Bukan Sembarangan, Nyamuk Ternyata Melakukan Hal Ini Sebelum Menggigit Mangsanya

965

Selain lalat, nyamuk juga merupakan salah satu serangga parasit yang sangat menggangu dan beberapa diantara mereka bahkan adalah penyebar penyakit yang mematikan, seperti misalnya nyamuk aedes aegypti yang membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.

Pada saat berada di luar rumah, di dalam rumah ataupun dimana saja anda berada, apakah anda sering digigit nyamuk? Atau mungkin pernahkah anda keluar bersama dengan teman anda selama beberapa detik, kemudian mendapati adanya bentolan-bentolan merah pada kulit anda yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, sedangkan teman yang bersama anda tadi tidak mengalami hal yang anda rasakan?

Satu pertanyaan lagi, apakah anda merasa bahwa apa yang terjadi pada anda tersebut adalah hal yang normal? Jika hal ini terjadi pada anda, seharusnya anda mencari tahu penyebabnya. Kalau anda membiarkannya begitu terus-menerus, anda bisa bayangkan bagaimana kondisi kulit anda, bukan?

Alasan Mengapa Nyamuk Lebih Senang Menggigit Anda

Ternyata eh ternyata, sekitar satu dari lima orang sepertinya mengalami masalah seperti ini. Ya, masalah yang dimaksud di sini adalah sebuah kondisi dimana dirinya lebih sering digigit nyamuk dibandingkan dengan oranglain yang berada di sekitarnya.

Jika menurut anda alasannya adalah karena nyamuk benar-benar menyukai anda, maka ada kemungkinan alasan tersebut memang benar, karena nyamuk memang lebih tertarik pada orang-orang tertentu.

Seperti kata pepatah “tidak ada asap kalau tidak ada api“, maka hal yang sama juga terjadi untuk kasus ini. Nyamuk tidak akan lebih memilih anda untuk digigit jika tidak ada sebab yang melatarbelakinya.

Karena nyamuk adalah serangga penghisap darah, mungkin saja hal tersebut ada kaitannya dengan tipe atau jenis darah dari tiap-tiap orang. Ada beberapa jenis darah yang mungkin dianggap jauh lebih menarik atau lezat dibandingkan yang lainnya. Atau bisa saja ini ada hubungannya juga dengan pakaian yang anda kenakan.

Kemampuan menarik perhatian nyamuk untuk menggigit anda tersebut dikenal dengan sebuah istilah “mosquito magnet” atau magnet bagi para nyamuk.

Apa Kata Para Ahli Tentang Mosquito Magnet Ini?

Joseph Conlon, yang merupakan seorang penasihat teknis American Control Association dan Dr. Marie Jhin, yang tidak lain adalah seorang ahli dermatologi bersertifikat di bidang praktik swasta di San Francisco, mencoba untuk mengetahui alasan atau penyebab yang membuat seseorang menjadi magnet nyamuk.

Bukan hanya mencoba untuk mencari tahu penyebabnya, mereka juga mencari cara dan tindakan pencegahan terbaik terhadap gigitan tersebut.

1. Faktor Genetik

Menurut Conlon, kebanyakan dari masyarakat tidak menyadari bahwa mereka merupakan makanan yang sangat sempurna untuk para nyamuk. Hal seperti ini berada di luar kendali mereka.

Dia mengatakan bahwa ketertarikan nyamuk pada anda bisa disebabkan oleh faktor genetik yang anda miliki. Beberapa bakteri yang biasanya dihasilkan oleh kulit pada saat sedang berkeringat menjadi salah satu faktor yan bisa membuat nyamuk menjadi sangat tertarik.

Bukan itu saja, golongan darah yang anda miliki juga menjadi salah satu alasannya. Sebuah studi tahun 2004 dari The Institute of Pest Control Technology menemukan bahwa nyamuk ternyata lebih tertarik pada golongan darah tipe O daripada tipe A atau B.

2. Tertarik Pada Sistem Pernapasan

Selain tertarik pada golongan atau jenis darah, nyamuk juga tertarik pada mereka yang memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi, karena menghasilkan lebih banyak karbon dioksida.

Nyamuk ternyata tidak menggigit seseorang dengan cara pemilihan acak, melainkan dengan mengikuti output karbon dioksida dalam jumlah besar dari mereka.

Richard Pollack, yaitu seorang instruktur di Harvard School of Public Health dan penasihat Departemen Sumberdaya Pertanian Massachusetts, mengatakan bahwa nyamuk cukup mahir dalam mencari tahu dimana target mereka hanya dengan mengikuti jejak karbon dioksida yang dihembuskan.

Jadi, jika anda termasuk orang yang energik dan suka berolahraga, tentunya anda akan menghasilkan gas karbon dioksida lebih banyak daripada mereka yang tidak suka berolahraga.

Kalau sudah begini, tidak heran jika nyamuk-nyamuk tersebut akan langsung datang pada anda dan menggigit kulit anda untuk mendapatkan darah yang mereka inginkan. Dan sayangnya, tidak ada cara yang baik untuk mengurangi karbon dioksida yang anda keluarkan, selain dengan cara menahan napas.

Ini jugalah yang kemungkinan menjadi alasan mengapa wanita hamil lebih sering digigit nyamuk, karena mereka bernafas lebih banyak dan juga lebih sering dari yang lainnya.

Alasan ini pula yang mungkin membuat pria menjadi lebih menarik bagi para nyamuk daripada wanita. Alasannya tidak lain adalah karena pria pastinya memiliki bobot tubuh yang jauh lebih besar dan karena hal itu lah mereka akan memancarkan lebih banyak karbon dioksida.

3. Berkeringat Berlebihan

Anda harus tahu kalau nyamuk umumnya tertarik pada bakteri atau zat-zat kimia lainnya yang terdapat di dalam keringat anda, termasuk asam laktat. Nyamuk juga dapat merasakan panas tubuh anda yang bisa dihasilkan dari pakaian gelap yang anda kenakan atau dari banyaknya gerakan yang anda lakukan.

Jika di atas tadi sudah dijelaskan bahwa mendeteksi karbon dioksida yang dikeluarkan adalah cara bagaimana nyamuk mengunci anda sebagai target, maka panas tubuh anda merupakan cara bagaimana mereka mengetahui dimana daerah kulit yang harus mereka gigit.

Dr. Jonathan Day, yang merupakan seorang profesor entomologi medis di University of Florida, mengatakan bahwa sebelum nyamuk menggigit anda, mereka terlebih dahulu harus menemukan area tubuh dimana darah letaknya lebih dekat ke  permukaan kulit. Area umum yang akan mereka pilih antara lain : dahi, pergelangan tangan, siku dan leher.

Orang yang tubuhnya sedang dalam kondisi terlalu panas atau yang baru saja selesai bekerja, biasanya akan memiliki banyak darah yang lebih dekat ke permukaan kulit di seluruh bagian tubuh mereka.

Meski beberapa penelitian kecil berspekulasi bahwa nyamuk mengikuti jenis darah tertentu, CDC mengatakan itu salah. Pada saat nyamuk menggigit anda, mereka telah memilih Anda sebagai sasarannya, kata mereka.

4. Tertarik Pada Aroma Wangi Bunga

Meskipun faktor yang keempat ini belum terbukti secara ilmiah kebenarannya, namun Conlon berspekulasi bahwa aroma bunga cenderung akan lebih menarik nyamuk, karena sumber energi utama mereka adalah bunga dan bukanlah darah.

Satu-satunya nyamuk yang sangat membutuhkan darah adalah nyamuk betina, yang menggunakannya sebagai sumber protein untuk mengembangkan telurnya. “Nyamuk jantan sebenarnya tidak menggigit sama sekali“, kata Conlon.

5. Bau Kaki

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE menemukan bahwa pada kaki orang yang berbau biasanya terdapat banyak bakteri yang sangat menarik bagi para nyamuk. Jadi tidak usah heran jika anda yang memiliki kaki yang bau akan lebih sering digigit oleh nyamuk.

6. Warna Pakaian

Jika anda sedang piknik di tempat terbuka dan ingin menghindari digigit nyamuk, hal pertama yang akan direkomendasikan pada anda adalah menghindari pakaian atau denim yang berwarna gelap atau pakaian hitam.

Anda harus tahu kalau nyamuk sangat menyukai warna-warna gelap yang anda gunakan dan langsung menjadikan anda targetnya.

Beberapa jenis nyamuk adalah pemburu visual yang mencari mangsanya dengan cara melihat mereka yang menggunakan pakaian-pakaian yang gelap, kata Day. Selain itu, gerakan juga bisa menarik serangga penggigit yang satu ini. Itulah sebabnya mengapa anda harus memakai sesuatu yang bisa menangkal nyamuk, seperti lotion anti nyamuk dan sebagainya.

7. Pengkonsumsian Bir

Hasil dari sebuah penelitian yang sangat kecil menunjukkan bahwa meminum sebotol bir ternyata bisa membuat anda menjadi sasaran gigitan nyamuk.

Namun meskipun begitu, para ahli CDC mengatakan bahwa tidak ada bukti yang dengan efisien menunjukkan bahwa mengkonsumsi makanan atau minuman tertentu membuat seseorang memiliki resiko terkena gigitan.

Penelitian terhadap 13 orang sukarelawan yang dilakukan menemukan bahwa nyamuk lebih cenderung mendarat pada subyek yang baru saja menenggak bir. Tapi tetap saja tes alkohol darah gagal menghubungkan pengkonsumsian alkohol dengan gigitan nyamuk.

Cara Menghentikan Gigitan Nyamuk

Seperti yang nda tahu, nyamuk adalah serangga yang sangat menjengkelkan. Bukan hanya mengakibatkan gatal pada bagian tubuh yang digigit, gigitannya benar-benar sangat mengganggu.

Sebenarnya ada beberapa langkah yang dapat anda lakukan untuk melindungi diri anda dari nyamuk-nyamuk nakal tersebut. Selain memakai warna yang lebih terang dan menghindari kebiasaan berada di luar rumah saat fajar dan senja, CDC juga merekomendasikan beberapa tips berikut:

  • Gunakanlah repellents serangga yang mengandung DEET, picaridin atau IR3535. Beberapa minyak lemon eucalyptus atau produk para-menthane-diol juga bisa anda gunakan karena produk tersebut akan memberikan perlindungan terhadap nyamuk. Anda bisa menggunakannya sebelum tidur agar tidur anda menjadi lebih nyenyak.
  • Akan lebih baik jika anda mengenakan pakaian lengan panjang, celana panjang dan kaus kaki saat berada di luar ruangan dan hindari aktivitas di luar ruangan pada saat petang dan fajar, karena pada jam-jam seperti inilah nyamuk sangat agresif untuk menggigit.
  • Bersihkan rumah anda dari genangan-genagan air. Nyamuk biasanya sangat menyukai tempat-tempat yang memiliki genangan air, karena di sanalah tempat mereka berkembang biak. Jika anda menemukan ada genangan air di rumah, anda mungkin akan menemukan jentik-jentik nyamuk di sana. Jentik-jentik inilah yang nantinya akan berkembang menjadi nyamuk. Oleh karena itu, anda harus segera menghilangkan genangan tersebut.

Selain ketiga cara yang disebutkan di atas, masih banyak lagi cara-cara lain yang bisa anda lakukan, diantaranya adalah seperti memasang anti nyamuk di tempat-tempat tertentu di dalam rumah, menghantam mereka dengan menggunakan alat pengusir nyamuk seperti raket nyamuk misalnya dan lain sebagainya.

Bolehkan Menggaruk Bekas Gigitan Nyamuk Yang Terasa Gatal?

Gigitan nyamuk umumnya akan menyebabkan benjolan berwarna merah yang sangat gatal pada kulit. Rasa gatal yang tak tertahankan inilah yang membuat banyak orang akan langsung menggaruk-garuk bekas gigitan tersebut.

Sebenarnya apa yang anda lakukan tersebut bukanlah cara yang benar. Mulai saat ini, jangan pernah menggaruknya lagi, tak peduli seberapa enak rasanya.

Sebagai gantinya, cobalah gunakan kantong teh dingin untuk menghilangkan rasa gatalnya. Anda hanya perlu mendinginkan kantungan teh tersebut, kemudian letakkan di atas gigitan nyamuk. Teh itu memiliki tanin, yang merupakan zat yang akan mengeluarkan cairan racun dari gigitan nyamuk.

Untuk mereka yang sangat sensitif terhadap gigitan nyamuk, anda bisa menggunakan antihistamin oral, yang akan melawan histamin yang dilepaskan oleh tubuh anda setelah gigitan tersebut.

Dan ya, gigitan mungkin akan tampak lebih buruk dari pada teman anda, karena ini merupakan reaksi alergi ringan. Hal tersebut dikarenakan kulit anda yang mungkin lebih sensitif dari yang lain.

Dan kabar baiknya adalah, seiring dengan berjalannya waktu, lama kelamaan anda akan menjadi kurang reaktif terhadap gigitan, karena terbentuknya antibodi yang dibuat untuk melawan reaksi tersebut.

Cara di atas akan membantu anda untuk menghilangkan efek dari gigitan nyamuk yang anda rasakan. Jika anda menggaruknya, kulit anda bisa terluka. Jadi jangan pernah melakukannya lagi ya guys.

Sekarang anda sudah tahukan alasan mengapa anda lebih sering digigit nyamuk dibandingkan dengan orang lain? Kalau anda sudah tahu, anda bisa mengikuti beberapa tips untuk mencegahnya seperti yang telah dijelaskan di atas tadi. Nah, usai sudah penjelasan ini kami sampaikan, semoga saja informasi ini bisa bermanfaat untuk anda.