Kalau anda melihat bentuknya yang dulu, jangankan untuk menggantungnya di kamar tidur anda, melihatnya saja anda pasti sudah merasa takut.

Gntungan ini awalnya dibuat dari lingkaran kayu kecil yang ditutupi atau dibungkus jaring atau jaring serat alami, dengan barang-barang suci yang sangat penting, seperti bulu dan manik-manik yang terpasang tergantung di bagian bawah ring.

Penangkap mimpi yang asli dan otentik hanya dibuat dengan tangan dan bukan dengan mesin. Selain itu, mereka juga harus dibuat dengan menggunakan bahan-bahan alami, yang berukuran kecil atau hanya beberapa inci saja.

Lingkaran pada gantungan ini biasanya dibuat dari cabang Red Willow yang bengkok yang dibungkus dengan akar-akar pohon yang dibentangkan. Membungkus kerangka dream catcher dengan kulit adalah sentuhan akhir yang umum dilakukan dalam pembuatan aslinya.

Meskipun saat ini, dream catcher sering dikaitkan dengan budaya penduduk asli Amerika pada umumnya, namun penangkap mimpi ini juga diyakini berasal dari suku Ojibwe Chippewa.

Bukan hanya suku ojibwa, suku Lakota juga memiliki legenda tersendiri tentang asal mula dream catcher. Akan tetapi, kebanyakan ahli etnografi lebih percaya bahwa dream catcher ini diturunkan dan secara tidak langsung diperkenalkan oleh masyarakat dari Ojibwe melalui budaya perkawinan dan perdagangan mereka.

Dalam bahasa Ojibwe, dream catcher dikenal dengan sebutan asabikeshiinh yang berarti “laba-laba“, yang mengacu pada jaring-jaring yang ditenun untuk menutupi lingkaran.

Jika diperhatikan, pola gantungan penangkap mimpi mirip dengan anyaman orang Amerika asli yang biasa digunakan untuk membuat sepatu ski.

Legenda dan Kisah Penangkap Mimpi dari Ojibwa

Legenda kuno tentang sejarah dan asal usul dream catcher sudah ada sejak dahulu kala di antara beberapa suku asli Amerika, terutama melalui negara-negara Ojibwe dan Lakota.

Jika kebanyakan budaya menganggap bahwa laba-laba adalah lambang yang menyeramkan, orang-orang Ojibwe malah memiliki anggapan yang sebaliknya.

Mereka menganggap laba-laba sebagai sebuah simbol perlindungan dan kenyamanan. Berdasarkan kisah dari masyarakat  Ojibwa, seorang wanita mistik yang disebut sebagai “Spider Woman atau wanita laba-laba” digambarkan sebagai pelindung spiritual bagi suku tersebut, terutama untuk anak-anak kecil dan bayi.

Ketika orang-orang Ojibwe terus bertambah dan mulai menyebar ke seluruh negeri, wanita laba-laba yang mereka percayai tersebut diyakini akan mengalami kesulitan untuk terus melindungi dan mengawasi semua anggota suku saat mereka bermigrasi ke tempat yang lebih jauh.

Hal inilah yang menjadi alasan mengapa akhirnya dia menciptakan dream catcher untuk yang pertama kalinya. Mengikuti apa yang dilakukannya tersebut, para ibu dan nenek yang berasal dari suku tersebut pun mulai menciptakan dream catcher sebagai alat untuk melindungi anak dan keluarga mereka dari jarak yang jauh secara mistis.

Tujuan dan Arti dari Dream Catcher

Dream catcher yang juga sering dikenal sebagai “Sacred Hoops” ini secara tradisional digunakan sebagai jimat untuk melindungi orang yang sedang tidur, khususnya untuk anak-anak. Dengan kata lain, penangkap mimpi ini dibuat dengan tujuan untuk menangkal anak-anak dari mimpi buruk.

Penduduk asli Amerika percaya bahwa udara malam biasanya dipenuhi dengan mimpi, baik itu mimpi buruk ataupun mimpi yang indah.

Ketika penangkal mimpi buruk ini digantungkan di kamar tidur, di tempat dimana sinar matahari bisa menyentuhnya, dream catcher tersebut akan langsung bertindak dan dipercaya akan menangkap segala macam bentuk atau jenis mimpi dan pikiran-pikiran lainnya ke dalam jaring gantungan tersebut.

Jika yang datang adalah mimpi yang baik, maka mimpi tersebut akan melewati jaring-jaring pada dream catcher dan dengan lembut meluncur turun ke atas bulu-bulu yang menjuntai ke bawah untuk membuat orang yang sedang tidur di bawahnya menjadi nyaman.

Sedangkan untuk mimpi buruk, bagaimanapun mimpi tersebut akan terjebak di dalam jaring pelindung dan hancur, terbakar dalam cahaya.

Makna Jaring-Jaring, Bulu dan Hiasan Manik Pada Penangkap Mimpi

Semua bagian yang ada pada dream catcher asli Amerika ini memiliki maknanya masing-masing. Keseluruhan makna tersebut ada kaitannya dengan alam. Baik itu jaring-jaring, bulu dan hiasan lainnya, semua memiliki arti tersendiri. Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca penjelasannya di bawah ini.

  • Bentuk Seperti Lingkaran

Pada umumnya bentuk dream catcher adalah lingkaran. Lingkaran di sini menggambarkan sebuah lingkaran kehidupan dan menunjukkan bagaimana besarnya kekuatan yang dimiliki oleh matahari dan bulan, yang melakukan perjalanannya setiap pagi hingga malam hari ketika melintasi langit.

  • Jaring-Jaring

Jaring yang digunakan pada penangkap mimpi berfungsi untuk menangkap mimpi buruk yang anda alami pada waktu tidur di malam hari, kemudian membuangnya pada siang hari.

Sedangkan untuk mimpi indah, bulu-bulu pada gantungan itu akan berfungsi seperti sebuah tangga yang lembut seperti bantal yang memungkinkan mimpi tersebut dengan lembut akan turun pada orang yang sedang tidur, tanpa mengganggu atau mengganggu tidurnya.

  • Manik-Manik

Ada beberapa perdebatan yang terjadi ketika berbicara mengenai makna dari penggunaan manik-manik, yang sering menghias sang dream catcher.

Menurut beberapa orang Indian Amerika, manik-manik tersebut melambangkan laba-laba, yaitu penenun jaring itu sendiri. Sedangkan yang lainnya percaya bahwa manik-manik pada penangkap mimpi yang mereka gunakan melambangkan mimpi indah yang tidak bisa melewati jaring, yang diabadikan dalam bentuk jimat suci.

Arti Dream Catcher di Zaman Moderen

Kalau pada zaman dulu makna dream catcher lebih mengarah pada sesuatu yang bersifat mistis, lantas bagaimana dengan yang ada sekarang ini? Simbol Otentik atau Penataan Budaya?

Meskipun penggunaan dream catchers cukup berkembang hingga saat ini, namun tetap saja menemukan dream catcher yang asli tidak lah semudah yang anda bayangkan.

Penangkap mimpi buatan tangan penduduk asli amerika ini memiliki ukuran asli yang kecil dan kesan yang ditunjukkan biasanya sangat menonjolkan fitur yang bersifat suci, seperti penggunaan bulu dan manik-manik.

Dream catcher yang banyak dibuat untuk dijual hari ini, bagaimanapun sudah jarang yang dibuat labgsung oleh penduduk asli Amerika.

Hal inilah yang menyebabkan mengapa gantungan penangkap mimpi yang banyak dan mudah anda temukan ini memiliki ukuran yang kebesaran dan terbuat dari bahan plastik murah.

Banyak penduduk asli Amerika yang masih berpikir dan menganggap sang dream catcher sebagai simbol kesatuan dan identifikasi di antara banyak bangsa India dan budaya bangsa pertama.

Hingga sekarang ini, banyak penduduk asli Amerika yang melihat penangkap mimpi sebagai simbol pengabdian budaya, yang dikomersialkan dan disalahgunakan secara sewenang-wenangnya oleh orang-orang yang bukan penduduk asli.

Memiliki makna yang berbeda dengan penduduk asli Amerika, di negara Indonesia sendiri, banyak orang yang menjadikan dream catcher sebagai hiasan gantungan karena bentuknya yang sangat unik dengan warna-warni yang begitu mencolok. Gantungan ini bahkan kerap dijadikan sebagai suvenir saat bepergian ke suatu tempat.

Bagaimana dengan anda? Apakah anda punya satu di kamar? Atau mungkin di pintu rumah anda? Kalau anda memasang atau menggantungnya di kamar tidur, apakah benar dream catcher tersebut membantu anda untuk tidur dan membuat anda tidak bermimpi buruk?

Setiap orang pasti akan memberikan jawaban yang berbeda-beda, tergantung pada pengalaman anda masing-masing. Tapi terlepas dari itu semua, dari penjelasan di atas bisa diambil kesimpulan bahwa dibalik bentuknya yang indah, dream catcher ternyata dipercaya oleh penduduk yang membuatnya memiliki kekuatan magis. Apakah anda percaya akan hal itu?

Percaya atau tidak, itu kembali kepada pribadi anda masing-masing. Demikianlah informasi mengenai gantungan penangkap mimpi yang bernama dream catcher ini kami sampaikan, semoga informasi ini bisa semakin menambah wawasan anda.