Takut dan Cemas Saat Bertemu Dokter? Mungkin Anda Terkena Sindrom Ini

891

Sebelumnya, pernahkah anda mendengar tentang sindrom white coat? Pasti kebanyakan dari anda menjawab “belum pernah”. Iya kan? 

Wajar saja memang jika anda belum pernah mendengar istilah ini, karena jenis penyakit yang satu ini tidak sepopuler penyakit-penyakit umum lainnya.

Sindrom white coat ini adalah nama atau istilah untuk menyebut sebuah gangguan atau kelainan dimana seseorang mengalami tekanan darah tinggi saat berada di dekat dokter, yang umumnya sering memakai mantel atau jubah atau pakaian yang berwarna putih.

Itulah sebabnya mengapa kelainan tersebut disebut dengan white coat syndrome, yang jika diartikan menjadi “sindrom jubah putih“. Aneh sekali bukan? Sekarang anda pasti semakin penasarankan dengan sindrom unik dan aneh yang satu ini?

Bahkan beberapa di antara anda yang membaca artikel ini mungkin masih ada yang kurang yakin kalau sindrom semacam ini benar-benar ada. Tak apa, karena kami akan meyakinkan anda lewat penjelasan kami beriku ini.

Apakah Sindrom White Coat Itu?

Seperti yang sedikit sudah disebutkan di atas tadi, seseorang yang memiliki gangguan sindrom ” jas putih” biasanya memiliki kenaikan tekanan tekanan darah saat bertemu dengan dokter.

Awalnya, tekanan orang-orang dengan sindrom ini masih dalam keadaan yang normal saat diperiksa di rumah mereka sendiri dengan menggunakan alat ukur tekanan darah, yang salah satunya adalah dengan tensimeter. Kondisi inilah yang dinamakan white coat hypertension, white coat effect atau white coat syndrome.

Walaupun sindrom jas putih ini bisa membuat tekanan darah yang terbaca menjadi lebih tinggi daripada sebelumnya, namun efeknya bisa saja menjadi sebuah tanda dari kondisi tekanan darah yang mendasarinya. Oleh karena itu, diagnosis secara menyeluruh sangat penting dilakukan untuk memulai perawatan yang diperlukan.

Jika ada sanak saudara anda yang mengalami hal ini, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui bagaimana cara mengatasinya. Bukankah mencegh itu lebih baik dari mengobati? Jadi jangan pernah memandang sepele kondisi kesehatan anda dan orang-orang di sekitar anda yang anda sayangi.

Dampak Kesehatan Yang Ditimbulkan

Gangguan yang timbul karena melihat dokter yang berpakaian putih ini biasanya akan menyebabkan terjadinya lonjakan tekanan darah. Apakah anda pernah mengalami hal semacam ini?

Seperti yang kita semua ketahui, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu jenis penyakit yang memerlukan penangan khusus, karena jika tidak dikontrol bisa mengakibatkan hal-hal yang fatal.

Kondisi ini terjadi apabila kekuatan darah terhadap dinding arteri di dalam tubuh terlalu tinggi. Karena tidak memiliki gejala yang begitu jelas, banyak yang menyebut tekanan darah tinggi ini sebagai “pembunuh diam-diam“. Wow, mengerikan bukan?

Pada umumnya, tingkat tekanan darah normal adalah sekitar 120/80 milimeter merkuri (mmHg). Dokter biasanya mendefinisikan hipertensi (tekanan darah sedang tidak normal) sebagai kondisi dimana tekanan darah meningkat atau berada di atas 140/90 mmHg.

Berdasarkan data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada sekitar 32 persen orang dewasa di Amerika, yang tercatat memiliki tekanan darah tinggi.

Penyebab pasti dari kenaikan tekanan darah tersebut masih belum diketahui. Tapi meskipun begitu, ada beberapa faktor yang diyakini dapat meningkatkan resiko hipertensi, seperti:

  • Fakor kegemukan
  • Kurang pergerakan atau melakukan aktivitas fisik
  • Pilihan gaya hidup yang salah dan tidak baik, seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak.
  • Stress tingkat tinggi, yang sering diakibatkan karena banyaknya pikiran
  • Mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung asupan garam yang terlalu banyak
  • Memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi
  • Hipertensi sebagian besar diderita oleh orang-orang dengan usia yang lebih tua
  • Memiliki gangguan tiroid
  • Mengalami gangguan tidur atau apnea tidur
  • Memiliki penyakit ginjal
  • Faktor genetika

Dengan mengelola faktor resiko yang telah disebutkan di atas dengan baik, anda bisa membantu diri anda sendiri dalam menjaga tekanan darah dalam rentang yang sehat.

Namun, beda halnya dengan hipertensi yang dialami oleh para penderita sindrom white coat, yang dimana tekanan darah tinggi  biasanya terjadi hanya di kantor dokter atau pusat medis lainnya saja.

Ada kemungkinan kalau hal tersebut ada kaitannya dengan rasa gugup atau cemas yang dirasakan oleh para pasien saat berada di dekat dokter. Kegugupan atau kecemasan tersebut mungkin saja muncul karena mereka takut diperiksa dan mengetahui penyakit mereka.

Sebuah studi yang sudah dilaksanakan baru-baru ini dan juga telah dipublikasikan di dalam jurnal Hypertension mencatat, bahwa sekitar 15 sampai 30 persen orang yang tekanan darahnya meningkat saat berada di rumah sakit atau kantor dokter kemungkinan terkena “hipertensi jas putih atau white coat hypertension“.

Pertentangan Terhadap White Coat Syndrome

Meskipun kelainan ini umumnya menyerang tekanan darah, namun tidak semua dokter yakin kalau hanya kelainan itu saja yang menjadi satu-satunya penyebab dari peningkatan tekanan darah pada pasien.

Namun, biar kata sebagian dokter mengatakan tidak yakin dengan hal tersebut, namun tidak sedikit dokter yang percaya bahwa coat hypertension adalah tanda atau penyebab terjadinya tekanan darah tinggi.

Stres dan kecemasan juga bisa berperan dalam menyebabkan tekanan darah tinggi, sehingga orang dengan kelainan “hipertensi jas putih” memiliki kemungkinan atau berisiko lebih besar untuk terkena masalah kesehatan yang disebabkan oleh tekanan darah yang meningkat.

Faktanya, sebuah penelitian yang diposkan ke dalam Journal of American College of Cardiology menemukan bahwa orang-orang yang memiliki hipertensi white coat juga lebih cenderung mengalami masalah kardiovaskular.

Oleh karena itu, para dokter perlu menemukan cara yang bisa secara akurat mendiagnosis tekanan darah seseorang dan memulai perawatan yang diperlukan.

Adakah Cara Untuk Mengobati Sindrom Jas Putih?

Mengobati sindrom unik ini sangatlah rumit, karena para dokter mengalami kesulitan untuk mengetahui pembacaan tekanan darah yang akurat si pasien, yang harusnya bisa digunakan untuk menentukan apakah orang tersebut menderita hipertensi atau tidak.

Biasanya, dokter tidak akan langsung memberikan resep obat untuk mengobati pasien dengan tekanan darah tinggi hanya dari satu kali pemeriksaan saja.

Jika dilakukan, hal tersebut malah akan menimbulkan masalah baru, seperti hipotensi, yaitu suatu kondisi dimana tekanan darah seseorang turun pada tingkat yang terlalu rendah, yang pada akhirnya akan menyebabkan serangkaian masalah kesehatan tubuh yang lain.

Nah, untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat sebelum memutuskan untuk memberikan obat kepada pasien, dokter akan merujuk si pasien ke klinik tekanan darah, atau menyuruh mereka mengukurnya sendiri dengan menggunakan alat ukur tekanan darah di rumah.

Ini dilakukan semata-mata demi mendapatkan hasil diagnosis yang paling tepat, sehingga tidak ada masalah lain yang akan ditimbulkan. Diagnosisi yang tepat akan sangat penting untuk membantu mengobati atau mencegah terjadinya hipertensi.

Melakukan Diagnosa Awal

Mendiagnosa seseorang yang mengidap sindrom jas putih merupakan sesuatu yang dianggap menantang, karena sangat sulit untuk mendapatkan pembacaan tekanan yang akurat.

Jika pembacaan awal pada tekanan darah hasilnya tinggi, dokter biasanya akan meminta orang tersebut untuk kembali beberapa minggu kemudian untuk memeriksakannya lagi.

Jika pasien tersebut benar-benar memiliki white coat syndrome, ada kemungkinan besar kalau mereka akan mengalami tekanan darah tinggi untuk yang kedua kalinya.

Di dalam kasus ini, kebanyakan dokter akan menyarankan agar orang tersebut melakukan pemeriksaan tekanan darah mereka di tempat lain, atau melakukannya sendiri dengan menggunakan monitor tekanan darah di rumah atau monitor tekanan darah ambulatori.

Monitor tekanan darah ambulatori adalah alat yang biasanya dipakai seseorang untuk memeriksakan kondisi tekanan sarah selama 1 atau 2 hari.

Perangkat ini akan mengukur tekanan darah pada berbagai waktu sepanjang hari. Perbedaan antara penggunaan kedua mesin tersebut tergantung pada pilihan mereka masing-masing.

Dengan adanya alat ini, para pengguna bisa menjadi lebih nyaman untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah di rumah mereka sendiri dan kemudian mengirimkan hasilnya ke dokter mereka.

Bagaimana Cara Mencegah “Gangguan Jas Putih”?

Terlalu mengkhawatirkan apakah tekanan darah akan melonjak naik dan menyebabkan hipertensi merupakan hal yang wajar, karena memang penyakit ini termasuk penyakit kronis yang bisa membunuh siapa saja secera tiba-tiba.

Apalagi sekarang sudah ada yang namanya kelainan white coat yang katanya memiliki peranan yang sangat penting dalam meningkatkan resiko dari hipertensi tersebut. Dan yang menjadi pertanyaannya adalah, bagaimanakah cara untuk mencegahnya? 

Anda yang mungkin memiliki masalah dengan tekanan darah yang diakibatkan oleh sindrom jas putih, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk membantu mencegahnya:

  • Teknik relaksasi

Salah satu cara untuk mencegah gangguan ini adalah dengan melakukan teknik relaksasi, seperti latihan pernapasan dan meditasi, yang dipercaya dapat membantu menenangkan pikiran.

Teknik ini akan membantu orang-orang yang merasa khawatir dengan tekanan darah mereka dan membantu untuk menenangkan diri sebelum pergi ke dokter.

Anda bisa melakukan latihan dengan melibatkan penghitungan dengan menggunakan indera anda, misalnya menghitung tiga hal yang bisa mereka lihat di ruangan itu, dua hal yang bisa mereka dengar dan satu hal yang bisa mereka sentuh.

Latihan ini dapat membantu orang tersebut untuk lebih sedikit fokus pada apa yang mengkhawatirkan mereka dan bisa mengetahui atau merasakan lebih banyak hal lagi tentang apa yang ada di sekitar mereka.

  • Pindah ke Ruangan Yang Sepi

Kantor dokter biasanya adalah tempat yang penuh intimidasi yang dipenuhi dengan perawat, resepsionis dan dokter, yang semua sibuk melakukan rutinitas mereka masing-masing. Siapa pun dari anda yang terkena dampak dari aktivitas ini, anda bisa meminta untuk pindah ke ruangan yang sepi.

  • Meluangkan Waktu Sejenak

Jika masih merasa gugup saat giliran anda untuk menemui dokter, cobalah untuk meluangkan waktu sejenak untuk bersantai. Mengambil atau menarik napas dalam-dalam bisa membantu menenangkan saraf-saraf anda. Dengan bersantai untuk beberapa saat bisa membantu memberikan informasi tekanan darah yang lebih akurat saat pemeriksaan.

Dengan melakukan hal-hal sederhana seperti yang telah disebutkan tadi bisa anda lakukan atau coba jika memang anda merasa perlu melakukannya.

Anda harus tahu kalau sebenarnya komplikasi utama dari sindrom jas putih ini adalah hipertensi itu sendiri. Banyak orang yang percaya bahwa ketakutan pada dokter atau kegelisahan tentang kunjungan ke klinik atau rumah sakit lah yang menyebabkan tekanan darah mereka menjadi tinggi.

Penelitian saat ini bahkan menunjukkan bahwa sindrom jas putih kemungkinan akan menjadi indikasi hipertensi di masa depan.

Kesimpulan

  • White Coat Syndrome adalah jenis kelainan dimana orang yang mengalaminya akan mengalami kenaikan tekanan darah ketika bertemu dengan dokter, yang biasa menggunakan jubah atau jas yang berwarna putih.
  • Diagnosis dini dan menyeluruh merupakan kunci yang paling penting untuk bisa memahami apa sebenarnya yang menyebabkan hipertensi atau tekanan darah tinggi tersebut.
  • Mengelola tingkat stres dan kecemasan juga bisa membantu dalam beberapa kasus tertentu, sehingga para dokter bisa mendapatkan hasil pemeriksaan yang baik dan akurat terhadap tekanan darah seseorang, yang disebabkan oleh “sindrom jas putih” atau kecemasan yang timbul ketika melihat dokter.
  • Sindrom jas putih dapat membuat seseorang berisiko terkena masalah kardiovaskular dan sebagian dokter yang lainnya menganggap bahwa kondisi ini tidaklah berbahaya.

Siapa pun yang berpikir atau mengira memiliki hipertensi jas putih, anda harus segera menemui dokter untuk melakukan diagnosis menyeluruh dan mendapatkan perawatan yang diperlukan.

Sebelum memutuskan untuk menemui dokter dan memeriksakan tekanan darah, anda bisa mencoba melakukannya terlebihdahulu di rumah dan setelah mendapatkan hasilnya, anda harus pergi ke dokter untuk diperiksa kembali.

Itulah tadi sedikit penjelasan tentang kelainan aneh yang dinamakan dngan white coat syndrome. Semoga informasi yang kami berikan bisa bermanfaat untuk anda.