Hanya Di Jepang, Kloset Umum Memakai Tombol Canggih

95

Memang tidak akan ada habisnya jika membahas Jepang tentang segala kecanggihan teknologi yang dimunculkannya. Dengan inovasi dan teknologi yang mereka kembangkan tiap tahunnya pasti akan membuat kita semua selalu penasaran untuk mengetahuinya! Nah, sahabat panicchannel, ternyata kecanggihan ini mereka terapkan sampai toilet mereka juga loh. Dijamin pasti bakal bingung jika sudah memakai kloset di Hotel berkelas ataupun di Mall dimana banyak tombol yang tersedia disekitar kloset. Tombol-tombol tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda seperti tombol untuk menghangatkan, memperbesar dan memperkecil aliran air yang dikeluarkan dan sebagainya. Oleh karena itu, Ga ada salahnya kan jika kamu harus mengetahui fungsi-fungsi tombol yang ada pada toilet mereka. Sebagai pesiapan sobat buat ke Jepang hihi. Yuk, kita pindah ke pembahasan.

Sejarah kloset Jepang

Sebelum kita membahas toilet canggih di Jepang, yuk kita bahas sedikit tentang sejarah toilet yang ada di negara mereka. Toilet awal jepang dimulai dari Zaman Nara (710-784 M) yang dimana penduduk Negeri Sakura ini membuang hajat dengan berjongkok di atas selokan yang lebarnya 10 hingga 15 cm. Untuk membersihkannya, mereka menggunakan potongan kayu yang disebut chu-gi sebagai pembersih. Berikutnya akan digunakan rumput laut untuk membersihkan sisanya. Di zaman ini, kebersihan belom dijaga dikarenakan adanya perang lokal yang sering terjadi.

Penggunaan kertas toilet dari washi pun dimulai di saat zaman Edo (1603 – 1867 M). Dilanjutkan dengan zaman Meiji (1868-1912 M) dimana Jepang sudah menggunakan kloset jongkok. Kloset dibuat dengan menggunakan papan kayu ataupun susunan batu bata yang dibuat diatas saluran air atau penampungan. Melewati Perang Dunia kedua, terjadilah percampuran budaya dimana toilet di Jepang terbagi atas 2 jenis yaitu Kloset jongkok ala Jepang (和式トイレ: washiki toilet) dan Kloset duduk ala Barat (洋式トイレ: youshiki toilet).

Toilet di Jepang

Toilet di Jepang pun mulai didirikan di berbagai lokasi umum. Namun, jenis kloset yang lebih banyak dipasang pada toilet umum adalah kloset ala barat. Hal ini dikarenakan kemudahan dan kenyamanan lebih dipentingkan untuk pengguna umum di Jepang. Kloset ala Jepang biasanya hanya ditemukan di wilayah pemukiman biasa seperti kuil dan Ryokan (penginapan dengan arsitektur bergaya Jepang). Kloset ini pastinya akan memberikan tantangan yang cukup sulit buat wisatawan terutama dari negeri barat.

Untuk toilet yang bergaya barat diberikan kecanggihan yang luar biasa. Kloset ini dikenal juga dengan Washlet dimana segala jenis kenyamanan dan kebersihan dirancang untuk penggunanya. Pada kloset ini diberikan beberapa tombol yang dipasang pada kloset. Berikut fungsi tombol dasar yang umumnya ada pada toilet di Jepang.

  • Stop: Tombol ini berwana merah atau oranye dengan fungsi untuk menghentikan aliran air dan menstop semua fungsi dari tombol yang sudah ditekan.
  • Spray: Tombol ini biasanya ditandai dengan simbol air yakni berwarna biru atau hijau. Fungsi dari tombol untuk menyemportkan air dan membilas bagian belakang setelah buang air besar.
  • Bidet: Tombol ini ditandai dengan simbol berwarna pink. Tombol ini dikhususkan untuk pengguna wanita dimana fungsinya akan mengeluarkan air untuk membasuh bagian kewanitaan setelah buang air kecil.
  • Flushing Sound: Tombol ditandai dengan simbol not balok. Fungsinya untuk mengeluarkan suara kucuran air bilas kamuflase atau kucuran air palsu. Tombol ini biasanya digunakan agar suara yang ditimbulkan dari buang air besar maupun air kecil tidak didengar oleh orang lain. Biasanya sering digunakan pada toilet umum yang terdiri dari bilik-bilik.
  • Water Pressure: ditandai dengan dua simbol yakni simbol plus (+) dan minus (-). Fungsinya untuk memperbesar atau memperkecil aliran air yang dikeluarkan untuk Spray ataupun Bidet.
  • Volume: sama, memiliki 2 simbol yakni (+) dan (-). Berfungsi untuk memperbesar ataupun memperkecil suara kucuran air palsu yang dihasilkan oleh Flushing Sound.
  • Powerful Deodorizer: memiliki 1 tombol yakni on atau off. Fungsinya untuk membuat dudukan kloset terasa hangat. Kamu pasti akan lama untuk menikmati sensasi hangat dari tombol ini terutama di musim dingin.

Fitur Umum yang dimiliki Toilet Jepang

Selain tombol yang dijelaskan diatas, di dalam beberapa toilet umum Jepang yang menyediakan fasilitas keren ini juga dilengkapi dengan berbagi fitur lainnya.

1. Suhu air

Air yang dikeluarkan dari Bidet/Spray juga dapat disesuaikan suhunya sesuai keinginan pengguna.

2. Kloset duduk otomatis

Toilet tercanggih yang dipakai di Jepang adalah kloset yang memiliki sensor gerakan manusia. Kloset akan secara otomatis membuka tutup ketika mendekati kloset dan akan otomatis tertutup sendiri saat menjauh dari kloset.

3. Kursi bayi

Rata-rata toilet umum di Jepang khususnya toilet wanita disediakan kursi bayi yang dipasang du samping ataupun di depan kursi kloset. Jadi, disaat seorang ibu membawa anak kecil ke dalam toilet, dia dapat menempatkan anaknya pada kursi bayi tersebut.

4. Multipurpose/toilet prioritas

Toilet umum Jepang juga ada yang dirancang khusus untuk penyandang disabilitas, wanita hamil, lansia/manula dan juga ibu yang membawa anak kecil. Biasanya pada toilet ini akan dibuat lebih luas untuk memungkinkan membawa masuk kursi roda ataupun kereta bayi. Toilet juga dilengkapi dengan pegangan tangan, papan untuk mengganti popok, kursi bayi, wastafel untuk membersihkan tas dan juga tombol darurat untuk memanggil. Tombol tersebut diberi warna hijau untuk membuka pintu toilet dan warna merah untuk menutup pintu toilet. Tombol ditempatkan masing-masing di dalam dan luar toilet.

5. Ruang Make-up

Beberapa toilet umum di Jepang menyediakan ruang terpisah untuk wanita dalam memperbaiki riasan mereka. Warga Jepang biasanya memiliki kebiasaan untuk membersihkan tangan mereka setelah menggunakan kloset. Dengan ruang rias yang dikenal dengan “Powder Cornet”, wanita Jepang dapat menyempurnakan riasan mereka tanpa buru-buru dan terganggu karena pastinya orang lain juga ingin menggunakan cermin pada wastfel.

6. Kloset untuk anak laki-laki

Jika kamu menemukan urinal kecil untuk laki-laki di dalam toilet wanita, jangan khawatir karena ini dimaksudkan untuk anak laki-laki yang mendampingi ibu mereka.

7. Penyiram otomatis

Beberapa toilet umu juga menyediakan fitur auto-flush, sebuah sensor untuk mendeteksi ketika kamu selesai menggunakan kloset dan akan secara otomatis untuk menyiram dengan air di saat kamu berdiri.

8. Mark icon

Terdapat tanda pada pintu masuk toilet untuk memberi tahu fitur apa saja yang tersedia di dalam toilet, misalnya pada gambar di bawah berarti:

    • Tersedia kursi bayi
    • Tersedia tempat untuk mengganti popok
    • Tersedia ruang untuk pengguna kursi roda
    • Tersedia kloset kecil untuk anak laki-laki (tanda pada toilet wanita)

Prosedur penggunaan toilet di Jepang

Di dalam pemakaian toilet umum yang ada di Jepang, kamu harus tau nih apa saja hal yang mesti dilakukan dan juga apa saja yang dilarang dalam pemakaian toilet.

1. Alkohol untuk membersihkan

Di Jepang, para pengguna toilet diharuskan untuk menjaga kebersihan dari toilet umum. Kebanyakan toilet akan disediakan alkohol pembersih yang digantung pada dinding. Ambil beberapa lembat tisu, lipat menjadi tebal dan semprotkan alkohol pada tisu. Usapkan tisu pada kloset duduk sebelum dan sesudah menggunakan kloset. Ini merupakan salah satu kebiasaan yang diwajibkan agar pengguna lainnya bisa menggunakan toilet dalam keadaan bersih.

2. Sandal toilet

Beberapa toilet umum di bangunan publik dan hotel menyediakan sandal toilet untuk penggunannya. Ketika memasuki toilet, sepatu diwajibkan dibuka di luar dan gunakan sandal toilet yang telah disediakan. Sandal hanya diijinkan untuk dipakai di dalam toilet dan tidak boleh digunakan di luar toilet.

3. Tisu toilet

Tisu toilet yang dipakai harus dibuang di dalam lubang toilet dan disiram. Dilarang untuk membuat tisu toilet yang kotor di tempat lainnya.

4. Dilarang berjongkok

Jika itu adalah kloset duduk, tidak diijinkan untuk jongkok di atas kloset. Hal ini dikarenakan dapat membuat dudukan kloset menjadi kotor. Hanya kloset ala Jepang saja yang bisa jongkok, dan tidak boleh sama sekali untuk kloset ala barat.

5. Tidak boleh merokok dalam toilet

Berbeda dengan negara lainnya, Jepang sangat mendisiplinkan negaranya untuk tidak merokok disaat menggunakan kloset karena dianggap dapat mengganggu pengguna lainnya.

6. Membuang sampah

Hanya tisu toilet yang diperbolehkan untuk dibuang di dalam kloset. Selain itu, segala jenis sampah diharuskan untuk dibuang pada tong sampah. Ingat untuk memisahkan sampah saat membuangnya di luar kloset.

7. Toilet kering

Jepang mempunyai kebiasaan dimana toilet harus kering. Berbeda dengan toilet di Malaysia dimana toilet basah menjadi ciri khas mereka. Bagi warga Jepang, hal ini tidaklah higienis. Jika dalam pengunaan toilet umum di Jepang terdapat ketidaksengajaan membuat toilet basah (baik itu pada lantai atau dudukan kloset) maka diharuskan untuk mengeringkan terlebih dahulu sebelum meinggalkan toilet.

Nah, daripada kamu sudah pusing membacanya, mari kita tonton video penggunaan kloset canggih di Jepang yang berdurasi 1 menit lebih di bawah ini.

Wah, dari toilet saja sudah nampak kecanggihannya ya! Pastinya banyak lagi kecanggihan dan keunikan yang dihasilkan negeri bunga sakura ini! Pasti kamu uda mulai tertarik kan untuk melihat kecanggihan kloset umum mereka. Tunggu apalagi, simpan saja tabungan kamu untuk liburan ke Jepang. 😀