Menebak Karakter Seseorang Hanya Dari Caranya Melipat Tangan

213

Sejak lahir, manusia memang telah dikaruniai dengan sistem koordinasi yang dikenal dengan sebutan Otak. Tanpa adanya sistem koordinasi ini, manusia tidak akan bisa hidup. Tahu kenapa? Karena semua saraf terhubung di otak. Otak inilah yang menjadi pusat yang bertugas untuk mengatur kerja berbagai sistem organ yang ada di dalam tubuh.

Dibandingkan dengan organ tubuh lainnya, otak merupakan organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Seandainya jantung dan paru-paru anda berhenti bekerja dalam beberapa saat, anda masih memiliki kemungkinan untuk bertahan hidup.

Akan tetapi, beda kasusnya jika otak anda yang berhenti bekerja walau hanya untuk satu detik saja. Jika sampai terjadi, maka bisa dipastikan tubuh anda akan mati dalam waktu itu juga. Sekarang anda sudah mengerti kan seberapa pentingnya otak untuk kelangsungan hidup anda? 

Nah, selain menjadi organ terpenting, tahukah anda kalau tiap-tiap orang ternyata memiliki kemampuan otak yang berbeda-beda satu sama lain? Sebagian ada yang memiliki kecenderungan pada otak sebelah kiri dan adapula yang sebaliknya. Kira-kira, anda sendiri cenderung memiliki kemampuan yang sebelah mana ya guys? 

Kalau anda masih belum tahu otak anda sebelah mana yang bekerja lebih dominan, artikel ini bisa membantu anda untuk menemukan jawabannya. Sebenarnya ada beberapa ciri-ciri untuk membedakan keduanya. Daripada anda semakin penasaran, yuk lihat penjelasannya di bawah ini:

Pembagian Otak Manusia

Pada umumnya, otak manusia terdiri dari 5 bagian, yaitu otak besar, otak kiri, otak tengah, otak depan dan otak belakang. Maing-masing bagian tersebut memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Otak besar dikenal sebagai pusat syaraf utama dan termasuk bagian yang terpenting. Otak kecil (Cerebellum) berfungsi sebagai pusat keseimbangan dan mengatur kemampuan motorik.

Otak depan berfungsi untuk memproses rangsang sensorik tubuh dan membantu memulai atau memodifikasi reaksi tubuh terhadap rangsangan tersebut. Adapun contoh aktivitas yang melibatkan fungsi dari otak depan ini adalah seperti: kegiatan mengunyah, melihat, pergerakan mata, ekspresi wajah pada saat tersenyum, cemberut dan sebagainya, mendengar, bernafas, dan menelan mencium bau.

Otak tengah memiliki fungsi sebagai pengatur proses pendengaran dan penglihatan. Dan fungsi dari bagian otak yang terakhir, yaitu otak bagian belakang adalah mengontrol saluran pernafasan, mengatur laju denyut jantung, pusat refleks fisiologi, tekanan udara, suhu tubuh dan lain-lain.

Otak Kiri dan Otak Kanan

Setelah mengetahui bagian-bagian otak di atas, mungkin akan muncul pertanyaan di dalam benak anda mengenai dimana sebenarnya letak dari otak kiri dan kanan manusia tersebut, bukan? Jawabannya adalah pada bagian otak besar.

Otak besar atau cerebrum manusia ini umumnya terdiri dari dua belahan, yaitu kiri dan kanan. Kedua belahan tersebut tentu saja mempunyai fungsi yang berbeda. Tidak hanya memiliki struktur yang sangat kompleks, masing-masing bagian otak tersebut juga memiliki beberapa fakta yang unik, yang salah satunya adalah berkaitan dengan karakter seseorang.

Walaupun berbeda, kedua belahan otak tersebut sangat sulit untuk dipisahkan dan saling berhubungan. Uniknya, percobaan yang pernah dilakukan oleh para expert telah menunjukkan bahwa kebanyakan manusia cenderung lebih banyak menggunakan satu belahan otak saja. Kalau bukan yang kiri, pasti yang sebelah kanan.

Jadi dengan kata lain, hanya sedikit orang yang mungkin bisa menggunakan keduanya. Hal ini juga menunjukkan bahwa manusia juga cenderung lebih menyukai satu mode pemikiran saja. Apa sih yang membedakan kedua bagian otak ini? Bagaimanakah kepribadian atau karakter orang-orang yang cenderung atau dominan menggunakan otak kiri dan kanan?

Sabar dulu guys. Sebelumnya anda harus tahu dulu anda berada di tipe yang mana sebenarnya. Untuk mengetahuinya, ada cara yang cukup sederhana yang bisa anda lakukan. Ini nih caranya:

Test Untuk Mengetahui Penggunaan Bagian Otak Yang Lebih Dominan

Anda yang masih belum tahu bagian otak anda sebelah mana yang paling sering anda gunakan atau lebih dominan, anda bisa mencoba cara berikut. Adapun langkah untuk melakukannya adalah:

Coba lipat Kedua tangan anda seperti cara melipat tangan yang sering dilakukan oleh orang beraga kristen saat sedang berdoa. Kemudian, coba perhatikan letak dari jempol sebelah mana yang berada diatas dan jempol mana yang ditimpa.

Kalau anda sudah mendapatkan jawabannya, adapaun kesimpulan dari test tersebut antara lain:

  • Jika jempol kanan menimpa jempol kiri, maka anda adalah karakter yang memiliki dominan terhadap Otak Kiri.
  • Jika jempol Kiri menimpa jempol Kanan, anda adalah Karakter yang anda dominan Otak Kanan.

Setelah anda melakukan test di atas, anda sudah tahukan berada di kategori yang mana? Kalau sudah, barulah anda bisa masuk ke dalam pembahasan mengenai pembagian karakter berdasarkan pengguanaan otak yang dominan tersebut.

Membaca Karakter Lewat Penggunaan Otak Yang Lebih Dominan

Seperti yang sudah diberitahukan di atas tadi, manusia memiliki kecenderungan penggunaan otak kiri atau kanan. Dari kecenserungan tersebut anda bisa mengenal atau membaca karakter seseorang. Belahan otak manakah yang lebih baik? Jawabannya adalah keduanya sama-sama baik.

Masing-masing belahan otak punya fungsinya masing-masing dan fungsi tersebut sama pentingnya untuk kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi, menurut penelitian, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya.

Hal ini disebabkan karena pendidikan formal (sekolah dan kuliah) memiliki peranan yang lebih banyak dalam mengasah kemampuan otak kiri dan hanya sedikit mengembangkan otak kanan.

Berdasarkan kegunaannya, adapun perbedaan antara otak kiri dan kanan berdasarkan fungsinya adalah sebagai berikut:

  • Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat Intelligent Quotient (IQ)
  • Otak kanan berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan seni, kreatifitas, musik, ekspresi, serta merupakan pusat Emosional Quotient (EQ)

Karakter Orang Dengan Otak Kanan Lebih Dominan

Mereka yang memiliki dominasi terhadap otak kanan cenderung tidak menyukai hal-hal yang berhubungan dengan pelajaran atau apaun bentuk kegiatan yang memaksa mereka untuk berpikir dengan keras, seperti misalnya memecahkan soal matematika, fisika, kimia, sains dan yang lainnya. Orang seperti ini lebih suka berurusan dengan hal-hal yang berhubungan dengan seni dan hal-hal yang menantang kreativitas mereka.

Jika anda masuk ke dalam kategori ini, berarti anda adalah orang yang lebih sering menggunakan perasaan atau feeling yang kuat daripada menggunakan logika dalam mengambil keputusan.

Sangat perasa dan lebih suka bermasyarakat atu menyukai kehidupan sosial. Cenderung berorientasi pada imajinasi. Lebih suka pada simbol-simbol atau gambar. mereka lebih cepat belajar melalui media, kemudian mereka juga berorientasi pada masa kini dan masa depan. Apa yang sudah berlalu bagi mereka hanyalah sebuah kenangan yang tidak perlu telalu dipikirkan.

Biasanya mereka adalah tipe yang sangat ramah, hangat, namun terkadang temperamental. Mereka dapat menghidupkan sebuah kekakuan dalam situasi tertentu. Mereka menjadi juru kunci dalam penyelesaian pertikaian atau permasalahan melalui pendekatan hunaistik yang memang mereka miliki.

Mampu mengingat mimpi-mimpi dengan jelas. Lebih suka menonton film daripada berita. Mempunyai kemampuan untuk membaca dan mengerti makna-makna foto dan gambar yang dilihat daripada membaca angka-angka.

Dalam hal prospek kerja, orang dominan otak kanan senang bekerja di bidang sosial, kreatifitas, seni, dan public relation. Tidak menyukai hal-hal yang teratur, suka kebebasan. Senang jalan-jalan, berpetualang dan melakukan hal-hal baru.

Ciri-Ciri Orang Yang Dominan Menggunakan Otak Kiri

Jika orang yang memiliki kecenderungan pada penggunaan otak kanan adalah tipe yang sangat membenci kegiatan berpikir, maka mereka yang memiliki dominan terhadap otak kiri malah sebaliknya. Mereka cenderung sangat senang dengan pelajaran yang mengandalkan logika, seperti: matematika, fisika, kimia dan pelajaran-pelajaran yang berhubungan dengan sains.

Dalam hal prospek kerja, mereka dengan otak kanan cenderung lebih cocok untuk bekerja menjadi Peneliti, Teknisi, Akuntan, Dokter. Tipe ini lebih mengutamakan logika dibandingkan perasaan dalam mengambil keputusan. Disiplin, berfikir secara teknis dan penuh aturan. Mereka juga selalu melakukan sesuatu dengan perhitungan yang matang.

Orang yang dominan otak kirinya, memang sangat pandai melakukan analisa dan proses pemikiran logis, namun sayangnya mereka kurang pandai dalam melakukan interaksi atau hubungan sosial.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk melihat otak mana yang lebih dominan digunakan oleh orang-orang di sekir anda. Misalnya saja dengan melihat perilakunya sehari-hari, cara berpakaian, ataupun dengan mengisi kuisioner yang dirancang khusus atau dengan peralatan Electroencephalograph yang bisa mengamati bagian otak mana yang paling aktif.

Disekitar Anda pastinya ada orang yang pandai dalam ilmu pengetahuan, tapi tidak pandai bergaul. Sebaliknya ada orang yang pandai bergaul, tapi kurang pandai di sekolahnya. Keadaan semacam ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara otak kanan dan otak kiri.

Seharusnya, antara otak kiri dan otak kanan, penggunaannya haruslah seimbang agar semuanya berfungsi secara optimal. Orang yang otak kanan dan otak kirinya seimbang, maka bisa menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi.

Untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kinerja dua belahan otak, anda bisa menggunakan teknologi Brainwave Entrainment atau yang dikenal dengan Terapi Gelombang Otak. Metode ini sangat mudah diikuti karena anda hanya perlu mendengarkan semacam musik instrumental yang dirancang khusus untuk menyelaraskan dan mengaktifkan kedua belahan otak anda.

Itulah tadi sedikit penjelasan mengenai perbedaan antara otak kiri dan kanan pada manusia, serta mengetahui karakter seseorang dari kecenderungan pemakaian otak yang lebih dominan dalam kehidupan mereka.

Dari penjelasan tersebut didapat kesimpulan bahwa orang yang menggunakan otak kanan adalah tipe yang humoris, simple, menyenangkan, lebih percaya pada intuisi, cenderung lebih berantakan, lebih memilih perasaan sebagai solusi masalah, suka bertualang, bermimpi besar, tukang sorak, “pelanggar aturan”, bebas dan spontan.

Sedangkan yang dominan menggunakan otak kiri adalah tipe yang lebih serius, rumit, membosankan, lebih percaya pada fakta, rapi, terorganisir, profitabilitas, lebih memilih bidang keilmuan, bertindak hati-hati, berpengetahuan umum, pendiam, pembuat aturan, konservatif dan mudah ditebak.

Sekarang anda bisa lihatkan betapa penting dan uniknya otak manusia itu? Mirisnya, banyak masyarakat yang malah menjadikan otak sebagai kata untuk mengolok-olok orang lain. Mungkin anda juga pernah melakukannya.

Anda pasti pernahkan mengejek seseorang dengan kalimat seperti misalnya “Manusia tak berotak atau memberikan pertanyaan aneh dan tidak bermutu seperti “Dimana sih letak otakmu itu, di dengkul ya?” dan banyak lagi kata-kata kasar yang kerap digunakan masyarakat untuk mengejek orang lain.

Karena anda sudah membaca artikel ini, semoga saja kebiasaan anda yang suka menggunakan kata “otak” ini menjadi sebuah kalimat ejekan bisa berubah ya guys. 🙂