Benarkah Kebiasaan Menggigit Kuku Pertanda Seseorang Yang Perfeksionis?

73

Setiap orang pasti memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Kebiasaan ini juga bisa menjadi cerminan kepribadian seseorang. Kebiasaan yang bisa menunjukkan kepribadian seseorang salah satunya adalah “menggigit kuku“. Pasti anda pernahkan berjumpa dengan orang yang suka menggigit kukunya sendiri? 

Biasanya orang yang seperti ini sering menjadi bahan ejekan teman-teman maupun orang lain yang berada di sekitar mereka. Tapi tahukah anda bahwasannya kebiasaan yang sering menjadi bahan ledekan ini, ternyata memiliki arti atau menggambarkan kepribadiaan yang unik dan berbeda dari orang lain yang tidak melakukannya?

Yah, sebuah penelitian yang dilakukan telah menunjukkan bahwa mereka yang memiliki kebiasaan seperti ini merupakan orang-orang yang masuk dalam kategori tipe yang perfeksionis. Penasarankan kenapa bisa begitu? Untuk lebih jelasnya, anda bisa membacanya di dalam artikel ini.

Menggigit Kuku Sebagai Gangguan

Kebiasaan suka menggigit kuku, yang juga dikenal dengan istilah onychophagy atau onychophagia merupakan kebiasaan kompulsif oral. Terkadang keadaan seperti ini digambarkan sebagai aktivitas parafungsional, yaitu penggunaan mulut secara umum untuk aktivitas selain berbicara, makan, atau minum.

Umumnya kebiasaan menggigit kuku ini lebih sering terjadi pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa. Kebiasaan ini  dianggap sebagai gangguan kontrol impuls pada DSM-IV-R dan dikelompokkan berdasarkan gangguan obsesif-kompulsif dan terkait pada DSM-5.

(NB: Gangguan kontrol impuls adalah jenis gangguan psikologis, dimana seseorang tidak mampu menahan dorongan atau godaan, untuk terlibat dalam tindakan yang bisa menyakiti dirinya ataupun orang lain.)

ICD-10 mengklasifikasikan tindakan tersebut sebagai “gangguan perilaku dan emosional lainnya yang biasanya terjadi atau menyerang anak-anak dan remaja“. Tapi meskipun begitu, kebiasaan suka menggigit kuku tidak selalu berkaitan dengan hal-hal yang bersifat patologis dan perbedaan di antara obsesi yang bersifat berbahaya dan perilaku normal juga tidak selalu jelas.

Menunjukkan Kepribadian Seseorang

Apakah anda termasuk orang yang sangat suka menggerogoti kuku dengan menggunakan gigi anda? Kalau iya, seberapa sering anda melakukannya? Menurut sebuah penelitian, ada sekitar sepertiga orang dewasa yang ternyata memiliki kebiasaan untuk terus menggigiti kukunya.

Melihat banyaknya orang yang melakukan kebiasaan buruk ini membuat para ilmuwan mencoba untuk melakukan penelitian, untuk melihat makna dan dampaknya.

Ternyata eh ternyata, kebiasaan suka menggigit kuku ini bisa menunjukkan kepribadiaan seseorang. Kepribadian semacam apakah yang dimiliki oleh orang-orang tersebut? Kebanyakan orang melihat tindakan tersebut sebagai tanda kegugupan dan kegelisahan.

Pertanda Orang Yang Perfeksionis

Berdasarkan sebuah penelitian yang dimuat di dalam Journal of Behavior Therapy and Experimental Psychiatry, menyatakan bahwa seseorang yang memiliki perilaku seperti ini biasanya adalah orang yang bersifat perfeksionis.

Perfeksionis yang dimaksud di sini adalah orang-orang yang cenderung tidak mampu untuk merasa lebih relaks dan tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dalam kecepatan yang normal. 

Menurut Dr. Kieron O’Connor, yang merupakan seorang penulis, orang yang memiliki kebiasaan menggigit kuku biasanya cenderung lebih mudah merasa frustrasi, tidak sabaran dan tidak puas saat tujuan mereka tidak tercapai.

Jika pada awalnya anda berpikir kalau mereka yang memiliki kebiasaan menggigit kuku ini dikarenakan mereka sedang merasa gugup, sepertinya anda harus mengubah pemikiran tersebut, karena tidak semua orang akan melakukannya saat mereka merasa gugup. Hanya sebagian kecil saja yang mungkin melakukan kebiasaan tersebut.

Dari penelitian yang dilakukan, maka bisa disimpulkan bahwasannya seseorang yang suka menggigit kuku bukanlah karena gugup, melainkan karena mereka sedang merasa frustrasi.

Untuk bisa mendapatkan kesimpulan semacam ini, para ilmuwan telah mempelajari sebanyak 48 individu. Dari hasilnya didapat bahwa setengah dari mereka memiliki perilaku mengulang seperti menggigit kuku.

Penelitian ini meminta para individu untuk mengisi survei untuk dapat mengetahui bagaimana perilaku mereka dalam kehidupan mereka sehari-hari dan emosi mereka secara umum.

Nah, dari sanalah para peneliti tersebut menemukan bahwa para penggigit kuku adalah orang-orang dengan kepribadian paling teratur dan perfeksionis di dunia.

Selain itu, jika anda memang adalah seorang yang hobi sekali menggigit kuku, itu berarti anda termasuk orang yang selain cepat merasa frustrasi, anda juga tipe orang yang terlalu sering merencanakan hal secara berlebihan, bekerja secara berlebihan dan akan menjadi frustrasi jika tak ada kegiatan yang pasti dalam kehidupan anda sehari-hari.

Apakah Kebiasaan Menggigit Kuku Berkaitan Dengan Gen?

Bagi kebanyakan orang, kebiasaan menggigit kuku yang dilakukan mungkin sangat ampuh untuk membantu mereka menghilangkan atau mengatasi rasa frustasi yang dialaminya walau untuk sementara waktu.

Tapi, anda yang memiliki kebiasaan ini juga harus memikirkan akibat yang bisa muncul pada kuku anda jika anda terus-terusan melakukannya untuk waktu yang panjang.

Ada yang mengatakan bahwa orang dewasa yang suka menggigit kuku, kemungkinan telah melakukannya saat mereka masih muda dan tidak pernah berhenti sampai mereka tumbuh menjadi dewasa. Yang menjadi pertanyaannya adalah apakah hal ini ada hubungannya dengan gen atau keturunan?   

Untuk pertanyaan yang satu ini, para ilmuwan tidak yakin apakah kegemaran menggigit kuku itu ada kaitannya dengan masalah genetik atau semacamnya. Namun, penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa anak-anak yang orangtuanya memiliki kebiasaan menggigit kuku mereka, ternyata juga cenderung menggigit kuku mereka.

Salah satu studi bahkan menunjukkan bahwa sekalipun orang tua dengan kebiasaan ini sudah berhenti melakukannya sebelum anak mereka lahir, tapi tetap saja ada kemungkinan yang besar jika kelak anak mereka juga akan melakukan hal yang sama.

Apakah Kebiasaan Ini Harus Dihentikan? Mengapa?

Seperti yang sudah sempat disebutkan di atas, hampir rata-rata yang punya kebiasaan seperti ini adalah mereka yang masih anak-anak dan juga remaja, meskipun terkadang beberapa orang dewasa juga memiliki kebiasaan tersebut. Hampir setengah dari jumlah anak dan remaja di dunia yang diketahui berada di dalam keadaan seperti ini.

Dari beberapa orang dengan kebiasaan yang dijelaskan di atas, tak jarang yang harus kehilangan kukunya atau hidup tanpa adanya kuku karena kuku mereka tidak lagi bisa tumbuh atau berhenti tumbuh karena kebiasaan yang mereka lakukan tersebut.

Terkadang memang dengan menggigit kuku seseorang bisa mengatasi stres secara emosional atau mental, rasa gugup, cemas ataupun rasa sedih yang dihadapinya.

Atau mungkin saat mereka tengah merasa bosan, lapar atau merasa tidak aman, kebanyakan orang jika berada di dalam keadaan semacam ini akan menggigit kukunya secara otomatis tanpa berpikir terlebih dahulu. Tapi guys, terlepas dari itu semua, akan ada harga yang harus anda bayar dari kebiasaan tersebut.

Ada beberapa alasan yang harus anda pertimbangkan mengapa anda harus segera berhenti untuk melakukan kebiasaan buruk tersebut, yang diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menghambat Pertumbuhan Kuku

Tanpa anda sadari, kebiasaan itu akan menyebabkan kerusakan permanen terhadap kesehatan kuku anda. Kebiasaan ini akan membuat pertumbuhan kuku menjadi tidak teratur atau aneh.

Dan yang lebih parahnya lagi adalah jika anda sampai merusak jaringan yang ada di sekitar kuku, maka ada kemungkinan kalau kuku anda tersebut akan berhenti tumbuh seperti yang seharusnya. Inilah yang akan membuat kuku anda menjadi tampak abnormal.

  • Merusak Gigi

Tidak hanya itu saja, kebiasaan buruk ini juga bisa merusak gigi anda. Anda bisa menimbulkan keretakan pada gigi anda atau bahkan bisa membuatnya patah pada saat sedang asyik-asyiknya menggigit kuku. Jika terus dilakukan untuk waktu yang lama, menggigit kuku bahkan bisa menyebabkan masalah pada bagian rahang.

  • Menimbulkan Penyakit

Seperti yang kita semua ketahui, tangan adalah salah satu bagian tubuh yang menjadi sarang kuman dan merupakan tempat persembunyiannya yang sempurna untuk mereka.

Pada saat anda memasukkan jari anda ke dalam mulut beberapa kali dalam sehari akan meningkatkan kesempatan anda untuk jatuh sakit. Ditambah lagi dengan kerusakan kulit yang timbul saat anda menggigit kuku akan membuat kuman menjadi lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Bagaimana Cara Untuk Menghentikan Kebiasaan Ini?

Untuk menghentikan suatu kebiasaan tidaklah semudah seperti saat anda sedang membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan waktu yang cukup lama dan juga konsistensi dari anda, agar anda bisa mengubah kebiasaan tersebut perlahan demi perlahan.

Seperti darah dan daging, maka seperti itu pula dengan kebiasaan. Itulah sebabnya mengapa sulit untuk mengubahnya dan memisahkannnya dari diri anda. Mari ambil contoh mudahnya saja, anggaplah anda sebagai seorang perokok yang sudah mulai merokok sejak anda remaja sekitar umur 15 tahunan dan kini anda sudah berumur sekitar 30 tahunan.

kalaulah anda di suruh untuk berhenti merokok sekarang juga, apakah anda bisa melakukannya? Rasanya pasti akan sangat sulit. Betul tidak?

Begitu sehari saja anda berhenti merokok, padahal biasanya dalam sehari itu bisa 3 sampai 5 kali, anda pasti akan langsung merasa kehilangan dan seperti ada yang kurang dari diri anda. Saat anda merasakan hal tersebut, anda pasti akan langsung mencarinya, bukan?

Begitu pula lah yang terjadi pada mereka yang memiliki kebiasaan menggigit kuku ini dan telah melakukannya untuk waktu yang lama. Maka akan sangat sulit untuk langsung menyuruh mereka berhenti.

Tapi, anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara yang mungkin bisa membantu anda untuk menghilangkan kebiasaan itu secara perlahan. Mungkin hasilnya tidak akan langsung terlihat, tetapi setidaknya bisa berkurang. Adapun tips untuk mematahkan kebiasaan menggigit kuku tersebut, antara lain:

  • Memotong Kuku Sependek Mungkin

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah tidak membiarkan kuku anda tumbuh terlalu panjang. Anda harus memotongnya pendek agar pada saat ingin menggigitnya, gigi anda kesulitan untuk meraih kuku tersebut, karena terlalu pendek. Dengan begitu anda akan malas untuk menggigitnya lagi karena kepuasaan yang didapat tidak seperti yang biasanya.

  • Lindungi Kuku Dengan Cat Kuku

Langkah kedua adalah dengan mengecat kuku menggunakan cat kuku. Biasanya cat kuku memiliki rasa yang pahit. Rasa yang mengerikan dan tidak enak tersebut akan membuat anda berpikir dua kali sebelum akhirnya menggigit kuku tersebut.

  • Melakukan Perawatan di Salon

Sekali-sekali tidak ada salahnya juga anda untuk memanjakan diri di salon untuk melakukan perawatan kuku misalnya.  Menghabiskan uang dan waktu di salon kuku akan pastinya akan memberikan anda tampilan kuku yang bagus dan indah.

Kalau sudah begitu, maka akan ada alasan untuk mempertahankannya agar tetap cantik dan menawan seperti itu. Anda tidak akan tega merusaknya. Jika sudah begitu, maka anda bisa menghentikan keinginan anda untuk menggigit kuku.

  • Memakai Sarung Tangan

Mungkin cara ini agak terdengar konyol, tapi jika anda tidak bisa menjangkau kuku anda, maka anda tidak akan bisa menggigitnya. Jika sarung tangan tidak sesuai dengan aktivitas harian anda, maka anda bisa mencari stiker yang memang  dibuat untuk menutupi kuku, karena cara ini bisa memberikan efek yang sama.

  • Temukan Penyebab Anda Melakukan Kebiasaan Tersebut

Perhatikan bagaimana perasaan anda atau apa yang anda lakukan saat menggigit kuku anda. Begitu anda tahu apa yang mendorong anda untuk melakukan kebiasaan menggigit kuku tersebut, anda bisa mencoba menemukan cara lain untuk mengatasinya.

  • Jaga Agar tangan atau Mulut Anda Tidak Bertemu

Yang dimaksud dengan menjaga agar tangan dan mulut anda tidak bertemu adalah menghindari agar gigi anda tidak jelalatan menggigiti kuku anda.

Anda bisa mencoba mencari kegiatan lain agar anda lupa untuk melakukan kebiasaan tersebut. Misalnya saja memegang pena yang bisa dikli-klik atau mengunyah permen karet sehingga mulut anda sibuk dan tidak memiliki pikiran lagi untuk menggigiti kuku.

Dengan mengikuti tips-tips yang disebutkan di atas tadi, ada kemungkinan bagi anda untuk bisa menghilangkan kebiasaan buruk anda yang suka menggigit kuku tersebut, meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi jika anda melakukannya dengan konsisten, percayalah paling tidak anda bisa menguranginya.

Demikianlah informasi ini disampaikan, semoga bisa bermanfaat untuk anda. Selamat mencoba ya, guys.