Inilah Perang Konyol Yang Pernah Terjadi Di Dunia

1454

Dalam hidup di dunia ini, pastinya sudah banyak sejarah peperangan yang terjadi. Baik itu perang antar kerajaan ataupun perang antar negara, bahkan dalam negara sendiri pun bisa terjadi perang antar suku untuk memperjuangkan kemerdekaan ataupun hak mereka. Alasannya semua serius, seperti konflik antar bangsa atau suku, perebutan wilayah kekuasaan (teritory) dan juga sumber daya makanan. Korban dari perang biasanya tidak akan sedikit dan pastinya akan memberikan kerusakan yang sangat luar biasa pada mereka yang terlibat.

Oleh karena itu, perang biasanya akan dihindari sebisa mungkin dan hanya akan dilakukan jika memang sudah benar-benar tidak ada jalan lain lagi untuk ditempuh. Meskipun begitu ternyata ada juga perang yang bisa dibilang konyol karena terjadi hanya beberapa hal-hal sepele. Ada juga perang yang sangat singkat dan juga perang yang nyaris tanpa ada korban jiwa di dalamnya. Apakah kalian penasaran? yuk, tetap scroll ke bawah ya guys!

Perang Anglo-Zanzibar

Perang aneh pertama adalah perang tersingkat yang pernah terjadi di dunia yaitu Perang Anglo-Zanzibar. Perang terjadi pada tanggal 27 Agustus 1896, antara Inggris dan Zanzibar. Perang ini bahkan lebih cepat selesai daripada pertandingan 1 babak dalam sepakbola, yakni hanya 40 menit. Sebab dari perang ini adalah kematian Sultan Hamd bin Thuwaini, Raja Zanzibar yang pro terhadap Inggris. Selepas kematian Sultan Hamd, penggantinya adalah Sultan Khalid bin Barghash yang langsung menjadi raja baru Zanzibar. Hal ini memicu kemarahan bagi pemerintah Inggris pada saat itu karena merasa telah dilangkahi. Sesuai perjanjian mereka yang sudah ditanda tangani kedua belah pihak pada tahun 1886. Sultan yang baru naik tahta seharusnya mendapatkan persetujuan dari konsul Inggris.

Image result for Perang Anglo-Zanzibar

Namun hal inilah yang dilanggar oleh Khalid bin Barghash yang langsung naik tahta. Pihak Inggris pun marah dan kemudian memberikan ultimatum pada Khalid untuk segera turun dari tahtanya. Akan tetapi, Khalid malah menolak dan justru merespon ultimatum dari Inggris dengan mengerahkan seluruh angkatan bersenjatanya untuk membaricade istananya dari serangan Inggris. Perlawanan dari Khalid ini tentunya disambut dengan baik oleh Pihak Inggris dan langsung saja mengirimkan pasukan mereka di pagi harinya tanggal 27 Agustus untuk membombardir Istana Khalid. Dengan keunggulan personil dan juga persenjataan, Inggris hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit untuk membuat pasukan Khalid menyerah. Perang singkat ini telah memakan 500 orang koraban bagi pihak Khalid, sedangkan untuk pihak Inggris, hanya ada 1 korban prajurit angkatan laut, itupun hanya mengalami cedera.

Perang Babi (Pig War)

Perang aneh berikutnya dinamakan Perang Babi (Pig War). Pemicu perang ini terjadi di Pulau San Juan, sebuah pulau di Vancouver, yang saat itu dihuni oleh para petani Amerika dan juga pekerja asal Inggris yang bekerja untuk perusahaan Hudson Bay. Pig war yang mulai meletus pada tanggal 15 Juni 1859 yang didasari oleh hal yang sangat sepele. Kala itu seorang petani Amerika, Lyman Cutla, menembak babi peliharaan pekerja Inggris yang kedapatan telah merusak ladang miliknya.

Kematian babi ini ternyata telah memicu perdebatan sengit antara Cutla dan juga pekerja Inggris tersebut. Pertikaian itu meluas hingga menjadi dua kelompok masyarakat. Cutla bahkan diancam akan ditangkap oleh pihak Inggris. Menanggapi ancaman tersebut, warga Amerika yang tidak terima pun melaporkan insiden ini pada pihak militer Amerika. Mendengar laporan dari warganya, militer Amerika mengirim Kapten Georger Pickett yang merupakan Jendral pertempuran semasa perang saudara dan sejumlah pasukan untuk pergi ke Pulau San Juan. Sesampainya di pulau, Kapten Georger Pickett langsung mengeklarasikan bahwa pulau San Juan menjadi wilayah kekuasaan Amerika. Hal ini langsung mendapatkan tanggapan serius dari Inggris. Pihak inggris langsung mengirim angkatan laut bersenjata mereka untuk mengepung wilayah Pulau San Juan. Situasi mencekam ini berlangsung selama berminggu-minggu, yang pada akhirnya kedua belah pihak sepakat untuk bernegoisasi. Negoisasi ternyata berjalan mulus, pada bulan Oktober, 1859, Pig War secara resmi diakhiri tanpa ada sedikitpun pertumpahan darah.

The Stray Dog War

Perang aneh ketiga terjadi di abad ke 20 antara Yunani dan Bulgaria yang hanya dipicu oleh seekor anjing. Saat itu, kedua negara memang sedang memiliki tensi tinggi karena perseteruan keduanya selama perang Balkan yang terjadi di tahun 1910-an. Pemicu perang kembali terjadi akibat ditembaknya seorang tentara Yunani yang diduga telah melintasi perbatasan Bulgaria ketika sedang mengejar anjingnya yang lari (Stray Dog). Penembakkan ini langsung memicu pecahnya perang antara dua negara bertetangga ini.

Tidak terima karena warganya ditembak, Yunani langsung menyerbu Bulgaria dan bahkan telah sempat menduduki beberap desa di perbatasan. Yunani bahkan sempat ingin membangun markas di kota Petrich sebelum akhirnya PBB turun tangan dan mengecam tindakan Yunani ini. PBB kemudia merumuskan perundingan untuk kedua belah pihak. Kedua negara tersebut pun akhirnya sepakat untuk melakukan gencatan senjata. Namun, perang singkat ini keburu telah memakan sekitar 50 orang korban.

Football War

Football War atau dikenal juga Perang Sepakbola (La guerra del fútbol dalam bahasa Spanyol). Perang ini juga dikenal dengan perang 100 jam atau 4 hari yang terjadi antara El savador dengan Honduras pada tahun 1969. Perang yang terjadi antara dua negara ini dipicu oleh konflik politik dengan alasan persaingan antar kedua negara di ajang piala dunia. Ketegangan pun memuncak pada ronde kedua di babak penyisihan piala dunia FIFA 1970. ketika itu, kedua negara secara kebetulan bertemu dan mengharuskan laga Home dan Away untuk menentukan siapa yang berhak untuk lolos. Pertandingan pertama yang berlangsung di Ibukota Honduras, Tegucigalpa, Honduras berhasil memetik kemenangan.

Pada saat pertandingan kedua yang dihelat di ibukota El Salvador, San Salvador, El Salvador lah yang berhasil menang. Setelah pertandingan selesai, permasalahan kemudian mulai muncul saat media massa dari kedua negara mengabarkan tertang kekisruhan yang terjadi setelah pertandingan berlangsung. Media dari Hondrusan melaporkan telah terjadinya pemukulan, pembakaran mobil serta penganiyayan kepada suporter Honduras selama di Salvador, sedangkan media El Savador Salvador melaporkan adanya penyerangan terhadap suporter El savador oleh warga Hoduras dan polisi selama pertandingan di Honduras. Permusuhan di lapangan hijau sepertinya tidak cukup sampai disana, kedua negara bahkan memutuskan hubungan diplomatik mereka. Perang pun diawali pada tanggal 14 Juli 1969, El Savador langsung menyerang Honduras. Sampai akhirnya, Organisation of American States, menjembatani mereka untuk melakukan gencatan senjata. Perundingan damai pun dilakukan untuk kedua belah pihak. Negoisasi berjalan lancar dan El Salvador pun menarik tentaranya dari Honduras pada bulan Agustus 1969.

Itulah beberapa perang teraneh dan terunik didunia ini, sebagian perang di atas terjadi karena hal yang sepele dan tak masuk akal. Tetapi itulah yang akan terjadi disaat manusia hanya mementingkan egonya tanpa berpikir panjang untuk menyelesaikan suatu masalah. Pastinya tindakan yang dipicu oleh emosi hanya akan meninggalkan luka, kepedihan serta penyesalan.