Sering Meminum Es Teh Saat Sedang Makan Ternyata Berbahaya, Ini Buktinya

1519

Es teh dingin atau teh manis dingin atau yang lebih dikenal dengan sebutan “mandi” ini adalah salah satu jenis minuman yang biasanya akan selalu ada di saat sedang menyantap berbagai sajian makanan, khususnya saat sedang berada atau makan di luar.

Teh manis sendiri adalah minuman yang terbuat dari larutan teh yang diberi pemanis, atau biasanya menggunakan gula tebu, sebelum akhirnya minuman tersebut disajikan.

Bagi masyarakat Indonesia, teh manis sering disajikan denga 2 cara, yaitu disajikan dengan menambahkan es ke dalamnya atau biasa disebut dengan es teh. Yang kedua adalah disajikan dalam keadaan panas atau hangat (tanpa es). Semua tergantung pada selera mereka yang ingin meminumnya.

Untuk Es teh sendiri, biasanya disajikan tanpa pemanis. Itulah sebabnya mengapa terkadang saat anda memesan es teh saat sedang makan di luar memiliki rasa yang hambar alias kurang manis. Tapi tidak semua tempat makan seperti itu ya guys. Ada juga beberapa tempat yang menyajikannya dengan rasa yang manis. hehe

Berbeda dengan penambahan pemanis yang dimasukkan ke dalam air panas. Pada saat disajikan dalam keadaan panas,  ada kemungkinan terjadi proses lepas-jenuh larutan, yaitu kondisi dimana larutan teh mampu melarutkan pemanis dalam kadar yang lebih besar dibandingkan dengan ketika pada suhu yang dingin.

Sejarah Teh Manis

Untuk sekarang ini, kepopuleran teh manis memang tak bisa dipungkiri lagi. Hampir dimana saja anda berada, anda akan sering bertemu dengan miinuman yang satu ini.

Di banyak rumah makan, biasanya mereka akan memberikan pilihan kepada pengunjung yang datang, apakah mereka ingin teh yang mereka pesan disajikan dalam keadaan panas atau dingin. Untuk variasi rasa, minuman yang khas ini sangat merakyat di Indonesia dan Amerika.

Di Indonesia, selain disajikan dengan cara tradisional, teh manis juga banyak dikemas di dalam botol atau kotak. Itulah sanking digemarinya minuman yang satu ini.

Beberapa merek teh manis yang disajikan dalam bentuk kemasan ini pun mulai menjamur sejak pertengahan tahun 2000-an, dimana beberapa teh manis tersebut diberi perisa tambahan, beberapa rasa buah, atau aroma cengkeh, melati, mawar, jeruk nipis, atau hanya diberi pemanis asli.

Pemberian berbagai rasa tersebut dimaksudkan untuk menarik perhatian masyarakat untuk mencicipinya. Selain rasanya yang enak, harganya yang terjangkau juga menjadi alasan mengapa minuman ini begitu populer dan digemari di masyarakat.

Beranjak dari kepopulerannya, pernahkah anda bertanya-tanya, sejak kapan sebenarnya minuman ini dikenal oleh masyarakat? Siapakah orang pertama yang menemukannya? Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, yuk kita baca sedikit penjelasannya di bawah ini.

Kemunculan Teh Manis Pertama Kali

Meskipun minuman yang satu ini sudah sejak lama disajikan secara turun temurun, namun resep tertulis paling kuno untuk pembuatan teh manis ini baru diterbitkan pada tahun 1879 di dalam sebuah buku resep komunitas yang disebut dengan Housekeeping in Old Virginia, yang merupakan hasil karya dari Marion Cabell Tyree, yang lahir di Texas.

Resep teh manis tersebutdiketahui menggunakan teh hijau. Pada kenyataannya, memang banyak teh manis kala itu yang memang menggunakan teh hijau.

Namun, selama Perang Dunia II, sumber utama teh hijau terputus hubungan dengan Amerika Serikat, sehingga akibatnya teh hijau yang biasa digunakan untuk membuat teh manis tersebut harus digantikan dengan teh hitam yang didatangkan dari India, yang pada saat itu masih dijajah oleh Britania Raya (Inggris). Pada masa perang, orang Amerika pun semakin menyukai teh manis ini.

Untuk sejarah dari teh sendiri, beberapa mengatakan bahwa teh berasal dari Tiongkok. Dari negara inilah teh tersebut kemudian menyebar sampai ke seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Cara pengolahan dan penyajian teh tersebut pun berbeda-beda antara satu negara dengan negara yang lainnya.

Budaya Minum Teh Manis

Meminum teh manis dingin setelah selesai makan memiliki kenikmatannya tersendiri. Apalagi jika meminumnya di siang hari yang terik, wah rasa segarnya akan bertambah menjadi berlipat-lipat.

Tidak hanya di warung-warung makan yang sederhana, di dalam restoran sekalipun minuman teh manis ini juga akan selalu ada di dalam menu, meskipun terkadang namanya dibuat agak “kebule-bulean”, atau yang sering ditulis dan disebut dengan nama “Ice Tea“.

Untuk harganya sendiri, minuman yang satu ini memiliki tarif yang berbeda-beda. Untuk sekarang ini, jika anda menikmatinya di tempat-tempat makan sederhana, harga yang dikenakan tidak akan terlalu mahal, atau kurang lebih sekitaran Rp. 4 Ribu – Rp. 5 Ribu untuk teh manis panas/hangat dan Rp. 5 Ribu – Rp. 6 Ribu untuk yang dingin.

Dan untuk di tempat-tempat yang berkelas seperti restoran dan hotel, biasanya harga teh manis ini dibuat agak bervariasi dan lebih mahal pastinya. Yah, kurang lebih harganya sekitaram Rp. 10 Ribu – Rp. 15 Ribuan.  Meskipun perbedaan harganya lumayan jauh, tapi tidak mengurangi keinginan masyarakat untuk menikmatinya.

Itulah sebabnya mengapa anda tak perlu heran jika minuman teh manis inipun mulai menjadi budaya di masyarakat Indonesia. Uniknya lagi, ternyata tak hanya di tanah air saja budaya minum teh ini dilakukan. Di negara Jepang juga ada budaya minum teh yang sangat terkenal, yang disebut dengan sadō, chadō, yang artinya jalan teh.

Di Jepang, teh yang digunakan agak berbeda dengan yang ada di Indonesia, karena mereka menggunakan “Matcha” atau teh hijau. Teh ini memiliki rasa yang pahit namun khas. Untuk menetralisir rasanya yang pahit, biasanya teh yang satu ini disajikan bersama dengan kue manis yang dikenal dengan nama wagashi.

Amankah Jika Sering Mengkonsumsi Teh Manis Dingin?

Meskipun menikmati teh manis itu sangat menyenangkan, apalagi jika di dalam teh manis tersebut diberikan es (es teh manis), pasti kenikmatan yang dirasapun akan lebih lagi, terutama saat siang hari, saat kita lagi sedang haus-hausnya. Saat berada di saat-saat seperti ini, meminum es teh menjadi pilihan yang sangat tepat.

Tapi, terlepas dari sensai kesegaran yang diberikannya, anda juga harus tahu bahwa tidak selamanya es teh manis ini akan menyegarkan anda baik setelah selesai makan ataupun pada saat meminumnya di sela-sela anda menyantap hidangan yang disajikan di depan anda.

Hal tersebut dikarenakan ternyata es teh manis yang biasa anda minum memiliki beberapa dampak buruk bagi tubuh anda. Dampak buruk seperti apakah yang bisa diakibatkan dari kebiasaan ini?

Kalau anda bertanya tentang aman atau tidaknya jika anda sering mengkonsumsi es teh, maka jawabannya adalah “tidak”. Alasannya adalah karena kita semua tahu bahwa seseuatu yang dilakukan secara berlebihan itu tidak akan memberikan hasil yang baik.

Memang benar kalau bagi kebanyakan masyarakat Indonesia, minum teh setelah makan itu sudah menjadi sesuatu yang lumrah terjadi.

Rasa dan aroma teh yang ringan tetapi kaya memang cocok untuk membantu membersihkan mulut dan lidah dari sisa-sisa makanan anda. Namun tetap saja, jika dikonsumsi berlebihan, hal yang tadinya berdampak baik sekalipun bisa memberikan anda dampak kebalikannya.

Tahukah anda bahwa minum teh setelah makan ternyata juga memiliki efek samping?

Pada saat anda selesai makan, pencernaan anda akan bekerja untuk menyerap berbagai nutrisi dan zat dari makanan yang masuk atau yang anda makan. Jika anda meminum es teh, setelah makan, maka anda bisa mengganggu proses pencernaan tersebut. Untuk mencari tahu lebih jauh mengenai efek samping dari kebiasaan minum teh sehabis makan, yuk lihat penjelasannya di bawah ini.

Hal yang terjadi jika anda meminum teh manis dingin setelah makan

Biar kata teh itu sangat bermanfaat bagi kesehatan, akan tetapi ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan atau tidak boleh anda abaikan sebelum anda melakukan kebiasaan minum teh tersebut. Salah satunya adalah memperhatikan kapan waktu yang paling tepat untuk menikmati teh tersebut.

Baru-baru ini didapat kabar bahwasannya meminum teh setelah makan berisiko mengganggu pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh seperti yang sudah disinggung sedikit tadi di atas.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam The Journal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa kandungan asam tannin dan polifenol yang ada di dalam teh bisa mengganggu penyerapan protein dan zat besi. Pasalnya, asam tannin dan polifenol pada teh akan mengikat kedua zat gizi ini di dalam usus.

Akibat yang ditimbulkan adalah tubuh tidak akan bisa menyerap dan menguraikan kedua zat tersebut. Padahal, tubuh anda sangat membutuhkan protein dan zat besi untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh.

Adapun salah satu kegunaannya adalah untuk membentuk jaringan dan sel-sel tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, menyediakan sumber energi, serta menghasilkan darah yang kaya oksigen. Anda bisa bayangkan kan gimana jadinya kalau fungsi tubuh anda tidak bisa berjalan dengan lancar atau baik?

Hasil penelitian yang serupa juga bisa dilihat di dalam jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition. Di dalam studi tersebut, terbukti bahwa jika anda mengonsumsi teh sambil makan atau setelah makan, kandungan tannin dan polifenol dalam teh yang anda minum pun akan langsung mengikat protein dan zat besi sebelum sempat diserap oleh tubuh.

Akibatnya, gizi yang anda dapatkan dari makanan yang anda makan akan menjadi sia-sia. Oleh karena itu, bagi anda yang  memiliki masalah kesehatan kekurangan zat besi atau menderita anemia, anda sangat dianjurkan untuk menghindari teh yang disajikan dalam bentuk apa saja, baik seusai makan atau sambil makan.

Waktu yang tepat untuk minum es teh

Kalau meminum teh tidak dianjurkan dilakukan setelah makan atau saat sedang makan, lantas kapankah waktu yang paling tepat atau ideal untuk melakukannya agar tidak berdampak buruk pada kesehatan?

Kalaupun setelah selesai makan anda memang sangat ingin minum teh, maka lakukanlah beberapa saat setelahnya. Anda harus memberikan jeda waktu kira-kira setengah jam sampai satu jam setelah anda selesai makan.

Pada saat ini biasanya sistem pencernaan sudah selesai menyerap berbagai gizi yang masuk ke dalam tubuh. Kandungan teh yang yang bermanfaat pun menjadi lebih mudah dicerna atau diserap oleh tubuh.

Itupun anda harus memilih jenis teh yang benar yaitu teh hijau. Pasalnya, teh hijau sangat bagus dikonsumsi karena bisa membantu melancarkan pencernaan dan tidak terlalu berdampak pada penyerapan zat besi dan protein, seperti yang terjadi jika anda mengkonsumsi teh hitam.

Pastikan juga bahwa anda tidak meminum teh tersebut dalam jumlah yang terlalu banyak setelah makan. Batasi sampai satu cangkir saja.

Selain anda tidak diperbolehkan meminum teh setelah makana atau selagi makan, anda juga dianjurkan untuk menghindari kebiasaan anda yang suka minum teh sebelum tidur. Pada malam hari, sistem pencernaan anda sudah tidak bekerja sebaik yang terjadi di siang hari.

Oleh karena itu, tubuh akan lebih sulit untuk mengurai gula dan berbagai nutrisi penting di dalam teh yang anda minum. Teh juga mengandung kafein yang bisa membuat anda terjaga dan sulit tidur.

Bahayanya Es Teh Untuk Kesehatan

Selain bisa melepaskan dahaga saat sedang merasa haus, es teh manis ternyata bisa sangat tidak bagi kesehatan tubuh. Tapi sayangnya tidak banyak masyarakat yang menhetahui hal ini. Kalau pun ada, mungkin hanya sebagian saja yang menaruh perhatian untuk hal ini dan sisanya malah mengabaikannya atau menganggapnya sebagai hal sepele.

Setelah membaca artikel ini, anda yang tadinya tidak mengetahui bahaya tersebut semoga besok-besok bisa memperhatikan kebiasaan buruk tersebut. Kalaupun anda tidak bisa langsung meninggalkannya, setidaknya anda bisa mulai menguranginya.

Anda harus ingat bahwa ini bukanlah untuk orang lain, melainkan untuk kebaikan diri anda sendiri. Kalau anda sudah mengalami dampak negatif yang diakibatkannya, barulah anda menyesal. Dan saat anda menyesal, ternyata waktu sudah terlambat. Maukah anda seperti itu? Pasti tidak bukan?

Anda yang belum tahu seberapa bahayanya es teh manis ini jika dikonsumsi dengan cara yang salah, berikut adalah beberapa hal buruk yang bisa ditimbulkannya.

1. Menyebabkan obesitas

Seperti yang anda ketahui, meminum teh memang baik untuk kesehatan, tapi lain halnya jika yang dikonsumsi adalah es teh yang mengandung gula atau bahkan pemanis buatan lain yang mengandung zat berbahaya.

Es teh bisa menjadi pilihan yang baik untuk menyegarkan dahaga dan kesehatan apabila es teh yang dikonsumsi tersebut tidak mengandung gula. Namun jika es teh tersebut mengandung gula, es teh bisa menyebabkan kegemukan (obesitas), bahkan bisa menyebabkan penyakit komplikasi lainnya.

2. Nutrisinya sulit diserap oleh tubuh

Nutrisi yang terkandung di dalam es teh manis telah terbukti sulit diserap oleh tubuh. Akan sangat sayang rasanya jika nutrisi-nutrisi di dalam teh tersebut gagal diserap oleh tubuh. Beda halnya jika yang anda minum adalah teh manis hangat.

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa nutrisi di dalam teh manis yang disajikan dalam keadaan panas atau hangat lebih mudah diserap.

3. Meningkatkan tekanan darah

Walaupun kandungan kafein yang terkandung di dalam teh memang tidak begitu banyak, tetapi kafein ini dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan darah tinggi. Tapi ini hanya akan terjadi jika anda meminumnya secara rutin setiap hari dalam jumlah yang banyak.

4. Menyebabkan Diabetes

Bahaya es teh yang mengandung pemanis bisa menyebabkan terganggunya kesehatan. Gula di dalam es teh bisa menyebabkan gula di dalam darah naik. Dalam beberapa kondisi, hal tersebut bisa menjadi penyebab penyakit diabetes.

5. Menimbulkan sakit ginjal

Ada baiknya jika mulai saat ini anda membiasakan diri untuk lebih banyak mengkonsumsi air mineral dibandingkan dengan es teh manis. Meskipun penyakit ginjal yang disebabkan karena mengkonsumsi es teh ini bisa dibilang masih sangat jarang, akan tetapi tetap saja ada kemungkinan hal tersebut terjadi.

Kandungan konsentrasi oxalate yang terkandung di dalam es teh adalah faktor yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, jika kamu mengonsumsi es teh manis terlalu sering dalam jumlah yang banyak.

6. Dapat menyebabkan diare 

Kalau anda memesan es teh manis di tempat makan kaki lima, seberapa yakin kah anda bahwa air dan es batu yang mereka gunakan untuk membuat es teh itu cukup bersih? Memang sih kita tidak boleh berprasangka buruk kepada orang lain, tapi tak ada salahnya juga jika anda tetap waspada.

Air atau es batu yang digunakan untuk membuat es teh manis jika tidak dalam keadaan yang bersih dapat menyebabkan diare. Jangan sampai karena meminum es teh manis yang tidak bersih, anda terpaksa harus bolak-balik ke kamar mandi. Betul nggak?

7. Menyebabkan dehidrasi

Minum es teh manis memang segar, tapi rasa segar itu hanya bersifat sementara, karena jika anda mengkonsumsinya setelah makan, anda justru akan merasa semakin haus dan bisa berakibat padatimbulnya dehidrasi. Sebisa mungkin selain memesan es teh manis, anda juga harus memesan air mineral juga.

8. Menyebabkan kulit kering

Es teh mengandung sekitar 50 miligram kafein. Kafein selain bisa membuat anda menjadi lebih hyper, juga bisa membuat dehidrasi dan sering kehausan setelah meminum es teh. Di samping itu, dehidrasi akan membuat kulit anda menjadi kering sebagai gejala dari dehidrasi tersebut.

9. Menyebabkan masuknya radikal bebas

Teh pada dasarnya mengandung flavonoid yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Flavonoid juga bisa mencegah serangan radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai penyakit.

Akan tetapi, es teh yang mengandung pemanis buatan akan menyebabkan flavonoid tersebut menjadi sulit untuk diserap oleh tubuh. Sehingga kemungkinan terkena serangan radikal bebas akan lebih tinggi dan bisa menyebabkan berbagai penyakit.

10. Menyebabkan kekurangan zat besi

Makanan yang mengandung zat besi sangat penting untuk tubuh kita. Teh di dalam es teh mengandung tannin yang bisa menyerap zat besi. Kandungan tannin yang tinggi bisa membuat zat besi yang didapat dari sayuran terserap dalam jumlah yang banyak dan menyebabkan tubuh akhirnya kekurangan zat besi.

11. Menyebabkan kanker

Banyak memang yang menganggap jika teh mengandung banyak antioksidan yang bisa mencegah munculnya sel kanker. Namun tidak halnya pada teh hitam. Beberapa peneliti menduga jika teh hitam bisa meningkatkan resiko penyakit kanker.

Cara Mengkonsumsi Es Teh Yang Sehat

Es teh yang kini dihadirkan di dalam kemasan dan dijual di toko-toko, minimarket atau supermarket sekalipun seringkali mengandung bahan pengawet serta bahan pemanis buatan yang tidak baik untuk kesehatan.

Selain itu, jika anda membelinya di luar, tingkat kebersihan dan kehigienisannya juga masih sangat diragukan. Lantas, bagaimanakah caranya agar anda bisa menikmati segarnya teh manis deingin tanpa harus membahayakan kesehatan anda sendiri? Yuk, lihat caranya di bawah ini:

  • Gunakan es batu yang anda buat sendiri dan pastikan air sebagai bahan es batu tersebut bersih. Gunakan air yang sudah matang.
  • Anda juga bisa membuat es teh dengan menempatkan teh yang sudah diseduh ke dalam lemari es dan biarkan hingga dingin.
  • Gunakan pemanis alami dan jangan pemanis buatan.
  • Anda bisa menambahkan lemon ke dalah teh yang anda buat untuk membantu menjaga kandungan flavonoid di dalam teh, serta untuk memperkaya rasa es teh tersebut. Selain lemon, anda juga bisa menambahkan buah lainnya seperti jeruk, atau bahan lain seperti daun mint agar selai rasanya lebih enak, bahan – bahan tersebut memiliki khasiat tersendiri bagi tubuh kita.

Es teh memang minuman yang memiliki banyak keunikan dan kelebihan jika dibandingkan dengan jenis minuman yang lainnya. Namun, dalam pengkonsumsiannya anda juga harus mengerti kapan waktu yang pas dan seberapa banyak yang boleh anda konsumsi, untuk menghindari dampak negatif yang bisa ditimbulkannya.

Jika anda ingin membuat es teh, maka ikutilah cara yang benar. Jika anda membuat es teh dengan memperhatikan tips yang sudah dimuat di atas, maka teh manis yang anda minum tersebut akan sangat menyehatkan bagi tubuh.

Tetapi anda juga harus ingat, bahwa es teh yang di dalam kemasan menyimpan banyak bahaya. Sebaiknya teh kemasan ini tidak dikonsumsi oleh anda yang memiliki penyakit diabetes atau pun kolesterol tinggi. Kalaupun anda tidak memiliki penyakit yang disebutkan tadi, anda tetap tidak boleh terlalu sering mengkonsumsi es teh tersebut. I

ngat ya guys, kenikmatan pada saat meminum es teh ini hanya bersifat sementara. Jangan sampai anda mengorbankan kesehatan anda hanya untuk kenikmatan sesaat tersebut.