Sering Mengajak Peliharaan Mengobrol Ternyata Efektif Untuk Meningkatkan IQ

148

Bagi beberapa orang, memelihara hewan merupakan sesuatu yang sangat menyenangkan. Ada pula yang menganggapnya sebagai sebuah Hobi. Biasanya, orang yang suka memelihara hewan peliharaan seperti ini adalah termasuk orang-orang yang penyayang.

Anda yang masih jomblo atau single, sepertinya tidak ada salahnya jika anda mencoba mencari pasangan yang memiliki kegemaran memelihara hewan. Tahu kenapa? Bayangin deh guys, hewan peliharaan aja disayang dan dirawat dengan sungguh-sungguh, apalagi kamu? Hehe Betul nggak guys?

Dampak Memiliki Hewan Peliharaan

Memiliki atau memelihara binatang peliharaan tidak hanya bisa dijadikan hobi ataupun kesenangan semata. Ternyata eh ternyata, kegemaran ini juga ada dampaknya lho untuk kesehatan anda, tapi dalam konteks tertentu dan tergantung pada jenis hewan yang ada pelihara juga. Beberapa jenis hewan peliharaan diketahui sangat berbaya untuk kesehatan pemiliknya. Salah satunya adalah kucing.

Pada umumnya, kucing adalah hewan yang paling sering dijadikan sebagai hewan peliharaan di rumah. Mungkin karena kucing memiliki rupa yang sangat lucu. Tapi sebagai hewan yang paling banyak dan sering dipelihara, bulu kucing ternyata memiliki dampak yang sangat buruk untuk kesehatan.

Sebenarnya yang bahaya itu bukan bulu kucung itu sendiri, melainkan parasit atau bakteri yang menempel pada bulu kucing tersebut saat bermain di lingkungan yang kotor atau tengah menjilati dirinya. Beberapa kelompok orang tertentu, seperti ibu hamil dan orang yang mengalami penyakit gangguan daya tahan tubuh akan lebih berisiko terhadap efek bulu kucing ini.

Tak hanya kucing, sebenarnya masih banyak hewan-hewan lainnya yang juga berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan bagi pemiliknya. Itulah sebabnya mengapa anda selaku pemilik dari hewan tersebut perlu merawat dan menjaga kebersihannya.

Memelihara Hewan Dapat Meningkatkan IQ

 

Selain memiliki dampak buruk untuk kesehatan, memiliki binatang peliharaan ternyata juga dapat berdampak baik pada kesehatan. Selain bisa dijadikan hiburan ketika sedang suntuk akibat tekanan pekerjaan dan yang sejenisnya, dengan mengajak ngobrol hewan peliharaan juga menjadi sebuah tanda bahwa IQ Anda lebih tinggi dari angka normal rata-rata yang dimiliki oleh manusia pada umumnya.

Menurut seorang profesor sains perilaku yang bernama Nicholas Epley, kegiatan mengajak ngobrol hewan peliharaan dan tanaman milik sendiri, menjadi tanda IQ lebih tinggi atau dinamakan dengan istilah anthropomorphize. Hal ini akan menjadi tanda bahwa sisi sosial seseorang semakin tinggi, apalagi jika anda sering melakukannya.

Seperti yang anda ketahui, manusia adalah makhluk sosial, dimana mereka tidak akan bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Itulah alasan mengapa anda sebagai manusia sangat membutuhkan teman untuk berbicara dan berbagi. Sama halnya seperti manusia, hewan dan tanaman sebagai bagian dari makhluk hidup juga melakukan interaksi, meskipun dengan cara yang berbeda.

Jadi guys, kalau anda tidak memiliki teman, atau tidak ada yang ingin berteman dengan anda, itu berarti anda bukan termasuk makhuk sosial. Jadi apa ya yang cocok untuk istilah orang yang seperti ini?Ansos” atau anti sosial adalah sebutan yang paling pantas untuk menggambarkan mereka. Orang-orang seperti ini umumnya cenderung akan menghindari keramaian dan menarik diri dari masyarakat, seperti ini:

Mengenal Anthropomorphize

Banyak yang dari anda yang mangkin baru mendengar istilah ini. “Anthropomorphize” adalah sebuah kata atau istilah yang sering dikaitkan dengan bentuk atau karakteristik manusia terhadap fenomena alam, hewan, dewa, roh dan sebagainya. Antropomorfisme juga sering diartikan sebagai  kemiripan dengan manusia atau atribusi karakteristik psikologis dari manusia terhadap benda mati, benda langit, binatang dan makhluk mitos.

Jadi bisa ditarik sebuah kesimpulan bahwasannya Anthropomorphize merupakan suatu kemampuan meng-karakteristikkan objek tertentu sebagai wajah orang lain. Kemampuan ini dimiliki oleh manusia karena mereka adalah spesies yang memiliki tingkat intelejensi yang tinggi.

Lantas, apa sih sebenarnya kaitan antara istilah ini dengan kemampuan IQ yang meningkat karena sering mengajak bicara hewan peliharaan? Adakah anda yang bisa menjawab pertanyaan tadi?

Dalam sejarahnya, antropomorfisme ini sering dikaitkan dengan tingkah kekanak-kanakan atau kebodohan seseorang. Tapi sebenarnya hal ini merupakan sebuah tindakan alami yang dilakukan seseorang dan dapat membuat manusia menjadi lebih pintar. Perlu anda ketahui bahwasannya tidak semua orang memiliki kemampuan unik ini.

Manusia adalah mahluk sosial oleh karena itu bila seseorang mulai kehilangan atau kekurangan interaksi maka secara insting otak akan mencari cara untuk memecahkan masalahnya. Antropomorfisme adalah salah satu bentuk dari pemecahan masalah tersebut. Prof Nicholas memprediksi bahwa individu dengan kepintaran sosial yang tinggi biasanya adalah orang yang sering melakukan antropomorfisme.

Bisa mengenali apa yang dipikirkan oleh orang lain ini melibatkan proses psikologis, sama seperti pada saat anda mengenali apa yang kira-kira ada di dalam pikiran hewan, dewa, ataupun benda mati. Hal tersebut merupakan bentuk dari refleksi dari kemampuan terbesar otak manusia dan bukanlah tanda dari sebuah kebodohan.

Dorongan seseorang untuk mengajak bicara hewan peliharaan adalah cara manusia itu untuk terus menggunakan kecerdasannya agar menjadi lebih maju. Kebiasaan tersebut hanyalah efek samping dari memiliki kognitif sosial yang aktif dan cerdas dari orang tersebut.

Secara tidak langsung, ketika sedang mengobrol dengan hewan peliharaan, anda tengah melatih otak anda sendiri untuk mengamati dan belajar untuk merasakan pikiran (berempati).

Umumnya kebiasaan ini dilakukan oleh orang-orang yang kesepian (anti sosial) atau mereka yang tidak memiliki waktu untuk berbaur dengan orang lain yang disebabkan oleh faktor atau alasan tertentu. Hal inilah yang cenderung membuat mereka lebih suka berbincang-bincang dengan hewan peliharaan mereka, sebagai cara untuk mencari alternatif interaksi sosial, saat tidak ada manusia lain yang bersedia berinteraksi dengan mereka.

 

Walaupun interaksi yang dilakukan antara manusia dengan hewan ini diketahui dapat meningkatkan kemampuan IQ manusia, namun sayangnya, studi ini menemukan sebuah fakta bahwa semakin seseorang bertambah tua, maka kemampuan antropomorfisme mereka pun cenderung surut, karena adanya rasa takut terlihat dan dikata-katai “gila” atau aneh oleh orang lain yang melihat tingkah mereka tersebut.

Wajar saja memang jika orang akan menuduh anda tidak waras alias gila, jika melihat anda sedang mengobrol dengan hewan peliharaan walau hanya sebentar. Tapi sebenarnya anda tidak perlu ambil hati atau memperdulikan kata-kata mereka tersebut. Teruskan saja kebiasaan itu. Daripada anda memikirkan pandangan orang yang negatif, akan lebih baik jika anda memikirkan manfaat yang bisa anda dapatkan dari kebiasaan anda tersebut.

Satoshi Kanazawa, yang merupakan seorang ilmuwan evolusioner di London School of Economics and Political Science, di dalam penelitiannya pernah berkata bahwa mereka yang menciptakan pola evolusi baru atau berani untuk bicara dengan hewan peliharaan yang jelas-jelas tidak bisa bicara adalah kelompok manusia yang paling progresif.

Lagipula, biasanya hanya mereka yang berani melakukan hal-hal yang gila, selalu terbuka pada sesuatu yang baru dan berani keluar dari stereotip untuk mencari sesuatu yang baru tersebut lah yang akan selalu menjadi kelompok yang paling maju dan cerdas dalam suatu lingkungan masyarakat.

Menurut para peneliti, biasanya aktivitas mengobrol dengan hewan ini dilakukan seseorang sambil membayangkan wajah orang-orang asing yang bahkan belum pernah ditemuinya.

Fenomena ini dinamakan sebagai pareidolia, yaitu kecenderungan melihat wajah di tempat-tempat yang tidak biasa. Fenomena psikologis ini sering sekali dialami oleh banyak orang dan mungkin saja anda adalah salah satunya. Inilah yang membuat otak seseorang akan mencoba untuk menemukan sosok wajah dari benda yang diajak berbicara, sama seperti saat anda sedang mengobrol dengan hewan peliharaan anda.

Setelah membaca artikel ini, adakah niat anda untuk mulai memiliki hewan peliharaan di rumah anda? Dan anda yang mungkin sudah punya hewan peliharaan, tapi belum pernah berbicara atau mengobrol dengan peliharaan anda tersebut, tidak ada salahnya jika mulai saat ini anda mencoba untuk melakukannya. Mana tau kan jika sering melakukannya, IQ anda bisa meningkat. Jadi tunggu apa lagi guys? Yuk, cobain yuk.