Pacar Anda Suka Marah-Marah Saat Haid? Coba Atasi Dengan Cara Ini

463

Bagi kebanyakan wanita, fase pra menstruasi adalah masa yang paling menyebalkan untuk mereka dan bahkan juga untuk orang-orang yang berada di sekitar mereka.

Bagaimana tidak menyebalkan, biasanya pada fase ini wanita tidak hanya merasa tidak nyaman dengan keadaan di sekujur tubuhnya, khususnya di daerah perut, melainkan juga kerap mengalami masalah dengan emosi mereka.

Umumnya rasa sakit akibat kram perut yang mereka alami saat sedang haid membuat wanita menjadi mals untuk melakukan aktivitas apapun. Bisa jadi ini juga yang membuat mereka cenderung mudah marah, gampang tersinggung, menjadi lebih sensitif dan mudah menangis.

Itulah sebabnya mengapa pria sering sekali mengaitkan wanita yang sedang marah-marah atau bad mood (berperilaku tidak seperti biasanya) itu dengan PMS (Premenstrual Syndrome).

Penyebab Wanita Sering Marah-Marah Saat PMS

Seperti yang sudah disinggung sedikit di atas, perasaan mudah marah dan tersinggung pada wanita menjelang masalah haid (Pra menstruasi atau PMS) merupakan hal yang wajar terjadi. Sulitnya mengontrol emosi yang dialami oleh kebanyakan wanita ini tidak muncul dengan begitu saja tanpa adanya sebab.

Secara ilmiah, hingga saat ini pakar kesehatan masih belum benar-benar bisa menemukan ada tidaknya kaitan antara emosi wanita yang tiba-tiba berubah menjadi labil pada saat siklus menstruasi tiba.

Hanya saja, beberapa pakar kesehatan berpendapat bahwa labilnya emosi dan semakin mudahnya wanita marah sebelum ataupun pada saat proses menstruasi tidak lain adalah dikarenakan rasa sakit yang harus mereka alami, yang terjadi akibat kram perut selama siklus ini berlangsung.

Selain merasakan sakit, wanita juga cenderung menjadi mudah lelah, sehingga jika ada hal yang sedikit kurang mengenakkan yang dirasakan oleh mereka, maka wanita akan mudah marah, menangis dan kecewa.

Cara Mengatasinya

Beberapa pakar kesehatan mengatakan bahwa setiap wanita bisa melakukan beberapa cara untuk mengurangi rasa sakit pada saat siklus menstruasi tiba, sehingga emosi yang labil pun akan jauh lebih mudah ditekan.

Dikarenakan wanita cenderung mudah lelah dan didera rasa kram perut yang menyakitkan, ada baiknya jika anda para wanita lebih sering beristirahat atau setidaknya tiduran hingga rasa sakit yang anda rasakan mulai berkurang.

Selain itu, cobalah untuk mengatur pola makan yang bisa mengurangi gejala sakit saat siklus menstruasi tiba. Makanan-makanan berkafein, bersoda, daging merah, hingga makanan manis sebaiknya dihindari terlebih dahulu untuk mengurangi efek sakit dari siklus haid yang sedang anda alami.

Selain itu, cobalah untuk banyak mengkonsumsi makanan dari produk susu atau ikan yang kaya kalsium mengingat siklus haid juga akan menguras kadar kalsium dalam tubuh.

Untuk mengurangi emosi yang labil pada wanita saat siklus menstruasi, wanita bisa melakukan olahraga secara rutin. Olahraga yang rutin ternyata bisa membuat mood menjadi jauh lebih baik dan mengurangi rasa sakit pada kram perut selama fase menstruasi.

Anda tidak harus melakukan olahraga yang berat dan intens, anda juga bisa melakukan olahraga sederhana seperti misalnya dengan berjalan kaki yang dipercaya bisa menurunkan emosi labil di kala menstruasi.

Penelitian Ungkap Alasan Wanita Mudah Marah Menjelang Menstruasi

Bukan hanya karena harus menahan rasa sakit pada perut, beberapa peneliti dari Universitas California, Amerika Serikat baru-baru ini telah merilis sebuah hasil penelitian mereka, yang akan menjawab pertanyaan masyarakat tentang alasan mengapa wanita menjadi mudah marah saat menjelang menstruasi.

Tahukah anda, penyebab suasana hati wanita tidak stabil menjelang mentsruasi ternyata bukanlah hormon, melainkan karena terjadinya respon sel otak yang disebut reseptor GABA.

Penelitian tersebut mereka lakukan dengan cara memindai otak wanita yang menderita Premenstrual Dysphoric Disorder disingkat dengan PMDD.

PMDD sendiri merupakan suatu jenis gangguan disforik pra-menstruasi. Gejala PMDD ini bisa dikatakan lebih parah daripada yang dialami oleh wanita dengan Premenstrual Syndrome (PMS).

Hasil pemindaian pada beberapa otak wanita dengan gejala PMDD ini menunjukkan bahwasannya terjadi peningkatan aktivitas di dalam otak kecil mereka. Lonjakan tinggi yang terjadi di sana lah yang menunjukkan kondisi emosi seseorang yang semakin buruk.

Untuk anda yang masih belum tahu apa sebenarnya fungsi dari sel GABA yang terdapat pada otak manusia ini, akan lebih baik lagi jika anda terlebih dahulu mengetahui apa itu GABA.

Asam γ-aminobutirat (gamma-aminobutirat, bahasa Inggris: gamma-aminobutyric acid, GABA) merupakan neurotransmiter dan hormon otak yang menghambat (inhibitor) reaksi-reaksi dan tanggapan neurologis yang tidak menguntungkan.

Fungsinya adalah untuk membatasi berbagai aktivitas yang terkait dengan stres dan kecemasan. Pada wanita yang menderita PMDD, hormon progesteron akan mengubah bentuk reseptor GABA pada otak kecil. Perubahan bentuk tersebut terjadi saat menjelang menstruasi dan membuat sel GABA akan sulit mengontrol perasaan cemas dan stres.

Suzanne Abraham, yang merupakan salah seorang ginekolog di Royal North Shore Hospital, Sydney, Australia, mengatakan, meskipun pemindaian hanya dilakukan kepada wanita dengan PMDD, tapi studi ini cukup mewakili kondisi wanita secara umum.

Kaitan Antara Rasa Sakit Saat Menstruasi dengan Vitamin D

Menstruasi adalah sebuah siklus normal yang dialami oleh wanita yang terjadi setiap bulan. Saat menstruasi, wanita akan mengeluarkan darah dari vagina dengan kuantitas yang berbeda-beda antara satu wanita dengan wanita lainnya.

Pada saat menjelang waktu menstruasi, biasanya wanita akan mengalami beberapa gejala yang dikenal dengan sebutan Premenstrual Syndrome (PMS).

Pada saat mengalami gejala PMS ini, mood wanita umumnya tidak begitu baik, yang ditandai dengan sikap mereka yang suka marah-marah.

Tapi perlu anda ketahui kalau ternyata efek marah-marah yang timbul sebagai salah satu gejala saat sedang memasuki fase menstruasi ini memiliki kaitan dengan asupan vitamin D di dalam tubuh. Anda pasti baru dengar kan? Daripada anda terus bertanya-tanya tentang hubungan keduanya, mari lihat saja penjelasannya di bawah ini.

Peran Vitamin D di Dalam Tubuh

Tubuh yang sehat didapatkan dari asupan vitamin dan mineral yang cukup. Salah satu vitamin yang diperlukan adalah vitamin D. Vitamin D merupakan nutrisi baik yang dibutuhkan oleh tubuh dan berguna untuk pembentukan hormon di dalam tubuh manusia.

Sayangnya, di seluruh dunia, diperkirakan ada 1 milyar orang masih rendah asupan vitamin D-nya dan menyepelekan fungsi atau peranan dari vitamin penting yang satu ini, terutama sangat penting bagi wanita.

Saat tubuh kekurangan vitamin D, anda akan menjadi rentan mengalami depresi, sakit punggung, obesitas, osteoporosis, multiple sclerosis, penyakit gusi, sindrom pramenstruasi, asma, bronkitis, hipertensi dan diabetes. Inilah mengapa orang yang mudah emosi dan marah-marah menjelang menstruasi. Bisa jadi mereka kekurangan vitamin D.

Sebuah studi telah menunjukkan adanya hubungan antara defisiensi vitamin D dan depresi. Periset yang bekerja di belakang sebuah meta-analisis 2013 melihat bahwa peserta penelitian dengan depresi juga memiliki tingkat vitamin D yang  rendah.

Analisis yang sama juga menemukan bahwa, secara statistik, orang dengan vitamin D yang rendah memiliki resiko depresi yang jauh lebih tinggi.

Para periset percaya bahwa karena vitamin D penting untuk fungsi otak, tingkat nutrisi yang tidak mencukupi dapat berperan menciptakan perasaan depresi dan penyakit jiwa lainnya. Sebuah penelitian di tahun 2005 mengidentifikasi reseptor vitamin D di area otak yang sama terkait dengan depresi.

Vitamin D terkadang disebut juga sebagai “vitamin sinar matahari“, karena diproduksi di kulit sebagai respons terhadap sinar matahari. Ini adalah vitamin yang larut di dalam lemak. Vitamin D tersebut terdiri dari vitamin D-1, D-2 dan D-3.

Tubuh manusia biasanya menghasilkan vitamin D secara alami saat terkena sinar matahari secara langsung. Anda juga bisa mendapatkannya melalui makanan dan suplemen tertentu untuk memastikan kadar vitamin dalam darah anda memadai.

Vitamin ini bisa didapatkan dari makanan-makanan hewani seperti produk susu, ikan laut dalam, daging, kuning telur, hati sapi, dan lain sebagainya.

Kamu juga disarankan untuk sering berjemur di pagi hari untuk mendapatkan sinar matahari yang merupakan sumber vitamin D alami.

Fungsi Ajaib Vitamin D

Vitamin D memiliki beberapa fungsi penting. Adapun fungsinya yang paling vital adalah mengatur penyerapan kalsium dan fosfor, serta memfasilitasi fungsi sistem kekebalan tubuh normal.

Mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi normal, serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit tertentu.

Jika tubuh anda tidak mendapatkan asupan vitamin D yang cukup, maka anda berisiko mengalami kelainan tulang seperti tulang lunak (osteomalacia) atau tulang rapuh (osteoporosis).

Untuk fungsi, vitamin D memiliki tiga manfaat mengejutkan untuk tubuh, yaitu:

1. Melawan penyakit

  • Menurut sebuah studi tahun 2006 yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, Vitamin D mampu mengurangi resiko multiple sclerosis.
  • Berdasarkan temuan tahun 2008 yang diterbitkan dalam Circulation, Vitamin ini juga mempunyai kemampuan untuk mengurangi kemungkinan anda terkena penyakit jantung.
  • Menurut penelitian 2010 yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition membantu mengurangi kemungkinan Anda terkena flu.

2. Mengurangi depresi

Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin D memainkan peran yang penting dalam mengatur suasana hati dan mencegah terjadinya depresi pada seseorang.

Di dalam sebuah penelitian, para ilmuwan tersebut menemukan bahwa orang yang memiliki masalah depresi kemudian setelah menerima suplemen vitamin D melihat gejala mereka ternyata mulai berkurang atau lebih baik.

Dalam studi lain tentang penderita fibromyalgia, peneliti menemukan bahwa efisiensi dari vitamin D lebih umum terjadi pada mereka yang juga mengalami kecemasan dan depresi.

3. Menurunkan berat badan

Jika anda adalah orang yang sedang menjalankan program diet, anda bisa mempertimbangkan penambahan suplemen vitamin D ke makanan anda.

Dalam sebuah penelitian, orang yang mengkonsumsi suplemen kalsium dan vitamin D harian mampu menurunkan berat badan lebih banyak daripada subjek yang menggunakan suplemen plasebo. Para ilmuwan mengatakan bahwa kalsium dan vitamin D ekstra memiliki efek untuk menekan nafsu makan.

Kesimpulan

Mengalami perubahan emosional pada saat pra menstruasi ataupun saat menstruasi adalah sesuatu yang sudah biasa terjadi dikalangan para wanita, yang biasanya ditandai dengan perilaku yang suka marah-marah atau mudah tersinggung.

Adapun penyebab dari perubahan mood ini disebabkan oleh beberapa faktor, yang diantaranya adalah dikarenakan rasa sakit akibat kram perut yang dialami saat sedang atau sudah memasuki masa haid, kekurangan vitamin D dan yang lebih parah adalh disebabkan karena terjadinya respon sel otak.

Adapun cara yang bisa anda lakukan untuk meminimalkan hal tersebut adalah dengan cara beristirahat yang cukup, berolahraga, menjaga pola maka, serta memenuhi asupan vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh.

Jika semua hal yang disebutkan tadi bisa anda lakukan, ada kemungkinan masalah emosional anda pada saat haid lebih bisa ditekan atau paling tidak bisa terkontrol.

Usai sudah penjelasan mengenai kaitan antara perilaku yang suka marah-marah yang timbul saat Haid dengan kekurangan vitamin D ini kami sampaikan, semoga saja bisa anda terapkan dan bisa membantu masalah PMS anda. Terima Kasih.