Bukan Mannequin Challenge, Pria Ini Tidak Bergerak Selama 6 Jam

58

Sewaktu masih kecil, cita – cita seperti apakah yang anda impikan? Apakah saat ini cita – cita anda tersebut sudah tercapai? Atau setidaknya apakah pekerjaan anda saat ini ada kaitannya dengan cita – cita tersebut? Ketika pertanyaan ini diajukan pada anda, kemungkinan akan ada 2 ekspresi yang anda tunjukkan, yaitu: ekspresi sedih atau bahagia.

Sedih karena ternyata harapan tak sejalan dengan impian dan senang karena keduanya sejalan. So guys, bagian yang manakah anda? Memiliki pekerjaan yang bagus merupakan impian setiap orang sejak kecil, tapi tidak semua beruntung untuk bisa mencapainya. Mungkin hanya beberapa yang berhasil menjadi dokter, guru, pejabat, presidem, milyarder dan lain sebagainya.

Tapi tidak ada yang perlu anda sesali, karena “nasi sudah menjadi bubur”. Yang bisa anda lakukan saat ini adalah melakukan pekerjaan anda dengan sungguh – sungguh agar atasan anda terkesan dengan pekerjaan tersebut. Ingat guys, untuk mendapat pekerjaaan di zaman sekarang ini sudah bagaikan “mencari jarum di dalam sekam”, alias sulit sekali. Nggak yakin? 

Kalau anda tidak percaya, mungkin kisah pria ini bisa lebih meyakinkan anda bahwa kehidupan saat ini sangatlah keras, dimana uang menjadi salah satu tolak ukur kebahagiaan. Mungkin anda tidak setuju dengan pernyataan itu, tapi jika anda mendalaminya, mungkin anda bisa sedikit lebih mengerti.

Manusia Patung di India

Seorang pria berusia 54 tahun yang bernama Abdul Aziz adalah salah satu contoh nyata bahwa di zaman ini, memiliki pekerjaan “tidaklah semudah membalikkan telapak tangan”. Jika anda mengetahui jenis pekerjaan apa yang dia lakukan, mungkin anda akan meneteskan air mata dan mulai bersyukur dengan pekerjaan yang anda miliki.

Banyak orang menganggap bahwa pekerjaan yang ia lakukan adalah pekerjaan yang mudah, karena tidak perlu menggunakan pikiran atau otak. Tapi yang mereka pikirkan adalah hal yang salah, pekerjaan ini mungkin begitu sepele di mata anda, tapi tahukah anda bahwa pekerjaan yang ia lakukan tersebut bisa membahayakan dirinya sendiri?

Tahukah anda apa pekerjaan yng digeluti oleh Abdul Aziz yang berasal dari India ini? Pekerjaannya adalah menjadi sebuah patung. Menjadi sebuah patung? Pekerjaan macam apakah ini? Layakkah seorang manusia diberi pekerjaan semacam ini? Mengagetkan sekali bukan? Jelas kaget lah, secara selama ini belum pernah ada pekerjaan seperti ini.

Tidak salah memang kalau ada orang yang mengatakan kalimat seperti berikut: “tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini”. Buktinya pekerjaan menjadi patung ini saja nyata. Entah apa karena manusia zaman sekarang sanking kreatifnya, ataukah karena rasa kemanusian di dunia ini memang sudah mulai pudar? Itu anda sendiri yang bisa menilainya.

Pria asal India ini kabarnya telah menjalani pekerjaannya menjadi patung kurang lebih selama 3 dekade. Tahu nggak 3 dekade itu berapa tahun? 1 dekade=10 tahun, jadi kalau 3 dekade=30 tahun. Dengan kata lain, pria ini telah menjadi patung sejak usianya 24 tahun. 

Saat bertugas atau bekerja, Aziz harus terus berdiri selama 6 jam tanpa berpindah sedikitpun, serta tidak diperbolehkan untuk menunjukkan ekspresi dalam bentuk apapun. Dia harus tetap mempertahankan posisinya dari upaya orang atau pengunjung, yang berusaha untuk membuatnya bergerak, tersenyum, marah, atau apa pun yang bisa membuat dia terlihat sebagai manusia hidup.

Awal Mula Bekerja Menjadi Patung

Sejak Aziz bekerja sebagai patung, masyarakat di India mulai menyebut dan memanggil dirinya sebagai “Manusia Patung India”. Dia sudah menjalankan pekerjaan tersebut sejak tahun 1985 yang silam. Awalnya, Aziz diterima bekerja sebagai petugas jaga di VGP Golden beach Resort di Chennai, India.

Ketika atasannya melakukan kunjungan ke Istana Buckingham di Inggris, dia terinspirasi saat melihat petugas penjaga yang ada di kerajaan tersebut. Dia kemudian mencoba untuk melakukan hal yang sama di India. Atasannya tersebut kemudian melakukan sebuah pelatihan selama 3 bulan kepada para petugas jaganya, termasuk Aziz.

Di dalam pelatihan itu, para petugas ini kemudian diminta untuk duduk diam selama empat jam. Mereka tidak boleh bicara, senyum, makan, minum, ataupun mengusir lalat yang hinggap di wajah mereka. Dari pelatihan tersebut kemudian dipilih lah petugas yang terbaik dan Abdul Aziz lah orangnya. Akhirnya dia lah yang mendapatkan pekerjaan itu.

Saat telah terpilih, awalnya Aziz tidak menyukai pekerjaan itu. Namun dia takut untuk menceritakannya kepada atasannya. Dia takut jika ia protes, bisa jadi dia akan dipecat dan menjadi pengangguran. Aziz tidak menginginkan hal semacam itu terjadi padanya, karena dia masih memiliki tanggung jawab terhadap keluarganya.

Keunikan Abdul Aziz Menjadi Patung

Menggeluti pekerjaan sebagai patung mungkin bukan yang pertama kalinya dilakukan oleh Aziz. Sebelum – sebelumnya juga pernah ada orang yang melakukan hal tersebut. Akan tetapi, ada hal yang lebih istimewa yang bisa terlihat darinya. Apakah itu? Keistimewaan yang dimaksud tampak dari kemampuan Aziz yang sanggup tidak berkedip selama enam jam.

Meskipun orang – orang yang ada disekitarnya berusaha menggodanya untuk bergerak, namun Aziz tetap saja bisa mempertahankan posisinya. Para pengunjung ini sudah pernah mencoba berbagai cara dan dengan segala macam kejahilan untuk mengganggunya, tapi sejauh ini belum ada yang berhasil. Aziz berhasil membuktikan dirinya sebagai manusia patung.

Karena merasa sangat penasaran dengan kemampuan yang dimilikinya,  pihak Golden Beach Resort mencoba menggelar sayembara bagi siapa pun yang bisa membuat Aziz bergerak. Jika mereka berhasil melakukannya, maka akan diberikan hadiah senilai 10 ribu rupee atau setara dengan Rp. 2 juta.

Hadiah atau imbalan tersebut cukup menggiurkan bagi sebagian orang di India, karena nilainya setara dengan sebulan gaji mereka pada umumnya. Namun sayangnya, hingga kini tidak pernah ada orang yang berhasil membuat Aziz bergerak atau berkedip sekalipun. Apakah anda ingin mencobanya? Lumayan lho 2 juta. Bisa buat traktir pacar di restoran. hehe

Rahasia Dibalik Kemampuannya Menjadi Patung

Berdiri diam menjadi patung untuk waktu yang cukup lama setiap harinya mungkin bagi kebanyakan orang kelihatan mudah, tapi kenyataannya tidaklah demikian. Saat awal – awal melakukannya, Aziz mengaku sangat bersemangat, tapi setelah bertahun -tahun, pekerjaan ini ternyata juga membuatnya merasa stres dan telah mengganggu kesehatannya.

Berdiri berjam – jam ternyata mempengaruhi sirkulasi darah di dalam tubuhnya. Jika dibandingkan dengan gaji yang diperolehnya setiap bulan yang hanya Rp. 2 juta/bulan, rasa – rasanya kurang sebanding dengan rasa lelah yang harus dia dapatkan. Setuju kan guys?

Untungnya Aziz mempunyai cara untuk bertahan saat melakukan pekerjaannya. Cara apa ya kira – kira yang digunakan oleh Aziz? Ternyata eh ternyata, rahasia dibalik kemampuannya menjadi patung adalah berasal dari kekuatan yoga. Setiap pagi Aziz rutin melakukan yoga dan jenis latihan yang lainnya.

Seperti ini lah bentuk latihan yang biasa dilakukannya:

Itulah pekerjaan yang hingga saat ini dilakukan oleh Abdul Aziz untuk bisa memenuhi kebutuhan keluarganya. Dari kisah pria India ini seharusnya anda sadar dan tidak suka mengeluh dengan pekerjaan anda. Kalau pak Aziz saja bisa tetap bersyukur melakukan pekerjaannya, kenapa anda tidak? Beruntung anda masih punya pekerjaan. Gimana kalau tidak?