Benarkah Sering Mengantuk Setelah Makan Siang Pertanda Penyakit Yang Mematikan?

50

Merasa lelah atau mengantuk setelah memakan makanan berat pada jam makan siang merupakan hal yang normal terjadi, dan hampir semua orang mengalami hal seperti ini. Makanan berat yang dimaksud di sini bukanlah makanan yang terbuat dari batu dan semacamnya ya guys. Hehe 

Makanan berat diartikan sebagai makanan yang bersifat mengenyangkan atau makanan yang banyak mengandung karbohidrat, seperti nasi misalnya.

Jika anda sering merasa mengantuk dan ingin tidur pada siang hari atau setelah selesai menyantap makan siang anda, maka bisa jadi keadaan tersebut adalah pertanda adanya beberapa masalah kesehatan yang memerlukan penanganan khusus dari anda. Benar kah keadaan ini memang ada kaitannya dengan kesehatan kita? Temukan jawabannya di bawah ini.

Mengantuk di saat jam-jam kerja adalah sesuatu yang sangat mengganggu. Gimana tidak mengganggu, coba saja anda bayangkan gimana jadinya pekerjaan anda jika anda mengerjakannya dalam posisi sedang mengantuk. Pasti akan kacau balau, bukan? Bisa-bisa hal ini juga akan mempengaruhi posisi anda di mata sang boss atau direktur perusahaan.

Budaya Tidur Siang di India

Tidur pada jam kerja adalah tindakan yang paling tidak bisa diterima hampir oleh semua perusahaan. Kalau sampai ketahuan, anda bisa dikenakan SP (Surat Peringatan) atau bahkan langsung dipecat.

Tapi apa yang terjadi di India malah sebaliknya. Di negara ini tidur siang dianggap sebagai praktik yang sangat umum dilakukan di negara yang terkenal dengan “Bollywood”nya ini.

Di beberapa tempat di India, seperti yang dilakukan oleh para pemilik toko Benggala, memiliki kebiasaan yang unik yang dilakukan setelah jam makan siang.

Biasanya mereka akan menutup toko mereka mulai pukul 3 P.M. sampai dengan pukul 5 P.M. untuk memberikan waktu tidur siang atau yang dikenal dengan sebutan ‘Bhaater Ghoom‘ kepada para karyawannya, setelah selesai menyantap makan siang mereka, yang biasanya terdiri dari nasi, ikan, dal dan sayuran yang kaya karbohidrat.

Wah, enak sekali ya karyawan-karyawan yang bekerja di sana. Jarang-jarang lo ada pemilik toko atau boss yang seperti ini. Iya nggak?

Ketika anda benar-benar merasa mengantuk setelah selesai makan, selain berkaitan dengan masalah kesehatan, hal tersebut juga bisa dikaitkan dengan beberapa hal lainnya, misalnya saja karena anda mengkonsumsi makanan yang berasal dari olahan yang mengandung kadar gula yang tinggi dan makanan yang berasal dari olahan bahan yang banyak mengandung karbohidrat.

Mengkonsumsi jenis makanan yang seperti ini dapat menyebabkan kenaikan kadar gula darah, yang kemudian diikuti dengan penurunan stamina tubuh, yang berakibat pada tingkat energi yang rendah. Ketika energi menurun, maka pada saat itulah seseorang biasanya akan merasa mengantuk.

Pada saat selesai mengkonsumsi makanan berat pada siang hari, biasanya akan terjadi sekresi insulin yang berlebihan, dimana ini merupakan cara tubuh untuk mencoba menyeimbangkan kadar gula darah, atau menyebabkan triptofan bergerak ke otak, di sana lah kemudian dia dimetabolisme menjadi serotonin dan melatonin.

Penyebab Kantuk

Selain dikarenakan pengkonsumsian terhadap makanan-makanan yang berat, rasa kantuk yang dialami oleh seseorang setelah kam istirahat adalah terkait dengan alergi makanan atau intoleransi terhadap makanan tertentu, yang biasanya juga terkait dengan masalah pencernaan seperti kembung, gangguan pencernaan, angin, sembelit atau diare.

Jika anda merasa atau mencurigai bahwa anda memang memiliki alergi atau tidak toleran terhadap makanan tertentu, cobalah untuk mengeluarkannya dari daftar makanan anda selama kurang lebih dua minggu dan anda bisa mencoba makanan tersebut lain kali sebagai bentuk pembelajaran untuk tujuan membiasakan diri. Ini adalah cara yang baik untuk mengidentifikasi makanan.

Beberapa orang juga sering merasa mengantuk setelah makan siang karena memakan makanan dalam jumlah yang berlebihan dan mengkonsumsi makanan berlemak. Ada juga yang mengalaminya karena mereka memiliki sistem pencernaan yang buruk. Kira-kira, anda termasuk yang mana ya guys?

Seorang ahli gizi yang berbasis di Bangalore, yaitu Dr. Anju Sood menjelaskan mengenai proses fisiologi di balik fenomena mengantuk setelah tidur siang ini. Dia mengatakan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut.

Fungsi organ tubuh terpenting yang berperan pada saat makan dan setelah makan ini adalah sistem pencernaan yang pada dasarnya membutuhkan energi untuk melakukan pekerjaannya.

Pada saat proses pencernaan terjadi, semua aliran darah anda biasanya akan dialihkan ke pencernaan. Oleh karena itulah, anda akan merasa kekurangan energi dan juga mengantuk.

Selain itu, seperti yang sudah disebutkan di atas tadi, hal ini juga tergantung pada makanan yang anda makan. Jika makanan yang anda makan sarat dengan lemak, maka sistem pencernaan anda akan memakan waktu yang lebih lama untuk dicerna.

Untuk makanan yang mengandung bahan makanan yang kaya akan karbohidrat, gula yang diolah dari karbohidrat tersebut kemudian masuk kedalam organ hati dan menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah insulin.

Dalam proses ini, serotonin neurotransmitter juga akan mendapat stimulasi yang dapat menginduksi atau merangsang anda untuk tidur. Untuk lebih jelasnya, anda bisa melihatnya pada siklus pencernaan yang dijelaskan di bawah ini:

Siklus Pencernaan Yang Menyebabkan Kantuk

Pada dasarnya tubuh anda membutuhkan energi untuk bisa melakukan fungsinya dengan baik. Diibaratkan anda tidak hanya membutuhkan energi untuk berlari karena dikejar-kejar anjing, tapi untuk bernafas saja pun anda memerlukan energi. Dengan kata lain, semua aktivitas yang kita lakukan memerlukan energi.

Darimanakah energi tersebut kita dapatkan? Kita mendapatkan energi tersebut dari makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

Makanan inilah yang dipecah menjadi bahan bakar, atau glukosa, oleh sistem pencernaan kita dan kemudian nutrisi makro akan memberi kalori, atau energi, ke tubuh kita. Lebih dari sekadar mengubah makanan menjadi energi, siklus pencernaan kita juga memicu berbagai respons di dalam tubuh kita.

Hormon seperti cholecystokinin (CCK), glucagon dan amylin akan dilepaskan untuk meningkatkan rasa kenyang. Kenaikan gula darah dan insulin diproduksi dengan tujuan agar gula ini bisa masuk dari darah dan masuk ke dalam sel, dimana ia digunakan untuk diekstrak menjadi energi.

Menariknya, ada juga hormon yang bisa meningkat di otak, seperti serotonin, yang bisa menyebabkan kantuk. Melatonin, yang merupakan hormon lainnya juga akan menginduksi atau merangsang anda untuk tidur, tidak dilepaskan karena proses makan yang anda lakukan, namun makanan itu sendirilah yang memang mempengaruhi produksi melatonin.

Meskipun semua makanan dicerna dengan cara yang sama, tidak semua makanan mempengaruhi tubuh anda dengan cara yang sama. Beberapa mapertkanan, sei kalkun, bisa membuat anda menjadi lebih mengantuk daripada makanan yang lain.

Ayam Turki dan makanan berprotein tinggi lainnya, bersama bayam, kedelai, telur, keju, tahu dan ikan, ternyata diketahui mengandung triptofan asam amino, yang digunakan oleh tubuh untuk menciptakan serotonin, yang bertanggung jawab menciptakan rasa mengantuk pasca makan tersebut.

Selain itu, Ceri juga mempengaruhi kadar melatonin, kemudian karbohidrat menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah berikutnya dan mineral pada pisang juga berpotensi untuk mengendurkan otot Anda. Salah satu faktor ini bisa membuat anda mengantuk.

Selain berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi, ada beberapa faktor lain yang diyakini menjadi penyebab timbulnya rasa kantuk pada seseorang, yaitu:

1. Kebiasaan Tidur Anda

Tidak mengherankan jika kebiasaan tidur atau tidak cukup tidur bisa mempengaruhi perasaan setelah makan. Jika anda dalam kondisi yang kenyang, tubuh anda akan menjadi lemas dan bawaannya pasti ingin beristirahat saja, terutama jika anda tidak cukup tidur pada malam hari sebelumnya.

Anda sangat disarankan untuk tetap mengikuti jadwal tidur yang teratur, membatasi stres dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian anda, dengan tujuan untuk membantu anda mendapatkan kualitas tidur yang nyenyak.

2. Aktivitas Fisik Anda

Bukan hanya membantu anda untuk bisa tidur lebih nyenyak pada malam hari, olahraga dapat membuat anda tetap terjaga di siang hari, meminimalkan resiko berkurangnya energi tubuh pasca makan siang.

Beberapa penelitian juga menemukan fakta bahwa olahraga yang teratur bisa membantu meningkatkan energi dan mengurangi tingkat kelelahan seseorang.

3. Kondisi Kesehatan Lainnya

Terkadang, merasa lelah setelah makan atau mengantuk sepanjang waktu bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan. Beberapa penyakit seperti diabetes, anemia, tiroid kurang aktif, penyakit seliaka, intoleransi makanan dan sleep apnea adalah beberapa contoh yang dapat menimbulkan kantuk setelah makan.

Jika anda sering merasa lelah dan memiliki salah satu masalah kesehatan seperti yang disebutkan di atas tadi, maka bicarakanlah hal tersebut dengan dokter anda, untuk mengetahui solusi mengatasinya.

Jika Anda merasa lelah setelah makan, ada kemungkinan besar hanya tubuh Anda yang merespons semua perubahan biokimia yang disebabkan oleh pencernaan.

Dengan kata lain, itu benar-benar normal. Namun, jika gejalanya mengganggu dan / atau mengubah kebiasaan gaya hidup Anda sepertinya tidak membantu, mungkin tidak ada salahnya untuk berbicara dengan dokter Anda.

Apa yang bisa anda lakukan untuk menghindari perasaan kantuk?

Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mencegah ataupun menghindari datangnya perasaaan kantuk setelah makan siang, yang salah satunya adalah dengan menjalankan program diet.

Pada kenyataannya, semakin banyak anda makan, maka akan semakin banyak pula energi yang dibutuhkan untuk memecahkan atau mengolah makanan tersebut, yang pada akhirnya akan berakibat pada semakin besarnya rasa kantuk yang anda rasakan setelah selesai makan.

Jadi, jika anda memang benar-benar tidak ingin merasa mengantuk saat sedang bekerja, maka jagalah kebiasaan makan siang anda dengan cara memakan makanan yang ringan atau mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang kecil.

Dengan memakan makanan dalam jumlah yang lebih kecil namun secara berkala bisa membuat anda menjadi lebih kenyang. Hindarilah makanan yang mengandung terlalu banyak karbohidrat atau lemak sebagai menu makan siang anda dan makanlah makanan yang mudah dicerna.

Selain itu, ada juga beberapa saran yang direkomendasikan kepada anda yang kerap diserang rasa kantuk saat bekerja, terutama pada jam setelah makan siang.

  • Jangan melewatkan waktu sarapan pagi

Anda semua pasti sudah tahukan bahwasannya sarapan pagi itu sangatlah penting untuk tubuh dan pikiran kita. Itulah sebabnya mengapa anda selalu dianjurkan untuk sarapan sebelum melakukan aktivitas anda di pagi hari. Menurut Clark, sarapan pagi juga bisa membantu mengurangi kelelahan pada saat melakukan aktivitas di siang hari.

Jika Anda melewatkan sarapan anda atau mengabaikannya, anda tidak akan emmiliki energi yang cukup untuk menjalani hari-hari anda.

Dan jika saat tiba beberapa saat sebelum jam makan siang, maka anda akan merasa sangat lapar dan rasa lapar ini akan membuat anda lebih cenderung membuat pilihan untuk memakan jenis-jenis makanan yang lebih buruk atau memiliki porsi lebih besar dari biasanya. Kesalahan dalam meemilih makanan ini akan membuat anda merasa mengantuk.

  • Makanlah makananan yang ringan

Ketika anda memakan makanan yang berat, biasanya tubuh anda akan membutuhkan jumlah energi yang lebih banyak untuk bisa mencerna makanan tersebut.

Daripada anda memilih untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang berat saat makan siang, akan jauh lebih baik jika anda mengubah kebiasaan anda tersebut, dengan mengganti jenis makanan anda dengan makanan yang ringan saja atau paling tidak mengurangi porsi makan anda tersebut menjadi lebih kecil.

Misalnya, anda bisa menyeimbangkan makan siang anda dengan makanan-makanan yang ringan, sebagai camilan tengah hari maupun sore hari, sehingga anda bisa memenuhi asupan kalori yang anda butuhkan untuk bisa beraktivitas sepanjang hari.

Mengkonsumsi makanan yang ringan atau makanan dalam jumlah yang lebih kecil setiap harinya, akan membantu menjaga kadar gula darah di dalam tubuh agar menjadi lebih stabil dan pastinya memberi energi yang cukup untuk tubuh anda.

Anda harus melakukan hal ini agar tubuh anda mendapatkan keseimbangan karbohidrat, protein dan lemak baik, yang nantinya dapat membantu anda untuk lebih tahan lama saat melakukan aktivitas. Tahan lama yang dimaksud disini adalah tidak mudah capek atau merasa lelah.

  • Mengkonsumsi makanan yang memiliki nutrisi makro

Daripada anda memilih makanan yang cepat saji atau jenis makanan yang banyak dibuat dari olahan tepung, akan lebih baik jika anda mengkonsumsi jenis-jenis makanan yang lebih sehat, seperti sayur-sayuran, biji-bijian, makanan yang mengandung protein dan rendah lemak untuk menjadi santapan makan siang anda setiap harinya.

Tips lainnya yang bisa anda lakukan agar anda bisa terhindar dari pemborosan energi yang mengakibatkan kantuk pada siang hari adalah dengan banyak meminum air putih (mineral) agar anda terhindar dari yang namanya dehidrasi.

Ingat, hindarilah sebisa mungkin untuk mengkonsumsi minuman dan makanan yang banyak mengandung gula, makanlah secukupnya dan jangan berlebihan.

Selain itu, untuk membantu anda menyeimbangkan kadar gula darah dan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh anda, maka anda harus memilih makanan-makanan yang alami dan kaya serat atau mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi makro.

Yang dimaksud dengan Nutrisi Makro adalah nutrisi yang menyediakan kalori atau energi bagi tubuh kita. Nutrisi adalah unsur yang dibutuhkan untuk pertumbuhan badan, metabolisme tubuh dan fungsi tubuh.

Makanan makro nutrisi ini sangat dibutuhkan dalam jumlah yang banyak oleh tubuh kita. Adapun yang tergolong nutrisi makro adalah karbohidrat, protein dan lemak, namun dalam jumlah yang seimbang alias tidak berlebihan.

Setiap jenis makanan mengandung kalori yang berbeda-beda, kalori yang terkandung dalam setiap komponen bervariasi, yaitu:

  • Karbohidrat mengandung 4 kalori per gram.
  • Protein mengandung 4 kalori per gram.
  • Lemak mengandung 9 kalori per gram.

Sebagai contoh, jika anda melihat tabel nutrisi pada sebuah produk dan tertulis 6 gram protein. Artinya makanan ini mengandung sebanyak 24 kalori (6×4 kalori).

Untuk mengetahui bagaimana cara memilih (atau membuat) makanan yang seimbang atau mengandung makro-nutrisi, O’Hanlon merekomendasikan anda untuk memusatkan perhatian pada model piring sehat.

Model piring sehat biasanya terdiri dari beragam makanan sehat seperti misalnya sayur-sayuran dan makanan sehat yang lainnya ataupun makanan yang tidak mengandung tepung.

Kita semua tahu bahwasannya masyarakat sangat cenderung menghindari makanan yang berbau sayur-sayuran atau salad. Padahal makanan seperti inilah yang paling baik dan dibutuhkan oleh tubuh.

Anda perlu mengkonsumsi makanan ini paling tidak selama “lima hari” dalam seminggu pada waktu makan siang, karena ini akan membantu menyeimbangkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh anda.

Umumnya pola makan yang mengandung gizi seimbang digambarkan sebagai piramida. Namun, kini anda juga dapat menggunakan panduan piring sehat untuk memenuhi gizi seimbang anda, yang umumnya terdiri dari susunan seperti berikut :

½ dari piring makan terdiri dari sayur dan buah-buahan. Maksimalkan dengan mengkonsumsi keduanya dari beragam jenis dan warna agar anda semakin tertarik dan selera untuk memakannya.

¼ dari piring diisi dengan protein. Untuk memenuhi asupan protein, anda dapat memilih ikan, ayam atau kacang-kacangan. Batasi konsumsi daging merah ataupun daging olahan seperti sosis.

¼ dari piring makan dipenuhi dengan biji-bijian utuh dari beras, gandum atau pasta. Kandungan gula dari roti atau beras berwarna putih tergolong tinggi, sebaiknya berhati-hati untuk yang memiliki masalah dengan gula darah.

– Lengkapi dengan sedikit minyak, seperti minyak zaitun, minyak kedelai, minyak jagung dan lain-lain. Hindari minyak hidrogenasi yang mengandung lemak jenuh.

Konsumsi air putih, teh, atau kopi. Batasi susu dan produk turunannya, hanya sekitar 1-2 kali per hari, jus sekitar satu gelas per hari dan hindari minuman dengan kandungan gula tinggi.

  • Bergerak atau berjalan-jalan seusai makan siang

Setelah selesai menyantap makan siang anda dan beristirahat sebentar, anda bisa melanjutkannya dengan berjalan-jalan di daerah sekitar meja kerja anda atau sekedar pergi berjalan-jalan keluar kantor untuk beberapa menit sebelum jam makan siang anda selesai.

Jika anda tidak pernah melakukan hal ini sebelumnya, mulai saat ini cobalah untuk membiasakannya secara perlahan. Kalau pun berat untuk melakukannya setiap hari, anda bisa menjadwalkan berapa kali dan hari-hari apa saja dalam satu minggu itu anda harus melakukannya.

Dengan melakukan olahraga, yang salah satunya bisa anda lakukan dengan berjalan-jalan di sekitar tempat kerja atau kantor, anda akan dibuat menjadi lebih waspada di siang hari alias tidak ngantuk, karena olahraga akan mengoptimalkan sirkulasi oksigen dan darah di seluruh tubuh dan juga otak. Kegiatan ini juga akan membantu meningkatkan oksigenasi ke otak.

  • Berkonsultasi atau memeriksakan keadaan anda ke dokter

Jika anda terus menerus merasa lelah dan perasaan tersebut mempengaruhi kehidupan atau aktivitas anda sehari-hari, O’Hanlon merekomendasikan anda untuk memeriksakan diri ke dokter.

Biasanya perasaan lelah yang dialami oleh seseorang mungkin terjadi dikarenakan anda kekurangan vitamin atau mineral, misalnya saja karena kekurangan zat besi yang umumnya terjadi pada wanita muda, terutama mereka yang tidak mengkonsumsi daging.

Tapi jika setelah anda mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang tapi anda tetap merasa lelah dan ngantuk terutama pada saat jam makan siang, maka segeralah pergi berkonsultasi ke dokter agar anda bisa mengetahui penyebab dari kondisi anda tersebut.

Kesimpulan: 

Merasa ngantuk sesaat setelah selesai makan ternyata disebabkan oleh banyak faktor. Tapi faktor yang paling mungkin atau yang berpotensi paling besar untuk menciptakan rasa kantuk tersebut berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi pada saat makan siang.

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa makanan-makanan yang berat dan cepat saji adalah jenis makanan yang menyebabkan hal tersebut. Untuk orang-orang yang tinggal di Indonesia, memakan makanan berat saat makan siang sepertinya sudah menjadi keharusan.

Mereka tidak menyadari kalau kebiasaan tersebut sangat tidak baik untuk kesehatan dan juga karir mereka di tempat kerja, karena rasa kantuk saat bekerja bisa menghancurkan pekerjaan anda. 

Selain faktor makanan, beberapa masalah kesehatan juga menjadi faktor penyebab seseorang mudah mengantuk, khususnya setelah selesai jam makan siang. Untuk mereka yang memang memiliki masalah kesehatan, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan saran yang sesuai untuk mengatasinya.

Tidak hanya kedua faktor itu saja, sebenarnya ada banyak lagi faktor-faktor lainnya yang bisa menjadi penyebab kantuk tersebut, seperti yang sudah disebutkan dan dijelaskan di atas tadi.

Nah, bagi anda yang memiliki kebiasaan seperti ini, coba deh mulai sekarang anda perbaiki pola makan anda dan cari tahu apa yang menjadi penyebab anda mengalaminya. Demikian sudah artikel ini dibuat. Semoga apa yang telah disampaikan tadi bisa bermanfaat untuk anda.