Gesek Kartu di Mesin ATM, Yang Keluar Malah Cupcake

521

Ketika mendengar nama New York, apakah yang terlintas pertama kali di dalam benak anda? Anda mungkin akan memberikan jawaban yang berbeda – beda untuk pertanyaan di atas. Hal tersebut wajar saja, karena masing – masing orang pasti memiliki kesan tersendiri tentang negara yang satu ini. Terlebih lagi bagi anda yang memang sudah beberapa kali berkunjung ke sana. Pengalaman ataupun kesan anda pasti lebih banyak dan beragam. Betul nggak?

Selain terkenal dengan berbagai tempat wisatanya yang menakjubkan, negara ini juga mendapat julukan sebagai “City that never sleep” atau kota yang tidak pernah tidur. Pemberian julukan ini tentu saja didasarkan pada alasan tertentu. Kira – kira apa ya yang menjadi alasannya? Adakah diantara anda yang mengetahui alasan tersebut? Beberapa diantara anda yang sedang membaca artikel ini mungkin sedang berpikir dan mencari – cari jawabannya, bukan?

Pemberian julukan kepada New York sebagai kota yang tidak pernah tidur, didasari oleh sebuah fakta bahwa negara ini merupakan pusat perdagangan dan bisnis di Amerika. Kalau begitu wajar saja jika New York mendapatkan julukan seperti itu. Sebagai kota pusat perdagangan dan bisnis, tak heran jika kota ini begitu sibuk sampai harus terus aktif selama 24 jam nonstop.

Sebagai kota yang tidak pernah tidur, para warga yang tinggal di kota New York ini juga mendapatkan julukan sebagai “New Yorker”. Hal inilah menjadi salah satu alasan mengapa Pemerintah di kota ini harus terus memutar otak untuk “memberi makan” warganya selama 24 jam, karena saat bekerja di jam – jam tertentu mereka pasti akan merasa lapar. Untuk anda yang pernah merasakan posisi mereka mungkin bisa memahami hal tersebut.

Salah satu ide yang muncul untuk mengatasinya adalah menciptakan sebuah mesin penjual cupcake otomatis. Beberapa negara mungkin sudah memiliki mesin seperti ini. Salah satunya adalah negara Jepang yang memang terkenal dengan teknologi canggihnya. Jepang memang diketahui memiliki berbagai mesin penjual makanan otomatis yang tersebar di beberapa tempat.

Jejak negara Jepang tersebut sepertinya menjadi inspiratif bagi kota New York untuk melakukan sesuatu yang lebih canggih an unik lagi, salah satunya adalah menciptakan sebuah mesin penjual cupcake otomatis yang berbentuk mesin ATM. Kalau biasanya mesin ATM menjadi tempat untuk menarik uang, kali ini mesin ATM tersebut diubah sebagai tempat untuk menarik cupcake. Unik sekali bukan?

Terdengar sedikit aneh memang, tapi sesuatu yang aneh itu ternyata bisa diubah menjadi sesuatu yang berguna di kota New York. Mesin ATM ini adalah sebuah contoh nyatanya. Tidakkah anda penasaran dengan bentuk mesin ATM yang bisa mengeluarkan cupcake ini? Berikut adalah gambarnya:

Pernahkah anda merasa lapar di waktu yang sangat larut, seperti tengah malam misalnya? Atau pernah tidak anda begitu ingin memakan cupcake saat tengah malam? Apa yang anda lakukan saat keinginan tersebut mendadak muncul? Akankah anda pergi ke dapur dan membuat cupcake tersebut? Ataukah anda akan mencarinya di toko – toko di luar?

Mencoba membuatnya mungkin terdengar lebih masuk akal untuk anda lakukan meskipun di tengah malan, daripada anda harus mencarinya ke luar. Kenapa? Karena sangat langka ditemukan toko, khususnya yang menyajikan cupcake, yang buka selama 24 jam. Setuju nggak dengan pendapat tersebut? 

Akan tetapi sepertinya hal tersebut tidak berlaku lagi di kota New York, karena di kota ini telah dihadirkan sebuah mesin ATM cupcake yang buka selama 24 jam. Dengan begitu anda tidak perlu susah – susah lagi deh mencari toko kue yang masih buka. Jadi kapanpun anda merasa lapar atau ingin makan cupcake meski tengah malam sekalipun, anda tinggal datang ke ATM unik ini.

Jika dilihat dari bentuknya, mesin ATM unik yang mengeluarkan cup cake ini bagian luarnya tampak dibalut dengan warna pink cerah, lengkap dengan tulisan “Cupcake ATM”.  Tulisan ini mungkin memang sengaja dipasang dengan tujuan untuk memberitahu orang – orang yang lalu lalang, bahwa mesin ini bukanlah mesin ATM biasa, yang umumnya dipergunakan untuk mengambil uang tunai.

Ide bisnis brilian dan kreatif ini berasal dari salah satu pemasok cup cake, yang bernama Sprinkles Cupcakes. Charles Nelson yang merupakan co-founder Sprinkles Cupcakes, memulai bisnis ini bersama dengan istrinya. Ide tersebut terinspirasi dari keinginan sang istri yang ingin makan cupcake saat tengah malam, tepatnya saat sedang mengandung anak pertama mereka.

Letak Mesin ATM cupcake ini adalah di sebelah toko roti Sprinkles Cupcake, yang terletak di Upper East Side, New York. Jadi dapat dipastikan bahwa cupcake yang keluar dari mesin ATM tersebut tersedia dalam keadaan masih “fresh from the oven” atau baru.

Untuk harga, cupcake di ATM tersebut dijual dengan harga $ 4,25 atau sekitar kurang lebih Rp. 56 ribu. Dengan membayar sesuai harga yang telah ditentukan tersebut, anda sudah bisa mendapatkan dan menikmati cup cake lezat, yang tersedia dalam berbagai rasa seperti: red velvet, Cuban coffee, banana dark chocolate dan cinnamon sugar. Bahkan tersedia cupcake mini yang dibuat khusus untuk anjing, yang dibanderol dengan harga $ 5 untuk dua buah cupcake.

Jika anda ingin mendapatkan cup cake dari mesin tersebut, anda harus tahu bagaimana cara kerja mesin ATM cupcake tersebut. Sebenarnya cara kerjanya sangatlah sederhana dan mirip seperti ATM bank pada umumnya. Pertama – tama, anda harus memilih rasa cupcake yang anda diinginkan. Varian rasa cupcake akan ditampilkan di layar, kemudian anda hanya perlu memilihnya saja.

Setelah itu,  gesekkan kartu kredit anda pada tempat yang sudah disediakan. Selanjutnya, “taadaa” akan keluar kotak berisi cupcake pilihan Anda. Gimana? So simple kan guys? Sprinkles Cupcakes selaku pencetus ide pembuatannya ternyata sudah membuka mesin ATM cupcake ini di beberapa wilayah, seperti di Los Angeles, Chicago, Atlanta dan Dallas. Kabarnya mesin ini juga direncanakan untuk dipasang di Houston dan Washington DC.

Dalam sehari, mesin ATM cupcake ini mampu menampung hingga 760 cupcake dan akan diisi dua sampai tiga kali sehari untuk menjamin cupcake yang dijual tersebut masih fresh dan layak untuk dikonsumsi.

Wah, benar – benar unik dan inspiratif ya guys. Sepertinya ide bisnis ini bisa ditiru oleh para pebisnis di Indonesia. Tidak hanya para pebisnis, kalau mau dan niat, anda juga bisa kok. Yah, mana tau bisa memberikan untung yang gede. Kan lumayan. Betul nggak?