Bukan Pemalas, Susah Bangun Pagi Ternyata Ciri Orang Sukses

298

Pernahkah anda mendengar sebuah anekdot yang mengatakan bahwa “orang yang suka telat bangun pagi itu rezekinya bisa dipatok ayam“? Pasti pernah kan? Biasanya kalimat ini lebih sering diucapkan oleh emak-emak yang sibuk membangunkan anak-anaknya yang sulit bangun pagi. Nah, anda yang sedang membaca sambil senyum-senyum pasti pernah ngerasainnya, iya nggak?

Tidak pernahkah anda bertanya-tanya mengapa kebiasaan telat bangun di pagi hari tersebut dikait-kaitkan dengan ayam? Kedua hal tersebut mungkin dikaitkan karena seperti yang anda ketahui, ayam biasanya akan bangun dan berkokok pagi-pagi sekali. Biasanya, kalau seseorang memiliki kebiasaan bangun pagi yang baik, dia akan bangun sebelum ayam tersebut berkokok, atau paling tidak beberapa saat setelahnya.

Namun sayangnya, kebiasaan bagun pagi yang seperti ini tidak dimiliki oleh semua orang. Hanya sebagian kecil saja orang yang bisa melakukannya. Sedangkan bagi sebagiannya lagi, bangun tidur di pagi hari itu rasa-rasanya sangat sulit sekali meskipun alarm sudah diatur sedemikian rupa. Entah karena sudah terlalu terbiasa dan nyaman dengan kebiasaan itu, atau mungkin ada penyebab yang lainnya.

Nasihat kuno mengajarkan pentingnya bangun pagi jika ingin sukses dan kaya. Bangun kesiangan bisa membuat rezeki hilang karena sudah diambil orang. Namun, nasihat itu bertentangan dengan penelitian terbaru yang menunjukkan orang yang bangun siang justru sukses dalam pekerjaan.

Fakta Mengenai Orang-orang Yang Suka Bangun Kesiangan

Bangun kesiangan ataupun tidur berlebihan sering kali dipandang sebagai sesuatu yang negatif oleh masyarakat. Orang yang seperti ini biasanya akan dijudge sebagai pemalas. Apalagi jika yang melakukan kebiasaan ini adalah seorang wanita. Itulah sebabnya mengapa bangun pagi dianggap sebagai sebuah tantangan yang amat berat bagi mereka yang jarang melakukannya.

Tapi tunggu dulu guys, jangan salah persepsi dulu. Meskipun dijudge dengan berbagai kalimat negatif, tahukah anda bahwa mereka yang memiliki kebiasaan tak bisa bangun pagi ini ternyata memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata, lho.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa, kecenderungan seseorang untuk menunda alarm justru menunjukkan bahwa kecerdasan yang dimilikinya berada di atas rata-rata. Bukan hanya kecerdasannya saja yang tinggi, mereka juga memiliki kreativitas yang luar biasa dan hidup mereka cenderung dipenuhi dengan kebahagiaan. Kok bisa begitu ya?

Sebuah studi yang berjudul “Why Night Owls Are More Intelligent,” mengatakan bahwa mereka yang secara terus-menerus mengabaikan suara alarm yang berbunyi di waktu pagi hari, merupakan orang yang otonom dan ambisius.

Sedangkan studi lainnya yang dilakukan oleh University of Southampton juga menemukan sebuah kesimpulan yang sama, setelah mempelajari tentang kondisi sosial ekonomi dari 1.000 orang dan mengaitkannya dengan pola tidur mereka.

Bukan hanya itu saja, sebuah informasi yang dirangkum dalam Elle Decor telah menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki kebiasaan tidur lewat dari jam 11 malam dan bangun setelah jam 8 pagi, akan memperoleh uang yang lebih banyak dan memiliki gaya hidup yang lebih bahagia.

Orang Malas vs Orang Rajin Bangun Pagi

Siapa yang pernah menyangka bahwa ternyata tidak selamanya mereka yang malas bangun pagi adalah orang yang tidak akan memiliki masa depan yang cemerlang. Malah sebaliknya, justru orang-orang seperti inilah yang banyak memperoleh kesuksesan di dalam hidupnya.

Itulah sebabnya mengapa anda tidak boleh sembarangan nge-judge orang lain hanya dari keburukannya saja, karena tidak ada yang tahu bagaimana nasib seseoramg dikedepannya. Setuju nggak?

Keseringan bangun kesiangan, pada umumnya disebabkan karena seseorang tidur terlalu larut malam, sehingga sulit untuk bangun pagi hari. Nah, menurut penelitian, orang-orang tersebut pada umumnya memiliki kecerdasan lebih tinggi, terutama dalam hal konseptual dan penalaran.

Meskipun biasanya kalau di sekolah anak-anak yang rajin bangun pagi lebih banyak yang berprestasi dibandingkan dengan anak yang sering bangun siang, namun saat sudah masuk ke dalam dunia kerja, sepertinya keadaan berbalik dan ternyata anak yang sering bangun siang lah yang lebih unggul. Apakah anda juga demikian? Termasuk tipe yang manakah anda pada saat masa sekolah dulu? Jawabnya di dalam hati aja ya guys.

Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah, unggul dalam hal apa-apa sajakah mereka? Orang yang suka bangun siang ini ternyata meraih pendapatan yang lebih besar dengan kemapanan hidup lebih baik. Misalnya memiliki rumah yang lebih nyaman, mobil dan pastinya pekerjaan yang lebih baik.

Alasan Mengapa Orang Sulit Bangun Pagi

Pada dasarnya bangun pagi itu merupakan sebuah kebiasaan yang memang sudah diterapkan sejak dini. Tapi nyatanya, tidak semua orang menerapkan hal tersebut. Jadi, jika dari kecil anda sudah tidak dibiasakan bangun pagi, wajar jika anda akan sangat sulit saat hendak mencoba melakukannya, meskipun sebenarnya anda sangat ingin.

Beberapa orang pasti punya alasan tertentu untuk hal tersebut. Tidak semuanya dikarenakan faktor malas. Ada alasan ilmiah tertentu yang mendorong perilaku tersebut, yang salah satunya mungkin saja dikarenakan ketidakcocokan jam tubuh. Selain karena adanya faktor ketidakcocokan jam tidur tersebut, tahukah anda bahwa sulit bangun pagi ternyata ada kaitannya dengan gangguan kesehatan seseorang?

Diketahui bahwa otak manusia yang mengontrol ritme biologis tubuh, ternyata memberikan pengaruh besar terhadap jam tidur seseorang. Menurut Jean Matheson selaku spesialis gangguan tidur dari Beth Israel Medical Center, New York, mengatakan bahwa irama alami tubuh manusia disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari, seperti sekolah, kerja atau yang aktivitas yang lainnya.

Namun, terkadang aktivitas yang begitu padat itu sering kali tidak dapat disesuaikan dengan jadwal tidur, sehingga ketika individu melakukan kegiatan yang lebih lama dari waktu biasanya, tubuh tentu saja membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk tidur atau beristirahat. Inilah yang pada akhirnya menciptakan fase penundaan jam bangun tidur. Hal itu terjadi secara alami.

Sederhananya, seseorang tidak akan mengalami kesulitan bangun pagi, jika mereka bisa mengatur jam tidur dengan aktivitas yang dijalaninya dengan baik dan benar. Menurut Matheson, setidaknya jika anda ingin mengubah kebiasaan tersebut, pasanglah alarm 15 menit lebih awal dari jam bangun tidur anda yang biasanya agar lambat laun tubuh bisa beradaptasi.

Sekelompok peneliti di Flinders University, Adelaide, Australia juga merasa tertarik untuk melakukan penelitian terhadap DSPD tersebut. DSPD ini merupakan istilah untuk menggambarkan sebuah gangguan, yang ditandai dengan ketidakmampuan tidur dan bangun pada waktu normal.

Menurut seorang peneliti yang bernama Profesor Leon Lack, memperlihatkan bahwa jam tubuh internal orang yang mengalami gangguan tersebut berjalan lebih lambat dari kebanyakan orang pada umumnya. Orang yang mengalami gangguan ini biasanya tidak bisa tidur hingga pukul 2 atau 3 pagi, atau dalam beberapa kasus bisa sampai pukul 4 pagi. Hal tersebut membuat mereka sulit bangun pada keesokan harinya.

Seorang profesor psikofisiologi dari Universitas Loughborough, Jim Horne, mengatakan kalau tipe yang suka bergadang pada malam hari biasanya cenderung lebih ekstrover dan kreatif, seperti halnya para artis dan penemu.

Sementara tipe yang bangun lebih pagi hanya menang dari kerajinannya saja, contohnya seperti pegawai pemerintah dan akuntan. Dibandingkan dengan mereka yang bekerja sebagai pegawai pemerintah maupun angkutan, pendapatan seorang artis tentunya lebih besar, bukan?

Jadi, untuk anda yang merasa sulit tidur dan bangun pagi, anda tidak perlu berkecil hati dan jangan terlalu keras pada diri sendiri untuk mencoba mengubah kebiasaan tersebut jika memang anda tidak mampu. Ingat, kesuksesan seseorang tidak hanya diukur dari kebiasaan bangun paginya. Beberapa faktor lainnya juga turut mempengaruhi hal tersebut. Paham kan guys?