Tak Hanya Pada Kulit dan Kepala, Rambut Juga Bisa Tumbuh di Lidah

657

Lidah merupakan salah satu panca indera yang memiliki peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Selain sebagai berfungsi sebagai alat pengecap rasa dari makanan, lidah juga berfungsi membantu seseorang untuk berbicara dan membolak-balikkan makanan di dalam mulut.

Sebagian besar lidah tersebut tersusun oleh otot rangka, yang terdiri dari 2 jenis otot, yaitu otot intrinsik dan ekstrinsik lidah.

Otot intrinsik lidah berperan untuk mengubah ukuran lidah, yaitu untuk memanjangkan, memendekkan atau melebarkan lidah. Sedangkan otot ekstrinsik lidah berperan untuk mengatur pergerakan lidah di dalam rongga mulut.

Pada umumnya setiap manusia terlahir dengan memiliki lidah. Hanya saja, beberapa diantaranya terlahir dengan memiliki struktur atau bentuk lidah yang sedikit berbeda dengan orang-orang kebanyakan. Ada yang terlahir dengan lidah bulat, lancip dan membelah. 

Biasanya bentuk-bentuk lidah tersebut dikaitkan dengan kepribadian para pemiliknya. Katanya sih begitu. Benar atau tidak, percaya atau tidak, itu terserah pada anda.

Selain bulat, lancip dan membelah, ada juga lo orang yang memiliki lidah yang berbulu. Aneh bukan? Kok bisa ya? Apa kira-kira yang menjadi penyebab kondisi ini sebenarnya? Penasarankan? Yuk, langsung saja kita lihat pembahasannya di bawah ini.

Apa Itu Lidah Berbulu?

Lidah berbulu adalah sebuah kondisi medis yang dialami oleh seseorang, yang ditandai dengan permukaan lidah yang memiliki tampilan yang berubah warna dan juga berbulu.

Meskipun kondisi ini tampak tidak menyenangkan, namun lidah berbulu merupakan kondisi yang relatif tidak berbahaya, yang dapat dengan mudah ditangani dalam banyak kasus. Apakah anda pernah mengalami kondisi seperti ini? Atau pernahkah anda melihat orang yang memiliki lidah berbulu seperti yang terlihat pada gambar yang kami tunjukkan di atas tadi?

Mereka yang memiliki kondisi ini, biasanya memiliki tonjolan kecil di permukaan lidahnya, yang tumbuh menjadi lebih besar dan terlihat mirip dengan rambut-rambut kecil.

Rambut-rambut ini bisa tumbuh hingga 18 milimeter panjangnya. Selain itu, permukaan lidah juga akan mengalami perubahan warna. Warna yang paling sering terlihat adalah coklat atau hitam.

Selain itu, tekstur permukaan bagian atas lidah juga menjadi lebih kasar, karena tertutup oleh tonjolan kecil yang disebut papillae. Jenis papila ini pun tak hanya satu, melainkan terdiri dari beberapa jenis. Namun yang paling banyak atau sering dijumpai dikenal dengan sebutan papila filiform.

Papila filiform memiliki karakteristik yang memanjang, dengan tonjolan berbentuk kerucut, yang bertanggung jawab untuk mencengkeram makanan di permukaan lidah. Struktur ini biasanya tumbuh hingga sekitar 1 milimeter sebelum akhirnya menjulur dari lidah, sehingga memungkinkan yang baru untuk tumbuh.

Lidah berbulu terjadi ketika papila filiform ini tidak tumbuh dengan benar dan terjadi penumpukan protein kulit yang dikenal sebagai keratin. Ketika ini terjadi, makanan, bakteri, atau ragi dapat terakumulasi di dalam jaringan papillae filiform yang memiliki terlalu banyak kandungan keratin dan akhirnya menyebabkan terjadinya perubahan warna yang aneh.

Ketika peluruhan tertunda, papilla filiform akan terus menumpuk keratin dan menyerupai tonjolan seperti rambut. Nah, dari sinilah julukan atau sebutan lidah berbulu itu muncul.

Seberapa Umumkah Kondisi Ini Terjadi?

Menurut American Academy of Oral Medicine, lidah berbulu dianggap telah mempengaruhi sekitar 13 persen dari populasi yang ada. Akan tetapi, prevalensinya bervariasi dalam beberapa kelompok. Sebagai contoh, lidah berbulu jauh lebih umum terjadi pada individu dengan kecanduan obat tertentu.

Peluang pertumbuhan lidah berbulu ini juga diketahui akan meningkat seiring bertambahnya usia, peningkatan tersebut terjadi karena adanya efek faktor resiko, seperti penggunaan tembakau dalam waktu yang relatif panjang.

Penyebab Munculnya Bulu Pada Lidah

Selain disebabkan oleh penggunaan tembakau, ada pula beberapa faktor resiko yang bisa menyebabkan seseorang memiliki kondisi lidah yang berbulu seperti yang disebutkan di atas tadi. Adapun faktor lain yang juga dapat memicu timbulnya lidah berbulu tersebut antara lain:

  • Mengkonsumsi makanan lunak : Kurangnya stimulasi untuk abrasi ke permukaan lidah yang dapat mencegah peleburan papila yang pada akhirnya menumpuk keratin dan membentuk tonjolan seperti rambut.
  • Kebersihan mulut yang buruk : Ini dapat menyebabkan penumpukan bakteri atau ragi, yang berkontribusi pada lidah berbulu.
  • Pengaruh dari zat tertentu : Penggunaan tembakau, serta konsumsi alkohol, kopi atau teh yang berlebihan juga berperan besar untuk menyebabkan kondisi ini.
  • Dehidrasi atau mulut kering : Kekurangan kelembaban di dalam mulut merupakan faktor resiko lain yang dapat membuat seseorang lebih rentan memiliki lidah berbulu.
  • Pengaruh dari obat-obatan tertentu : Pengkonsumsian jenis obat-obatan tertentu, termasuk beberapa perawatan untuk refluks asam lambung turut menjadi faktor resiko.
  • Penggunaan produk kebersihan mulut : Menggunakan beberapa jenis obat kumur, seperti yang mengandung peroksida dapat membuat seseorang memiliki lidah yang berbulu.

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, kondisi lidah berbulu yang dialami seseorang ini juga akan menyebabkan perubahan warna pada lidah. Umumnya perubahan warna yang terjadi ini cukup bervariasi, ada yang berubah menjadi hitam, ada pula yang cokelat.

Namun, perlu anda ketahui bahwa terdapat beberapa pemicu akan menyebabkan perkembangan jenis warna tertentu. Contohnya adalah lidah berbulu hitam sering kali dikaitkan dengan konsumsi tembakau, kopi, teh, atau penggunaan beberapa obat kumur.

Lidah dengan kondisi yang disebut lidah berbulu leukoplakia, biasanya disebabkan oleh infeksi virus, seperti Human Immunodeficiency Virus (HIV) atau virus Epstein-Barr (EBV), yang menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh seseorang.

Penampilan mikroskopis lidah dengan leukoplakia berbulu ini berbeda dari lidah berbulu pada umumnya, karena pada dasarnya kedua kondisi tersebut berbeda. Leukoplakia berbulu biasanya akan menyebabkan lidah memiliki bercak putih yang tampak berbulu, setelah melalui pemeriksaan ketat.

Tanda-Tanda Seseorang Memiliki Lidah Berbulu

Tak hanya penampilan lidahnya saja yang akan berbeda dari lidah orang-orang normal pada umumnya, seseorang yang mengembangkan kondisi ini juga akan meperlihatkan atau merasakan beberapa tanda atau gejala tertentu. Apa sajakah gejala yang akan terlihat tersebut?

  • Merasakan sensasi terbakar pada lidah
  • Merasa geli pada bagian atap mulut saat menelan makanan
  • Merasakan sensasi seperti akan tersedak
  • Menimbulkan bau mulut atau yang dikenal sebagai halitosis
  • Merasa seperti ada rasa-rasa logam di mulut
  • Menimbulkan perasaan mual

Langkah Pencegahan dan Perawatan

Karena tidak bersifat membahayakan keselamatan seseorang, sebenarnya perwatan medis yang serius tidak begitu diperlukan untuk mengobati kondisi lidah berbulu ini. Hal tersebut dikarenakan komdisi ini hanya akan berlangsung sementara dan tidak menimbulkan resiko kesehatan yang serius.

Cukup dengan melakukan tindakan perawatan yang sederhana dan beberapa langkah pencegahan, anda sudah bisa mengatasi masalah ini.

Perawatan dan pencegahan yang bisa anda lakukan tersebut dapat dicapai melalui perubahan gaya hidup, yang kemungkinan menjadi pemicu timbulnya lidah berbulu. Kebersihan mulut dan kunjungan rutin ke dokter gigi adalah cara terbaik untuk menghentikan kondisi lidah berbulu yang anda alami.

Juga sangat penting penting bagi anda untuk selalu mempertahankan pola makan yang bergizi dan seimbang. Usahakanlah untuk menjaga keseimbangan makanan yang anda konsumsi, seperti misalnya memperhatikan keseimbangan antara asupan buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian dan gula untuk meningkatkan kesehatan mulut.

Mengkonsumsi air dalam jumlah yang cukup sepanjang hari juga akan membantu menjaga kebersihan mulut dan dapat menekan resiko munculnya bulu pada lidah.

Selain cara perawatan dan pencegahan di atas, ada pula beberapa pendekatan lain yang juga bisa membantu anda meminimalkan resikonya, termasuk :

  • Menghindari atau membatasi konsumsi zat-zat yang berkaitan dengan lidah berbulu, seperti kopi, teh, alkohol, atau tembakau.
  • Menyikat lidah atau menggunakan pengikal lidah khusus untuk membantu menjaga kebersihan mulut.
  • Ganti obat. Jika obat-obatan yang anda konsumsi dicurigai sebagai pemicu atau penyebab munculnya lidah berbulu, maka hentikanlah pemakaiannya dan gantilah dengan jenis obat yang baru. Tapi ingat, sebelum mengganti obat, anda harus mengkonsultasikannya terlebih dulu dengan dokter anda.

Dalam beberapa kasus yang bisa dibilang jarang terjadi, kondisi ini bisa lebih persisten (terjadi terus menerus). Jika memang sudah terjadi kondisi seperti ini, maka anda harus segera mencari bantuan medis dari dokter atau dokter gigi.

Jika perubahan gaya hidup yang anda lakukan belum juga berhasil mengobati kondisi ini, dokter atau dokter gigi bisa merekomendasikan evaluasi yang lebih lanjut dan perawatan yang lebih terfokus untuk anda.

Sebagai contoh, obat antibiotik atau antijamur dapat diresepkan untuk menghilangkan bakteri atau ragi yang mungkin berkembang di dalam mulut. Dan untuk anda yang memiliki atau mengembangkan papila filiformis, langkah yang harus diambil atau dilakukan untuk mengobatinya adalah dengan jalan pembedahan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, maka bisa kita simpulkan bahwa sebenarnya kondisi lidah berbulu bukanlah sesuatu yang bersifat berbahaya atau mengancam kehidupan manusia.

Hanya saja, kondisi ini dapat menyebabkan penampilan yang tidak menyenangkan dan ketidaknyamanan psikologis, seperti misalnya menimbulkan perasaan malu pada seseorang yang mengalami kondisi tersebut.

Karena tak begitu berbahaya, perawatan atau pengobatan sederhana saja sudah bisa mengatasi masalah ini. Adapun cara sederhana yang dimaksud adalah seperti menjaga kebersihan mulut, yang baik dan sangat penting dalam mencegah dan mengobati insiden lidah berbulu.

Namun, dalam kasus yang jarang, obat atau operasi mungkin diperlukan untuk mengobati kondisi tersebut. Jadi tergantung pada seberapa parah gejala atau kondisi yang anda alami.

Selesai sudah penjelasan kami untuk saat ini. Semoga bisa bermanfaat untuk anda, terutama bagi anda yang mungkin mengalami kondisi lidah berbulu seperti yang kami sebut dan jelaskan di atas.

Di artikel yang berikutnya, kami juga akan menyajikan informasi terkait dengan kondisi unik dari lidah yang lainnya. Tetap patiently waiting untuk artikel-artikel menarik yang selanjutnya, ya.